Portal Berita Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:01 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,44% pada level 3.155.
  • 22:00 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,70% pada level 28.107.
  • 21:59 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,61% pada level 8.707.
  • 21:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Poundsterling pada level 1,3151 USD/GBP.
  • 21:56 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,1122 USD/EUR.
  • 21:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,61 JPY/USD.
  • 21:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.484 USD/troy ounce.
  • 21:23 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,91 USD/barel.
  • 21:22 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,87 USD/barel.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,31% pada level 26.994.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,51% pada level 2.137.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,14% pada level 23.424.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,30% pada level 2.915.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,80% pada level 3.198.
  • 16:22 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,53% pada level 7.254.

Dorong Penggunaan Energi Hijau, Pertamina Genjot Pengembangan BBN

Dorong Penggunaan Energi Hijau, Pertamina Genjot Pengembangan BBN - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) siap menggenjot pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) yang lebih ramah lingkungan untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional sekaligus mendukung energi hijau untuk mewujudkan Indonesia sehat. Adanya pengembangan BBN ini juga sekaligus mendukung program bauran energi terbarukan yang ditargetkan pemerintah sebesar 23% pada tahun 2025.

Direktur Pengolahan Pertamina, Budi Santoso Syarif, mengatakan bahwa Pertamina terus melakukan terobosan pengembangan energi terbarukan dengan Program B20 yang akan dilanjutkan dengan B30 di tahun 2020.

Baca Juga: Pertamina Bangun Megaproyek Kilang Nasional. Apa Saja Dampak Positifnya?

"Sejak tahun 2016, Pertamina telah memproduksi Bahan Bakar Nabati B20 baik untuk PSO maupun Non-PSO yang dikembangkan secara luas sejalan dengan mandatori perluasan B20 oleh Pemerintah pada 1 September 2019," ujar Budi dalam keterangan yang diperoleh di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut Budi, sejak tahun 2016 hingga September 2019, Pertamina telah mendistribusikan B20 sebanyak 61,48 juta KL dengan total FAME yang diserap mencapai 13,71 juta KL. Tahun 2018 penyerapan FAME mencapai 3,2 juta KL. Sementara, hingga September 2019 penyerapan FAME telah mencapai 4,02 juta KL atau 67 persen dari target penyaluran tahun 2019. 

"Sejalan dengan program perluasan penggunaan B20, penyerapan FAME dalam 2 tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan. Pertamina terus memperluas pasokan B20 tidak hanya untuk kendaraan bermotor, tetapi juga untuk kebutuhan industri,” terang Budi. 

Program B20, lanjut Budi, telah membantu menghemat devisa, tahun 2018 tercatat Rp28,4 Triliun dan tahun ini ditargetkan mencapai US$3 miliar. Menurut Budi, setelah sukses dengan B20, tahun depan akan mulai diujicobakan untuk program B30 sesuai dengan kebijakan Pemerintah.

"Pertamina mendukung penuh program pemerintah untuk menerapkan B30 yang akan dijalankan mulai Januari 2020," imbuh Budi. 

Pertamina, tambah Budi, juga telah melakukan uji coba Biorefinery pertama di Indonesia melalui metode Co-Processing pada kilang Dumai dan Plaju. Keberhasilan dalam uji coba penerapan teknologi ini menjadikan Pertamina siap mengembangkan bahan bakar nabati dengan bahan baku CPO. Pertamina juga siap mengadopsi teknologi Standalone untuk pengolahan CPO menjadi bahan bakar nabati. 

"Program Green Refinery ini ditargetkan tuntas pada tahun 2024 sehingga kita akan memasuki era baru menuju Indonesia hijau," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), energi, Bahan Bakar Nabati (BBN), Energi Terbarukan, B20

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,763.16 3,725.51
British Pound GBP 1.00 18,659.16 18,472.10
China Yuan CNY 1.00 2,006.60 1,986.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,112.21 13,971.79
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.67 9,619.58
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.65 1,790.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,404.93 10,298.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,723.82 15,563.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.89 3,361.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,004.25 12,871.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38