Jokowi Disebut Bawa Indonesia ke Era Neo Orde Baru, Reaksi Istana

Jokowi Disebut Bawa Indonesia ke Era Neo Orde Baru, Reaksi Istana Kredit Foto: (foto: Twitter/@jokowi)

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fajroel Rachman membantah tegas terkait kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membawa Indonesia pada era yang disebut sejumlah pihak sebagai Neo Orde Baru.

Ia menegaskan, pemerintahan Presiden Jokowi tidak akan pernah bergeser sedikit pun dari poisisi untuk membersihkan Indonesia dari tindakan layaknya Orde Baru, yakni otoritarianisme.

"Jadi jangan pernah, tidak akan pernah pemerintah ini bergeser sedikit pun dari upaya-upaya membersihkan republik ini dari tindakan-tindakan politik," ujarnya kepada wartawan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Dapat Restu Istana, Airlangga Gak Bisa Digoyang dari Kursi Ketum

Baca Juga: Kabar Prabowo Boleh Masuk Amerika, Istana Beri Jawaban

Lanjutnya, ia menambahkan, pemerintah Jokowi adalah rezim yang mendukung penegakan hukum dan anti-korupsi.

Diberitakan sebelumnya, Sebelumnya, Ketua Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengkritik Presiden Jokowi yang hingga kini belum menunjukkan sinyal untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang tentang Perubahan UU KPK.

Terkait itu, ia mengatakan, sikap Presiden Jokowi tersebut menunjukkan gelagat untuk mengembalikan Indonesia ke era anti-demokrasi atau Neo Orde Baru.

"Jadi menurut kami, tidak keluarnya Perppu KPK adalah sebuah lonceng kita masuk ke Neo Orde Baru," kata Asfinawati di Kantor ICW, Jakarta Selatan, Minggu (3/11).

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini