Portal Berita Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:26 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,26% pada level 3.093
  • 22:25 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,38% pada level 27.575
  • 22:23 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,33% pada level 8.447
  • 20:20 WIB. Valas - Dollar melemah 0,28% terhadap Yen pada level 108,95 Yen/USD
  • 20:19 WIB. Valas - Dollar melemah 0,81% terhadap Poundsterling pada level 1,2877 USD/Pound
  • 20:18 WIB. Valas - Dollar melemah 0,22% terhadap Euro pada level 1,1042 USD/Euro
  • 20:17 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.461 USD/troy ounce
  • 20:16 WIB. OIL - Harga acuan brent diperdagangkan pada level  62,01 USD/barel
  • 20:16 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,62 USD/barel
  • 16:43 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,20% terhadap USD pada level 7,0068 Yuan/USD
  • 16:41 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,38% terhadap USD pada level Rp.14.067/USD
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,62% pada level 26.926 
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,83% pada level 2.909
  • 16:36 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,82% pada level 3.237
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,26% pada level 23.331

Duh Parah! 6 Ribu Data Pengguna Twitter Bocor dan Sudah Dipantau oleh . . . .

Duh Parah! 6 Ribu Data Pengguna Twitter Bocor dan Sudah Dipantau oleh . . . . - Warta Ekonomi
WE Online, Bogor -

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendakwa dua mantan karywan Twitter karena bertindak sebagai mata-mata untuk Arab Saudi. Keduanya mengakses informasi milik 6 ribu pengguna Twitter tanpa izin, berdasarkan laporan kriminal belum lama ini.

Informasi itu meliputi rekam jejak aktivitas pengguna, surat elektronik, dan nomor telepon. Hal itu menimbulkan pertanyaan, apakah Twitter benar-benar melindungi informasi pengguna yang kritis terhadap pemerintah Arab Saudi?

Salah seorang mantan karyawan, Ahmad Abouammo dituding menggali sejumlah akun pengguna, termasuk yang mengkritik pemerintah Saudi. "Abouammo ditangkap Selasa (5/11/2019) karena mengelola kemitraan media Twitter untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara hingga 2015," begitu bunyi laporan tersebut, dikutip dari Cnet, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga: Nyinyir Terus! Bos Twitter Ejek Logo Baru Facebook

Ia dipekerjakan oleh seorang pejabat Saudi yang diduga memberinya imbalan jam tangan seharga US$300 ribu. Abouammo juga dituduh membuat pernyataan palsu dan memalsukan faktur ketika ia dihubungi oleh FBI.

Agen Khusus FBI, John F. Bennett menyampaikan, "kami tak akan diam dan mengizinkan pemerintah asing mengeksploitasi informasi pribadi pengguna secara ilegal. Itu dapat menimbulkan ancaman penting bagi bisnis AS dan keamanan nasional."

Karyawan lain, Ali Alzabarah, diduga bekerja dengan pejabat Saudi yang sama dan mendapatkan akses ke informasi pribadi milik lebih dari 6.000 akun Twitter. Itu termasuk surel, nomor telepon, dan alamat protokol internet. Alzabarah adalah warga negara Saudi dan bekerja sebagai insinyur Twitter yang bertugas memastikan situs itu berjalan baik.

Juru bicara Twitter mengatakan, perusahaan memiliki alat untuk melindungi privasi pengguna yang menghadapi risiko ketika mereka berbagi pandangan, tetapi perusahaan menolak untuk membagikan informasi lebih lanjut.

Pelaku ketiga, Ahmed Almutairi, dituduh berperan sebagai perantara antara pemerintah Saudi dan karyawan Twitter sekaligus menjadi mata-mata.

Baik mantan karyawan, serta Asaker dan Almutairi, tidak segera menjawab permintaan berkomentar.

Baca Juga

Tag: Twitter, Arab Saudi, kebocoran data

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Pixabay

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.62 3,724.98
British Pound GBP 1.00 18,048.36 17,867.37
China Yuan CNY 1.00 2,015.89 1,994.97
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,110.20 13,969.80
Dolar Australia AUD 1.00 9,669.72 9,572.11
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.39 1,784.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,366.76 10,262.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,550.85 15,393.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,409.08 3,372.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,936.83 12,806.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6148.740 -29.246 660
2 Agriculture 1415.410 17.876 20
3 Mining 1481.348 -43.290 49
4 Basic Industry and Chemicals 941.808 -7.757 75
5 Miscellanous Industry 1184.256 6.302 50
6 Consumer Goods 2070.639 -4.102 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.975 -3.887 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1146.636 -9.799 75
9 Finance 1267.562 -2.638 90
10 Trade & Service 804.666 -3.024 165
No Code Prev Close Change %
1 KAYU 81 109 28 34.57
2 SINI 183 246 63 34.43
3 BMSR 183 246 63 34.43
4 SKYB 59 79 20 33.90
5 SWAT 89 110 21 23.60
6 ANDI 140 171 31 22.14
7 ARTA 342 410 68 19.88
8 SLIS 3,510 4,200 690 19.66
9 PGLI 128 149 21 16.41
10 YPAS 430 498 68 15.81
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 3,080 2,310 -770 -25.00
2 OMRE 1,675 1,260 -415 -24.78
3 FORZ 675 510 -165 -24.44
4 TGRA 720 555 -165 -22.92
5 BYAN 14,400 11,600 -2,800 -19.44
6 PORT 550 454 -96 -17.45
7 PCAR 1,650 1,400 -250 -15.15
8 FIRE 1,595 1,375 -220 -13.79
9 LMSH 422 364 -58 -13.74
10 POLU 2,180 1,900 -280 -12.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 520 -20 -3.70
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 BBRI 3,990 4,000 10 0.25
4 KPIG 136 131 -5 -3.68
5 PTBA 2,580 2,600 20 0.78
6 BBCA 31,400 31,475 75 0.24
7 MSIN 470 470 0 0.00
8 PSAB 262 276 14 5.34
9 TCPI 4,720 4,500 -220 -4.66
10 EXCL 3,450 3,300 -150 -4.35