Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:11 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,04% terhadap Dollar AS pada level 13.639 IDR/USD 
  • 08:07 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 65,20 USD/barel
  • 08:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,74 USD/barel
  • 08:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.561 USD/troy ounce 
  • 08:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 110,19 JPY/USD
  • 08:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2999 USD/GBP
  • 08:00 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Euro pada level 1,1093 USD/EUR
  • 07:54 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,11% pada level 24.060
  • 07:53 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,06% pada level 2.263

Pantas Ahok Gak Bisa, Istana: Syarat Dewas KPK Gak Pernah Dipidana

Pantas Ahok Gak Bisa, Istana: Syarat Dewas KPK Gak Pernah Dipidana - Warta Ekonomi

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunjuk orang-orang yang tidak pernah dipidana untuk menjadi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK).

Ia mengatakan syarat tersebut merupakan amanat dari UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

"Pasal 37 itu tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, tindak pidana kejahatan dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun. Jadi pidana korupsi, itu sedang disampaikan," ujarnya di Press Room Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga: Djarot Bilang: Ahok Sudah Klarifikasi Gak Bisa Jadi Dewas KPK

Baca Juga: Pak Jokowi Kasih Kode Dewas KPK, Ahok, Antasari...

Lanjutnya, ia menerangkan saat ini penunjukkan Dewas KPK masih di proses di Setneg, Bahkan, ia menyebut ada Sejumlah nama yang diajukan ke Jokowi, namun masih memerlukan banyak pendapat dari banyak pihak.

"Dan berdasarkan UU juga, pengangkatan pimpinan KPK periode 2019-2023 ini bersamaan dengan pengangkatan Dewas. Jadi tepat nanti pengangkatan komisioner bersamaan itu juga Dewas diangkat," jelasnya.

Ia pun masih enggan menyebutkan lima calon yang ditunjuk oleh Jokowi.

"Berdasarkan kriteria normatif dari UU paling tidak, misalnya usianya harus 55 minimum. Kan di sini ada kriteria yang disampaikan oleh UU 19/2019, yaitu berusia minimal 55 tahun berpendidikan minimal S1. Ini perbedaan Dewas dan komisioner," katanya.

"Kalau komisioner kan ada ketegasan secara khusus bahwa mereka memiliki pendidikan di bidang hukum, ekonomi, keuangan, dan perbankan. Tapi kalau kita menginterpretasi dari komisioner, kan tugas Dewas adalah mengawasi tugas dan wewenang. Jadi paling tidak, mereka punya kualifikasi pendidikan yang mengetahui juga bidang hukum, ekonomi, keuangan, dan perbankan," tambah dia.

Lebih lanjut, bahwa komisioner dan Dewas KPK akan memiliki latar belakang profesional. Pasalnya, Dewas KPK akan mengawasi tugas dan wewenang pimpinan lembaga antirasuah.

"Memberikan izin atau tidak memberikan izin penyadapan, penggeledahan, atau penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan dan pegawai KPK, luas sekali. Mencakup semuanya dari praktik yang sifatnya legal maupun yang sifatnya non-yudisial, pro yustisia," ucap dia.

Sebelumnya, nama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beredar akan menjadi Dewas KPK. Namun, kabar tersebut dibantah langsung oleh Ahok. 

Ia sendiri mengaku tidak bisa menjadi Dewas lantaran sudah menjadi kader partai politik.

Bahkan, diketahui juga, Ahok sendiri dihukum 2 tahun penjara. Ahok dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Tag: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Joko Widodo (Jokowi), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,657.22 3,620.54
British Pound GBP 1.00 17,841.70 17,662.81
China Yuan CNY 1.00 2,000.45 1,980.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,722.27 13,585.73
Dolar Australia AUD 1.00 9,445.04 9,349.70
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,766.72 1,749.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,188.04 10,082.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,227.60 15,074.73
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.45 3,345.41
Yen Jepang JPY 100.00 12,453.28 12,328.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6245.043 -46.614 675
2 Agriculture 1416.471 -20.137 21
3 Mining 1515.967 -26.726 49
4 Basic Industry and Chemicals 958.755 -7.627 77
5 Miscellanous Industry 1224.607 -9.715 51
6 Consumer Goods 2082.610 -16.264 56
7 Cons., Property & Real Estate 480.841 -4.665 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1088.720 -7.886 76
9 Finance 1366.432 -7.402 92
10 Trade & Service 750.830 -4.813 168
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 AMAR 360 450 90 25.00
3 LUCK 450 560 110 24.44
4 PICO 1,225 1,500 275 22.45
5 MYTX 55 66 11 20.00
6 LMAS 160 191 31 19.38
7 INPP 850 990 140 16.47
8 KICI 204 230 26 12.75
9 FITT 85 95 10 11.76
10 CSRA 376 420 44 11.70
No Code Prev Close Change %
1 SONA 6,000 4,800 -1,200 -20.00
2 RELI 166 134 -32 -19.28
3 KAYU 89 72 -17 -19.10
4 KBLV 294 240 -54 -18.37
5 SDRA 850 700 -150 -17.65
6 PORT 595 510 -85 -14.29
7 CARS 145 125 -20 -13.79
8 PADI 133 115 -18 -13.53
9 LMPI 97 84 -13 -13.40
10 IKAI 64 56 -8 -12.50
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,695 1,745 50 2.95
2 TOWR 785 785 0 0.00
3 ANTM 840 795 -45 -5.36
4 LUCK 450 560 110 24.44
5 TLKM 3,810 3,810 0 0.00
6 BBCA 34,375 34,175 -200 -0.58
7 TCPI 6,850 6,700 -150 -2.19
8 PGAS 2,020 1,965 -55 -2.72
9 BBRI 4,630 4,660 30 0.65
10 WSKT 1,445 1,375 -70 -4.84