Portal Berita Ekonomi Selasa, 02 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:29 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yen pada level 7,10 CNY/USD.
  • 21:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,59% terhadap Poundsterling pada level 1,2566 USD/GBP.
  • 21:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,44% terhadap Euro pada level 1,1185 USD/EUR.
  • 21:22 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.744 USD/troy ounce.
  • 21:20 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,09 USD/barel.
  • 21:19 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 35,93 USD/barel.
  • 21:16 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,01% pada level 9.551.
  • 21:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,58% pada level 25.623.
  • 21:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,14% pada level 3.060.
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,38% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,11% pada level 23.995.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,20% pada level 2.921.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 2,25% pada level 2.608.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,19% pada level 22.325.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,07% pada level 2.087. 

Bukan Cuma Kurikulum, Pelatihan Guru Juga Harus Ditinjau Ulang

Bukan Cuma Kurikulum, Pelatihan Guru Juga Harus Ditinjau Ulang

Rencana pemerintah untuk mengevaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 sudah tepat. Idealnya setiap kebijakan memang harus dievalusi secara mendalam untuk mengetahui kebijakan tersebut perlu diperbaiki atau direvisi secara besar-besaran.

Namun, rencana evaluasi kurikulum 2013 tidak akan lengkap tanpa diikuti evaluasi terhadap sistem pelatihan guru. Evaluasi tentu jadi tugas lain buat Mendikbud saat ini, Nadiem Makarim.

Peneliti Center for IndonesianPolicy Studies (CIPS) Nadia Fairuza mengatakan, kurikulum 2013 mengedepankan integrasi pembangunan karakter, kompentensi, dan nasionalisme.

Dalam rentang waktu lima tahun, evaluasi terkait kurikulum 2013 terhadap pembangunan karakter siswa-siswi di sekolah memang perlu dilakukan. Akan tetapi, hal yang sama pentingnya adalah mengetahui apakah kurikulum 2013 berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia atau tidak. Jika tidak, maka sewajarnya kurikulum 2013 harus direvisi.

Baca Juga: Perkembangan Teknologi Makin Canggih, Jokowi Minta Nadiem Rombak Besar-Besaran Kurikulum Pendidikan

"Penerapan kurikulum 2013 perlu diikuti dengan tolak ukur apakah kurikulum ini ber hasil menanamkan pendidikan karakter yang diinginkan pemerintah. Tanpa tolak ukur yang jelas, pendidikan nasional dikhawatirkan tidak akan mampu bersaing dengan perkembangan yang dibutuhkan zaman," ” jelas Nadia.

Dia menambahkan, "Tidak hanya berkarakter, siswa kini diharapkan bisa mengekspresikan dirinya lewat bidang-bidang yang menjadi kelebihannya dan selaras dengan kebutuhan industri ke depannya."

Salah satu permasalahan dalam penerapan kurikulum 2013 adalah metode pengajaran guru-guru yang kebanyakan tidak berubah dari tahun-tahun sebelum implementasi kurikulum ini. Guru-guru jarang menggunakan cara kreatif dalam mengajar, seperti yang disarankan kurikulum 2013.

Memang tidak dapat dihindarkan bahwa perubahan kurikulum merupakan tantangan bagi seorang guru. Metode pembelajaran yang selama ini sudah diimplementasikan tiba-tiba harus diubah secara drastis seiring berubahnya kurikulum pendidikan yang diatur pemerintah.

Tidak berubahnya cara mengajar guru setelah implementasi kurikulum 2013 tentu memengaruhi penyampaian pelajaran dari guru ke siswa. Tidak melulu menyalahkan performa guru, ada baiknya pemerintah mengevalusi sistem pelatihan dan mekanisme supervisi guru dalam evaluasi kurikulum 2013 ini.

Baca Juga: Bamsoet Minta Pendidikan Pancasila Masuk Kurikulum

Selain itu, pemerintah menyesuaikan kurikulum 2013 sesuai dengan standar internasioanal seperti Programme for International Student Assessment (PISA) dan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) untuk bisa mengikuti standar negara-negara di dunia.

Khusus untuk PISA, pengumuman hasil ujian PISA 2018 akan diumumkan pada Desember 2019. Hasil ini dapat menjadi salah satu tolok ukur apakah kurikulum 2013 berhasil meningkatkan kualitas pendidikan atau tidak. Hal ini dapat menjadi pertimbangan apakah kurikulum 2013 pantas diteruskan atau tidak.

Sebagai acuan, Indonesia berada di peringkat 64 dari 72 negara pada 2015. Capaian ini sesungguhnya lebih baik dari 2012, di mana Indonesia berada di peringkat 71 dari 72 negara. Meskipun begitu, capaian Indonesia tersebut masih berada di bawah negara-negara tetangga, seperti Singapura dan Vietnam. 

Baca Juga

Tag: Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: RAPP

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.91 3,843.25
British Pound GBP 1.00 18,199.19 18,015.22
China Yuan CNY 1.00 2,046.41 2,025.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,574.51 14,429.49
Dolar Australia AUD 1.00 9,881.52 9,780.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.34 1,861.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,360.04 10,254.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.77 16,047.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.32 3,355.70
Yen Jepang JPY 100.00 13,541.31 13,402.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78