Portal Berita Ekonomi Selasa, 10 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,3151 USD/GBP.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1067 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 108,62 JPY/USD.
  • 13:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.461 USD/troy ounce.
  • 13:04 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,17 USD/barel.
  • 13:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,94 USD/barel.
  • 12:06 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,13% di akhir sesi I.

BI Ingatkan Pentingnya Sinergi untuk Pengembangan Ekonomi Syariah

BI Ingatkan Pentingnya Sinergi untuk Pengembangan Ekonomi Syariah - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Bank Indonesia (BI) mendorong sinergi antarpihak untuk membangun dan mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Komitmen yang kuat dalam mewujudkan sinergi antarpemangku kepentingan di Indonesia menjadi penting untuk lebih meningkatkan peranan ekonomi dan keuangan syariah bagi perekonomian nasional.

Upaya bank sentral untuk mendorong sinergi ini diwujudkan melalui Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2019 yang kembali digelar di Surabaya, Jawa Timur. Sebelumnya, pagelaran yang sama juga telah dilakukan di Palembang, Sumatera Selatan dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, mengatakan, FESyar Indonesia tahun ini mengambil tema "Sinergi Membangun Ekonomi Syariah Indonesia" yang diharapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya sinergi untuk mendorong ekonomi syariah di Indonesia.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,02%, Jokowi Cuma Bilang Syukuri

"Sinergi yang erat dalam naungan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) tersebut tentunya menjadi penting untuk terus dijaga dan menjadi modal yang besar dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia di masa yang akan datang," kata dia saat membuka FESyar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, sinergi juga menjadi prasyarat penting yang harus dipenuhi untuk memperkuat pelaksanaan empat strategi utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air, seperti yang tercantum dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019–2024, meliputi penguatan rantai nilai halal, penguatan sektor keuangan syariah, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, serta pemanfaatan ekonomi digital.

Dody menambahkan, FESyar Indonesia pada tahun ini merupakan wajah baru dari pelaksanaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di daerah yang telah terselenggara dengan sukses di Surabaya dalam lima tahun terakhir dan melahirkan beragam inisiatif yang menjadi rujukan nasional.

"Melihat keberhasilannya tersebut, ISEF didorong untuk memasuki level yang berbeda dengan menjadi event yang tidak hanya fokus pada skala domestik, tetapi juga menyentuh pada level global dengan keterlibatan investor dan forum internasional syariah yang lebih luas. Nantinya, akan diselenggarakan di Jakarta," jelas dia.

Dody mengakui fondasi yang telah dibangun dengan baik oleh ISEF selama ini di daerah, khususnya wilayah Jawa Timur, tentunya tidak akan bisa ditinggalkan begitu saja. Oleh karena itu, kehadiran FESyar Indonesia bisa mewakili penyelenggaraan event dalam skala nasional dan menjadi puncak kegiatan FESyar lainnya di seluruh Indonesia.

"FESyar Indonesia di Jawa Timur dan ISEF di Jakarta akan saling melengkapi dengan fokusnya masing-masing pada penguatan di sisi domestik, dan juga perluasan rekognisi dalam skala internasional," pungkasnya.

Usai pelaksanaan FESyar yang ketiga kalinya di tahun ini, bank sentral akan menggelar ISEF di Jakarta Convention Centre pada 12 sampai dengan 16 November 2019 mendatang.

Baca Juga

Tag: Bank Indonesia (BI), Ekonomi Syariah, Festival Ekonomi Syariah (FESyar)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Fajar Sulaiman

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,753.27 3,715.53
British Pound GBP 1.00 18,515.78 18,325.97
China Yuan CNY 1.00 2,000.20 1,979.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,074.02 13,933.98
Dolar Australia AUD 1.00 9,621.00 9,523.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.07 1,780.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,353.11 10,248.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,584.16 15,423.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.55 3,345.49
Yen Jepang JPY 100.00 12,955.92 12,825.83

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6193.791 6.923 667
2 Agriculture 1443.038 8.692 20
3 Mining 1476.026 1.626 50
4 Basic Industry and Chemicals 977.472 -2.356 76
5 Miscellanous Industry 1189.164 -11.910 50
6 Consumer Goods 2061.454 6.260 56
7 Cons., Property & Real Estate 518.354 8.147 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1126.422 -11.329 76
9 Finance 1301.830 3.637 90
10 Trade & Service 768.878 2.683 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 170 228 58 34.12
2 MSKY 1,250 1,560 310 24.80
3 PICO 3,500 4,310 810 23.14
4 PDES 615 735 120 19.51
5 ARKA 1,785 2,060 275 15.41
6 PCAR 1,995 2,290 295 14.79
7 POLY 60 68 8 13.33
8 BKSW 135 151 16 11.85
9 BKSL 68 76 8 11.76
10 TALF 262 292 30 11.45
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 160 120 -40 -25.00
2 MAMI 246 185 -61 -24.80
3 DEAL 210 158 -52 -24.76
4 BIPP 65 50 -15 -23.08
5 PAMG 62 50 -12 -19.35
6 KARW 79 64 -15 -18.99
7 FORZ 59 50 -9 -15.25
8 SHID 2,950 2,500 -450 -15.25
9 NIKL 428 364 -64 -14.95
10 ESIP 370 318 -52 -14.05
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,395 1,505 110 7.89
2 IPTV 525 525 0 0.00
3 TOWR 745 735 -10 -1.34
4 TCPI 5,700 5,500 -200 -3.51
5 BKSL 68 76 8 11.76
6 WSKT 1,420 1,470 50 3.52
7 TLKM 4,100 4,070 -30 -0.73
8 PSAB 240 220 -20 -8.33
9 PPRO 67 74 7 10.45
10 ESIP 370 318 -52 -14.05