Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

GE Akan Investasi US$60 Juta untuk Fasilitas Turbin Gas HA di Singapura

GE Akan Investasi US$60 Juta untuk Fasilitas Turbin Gas HA di Singapura - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

General Electric (GE) mengumumkan akan menginvestasikan US$60 juta selama 10 tahun di Pusat Layanan Perbaikan Global di Singapura, Kamis (7/11/2019). Dengan dukungan dari Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura (EDB), GE berencana mengembangkan pusat perbaikan turbin gas HA termutakhir dengan membangun fasilitas Pusat Pengembangan Perbaikan HA terbaru di lokasi.

Pusat fasilitas terbaru ini akan meningkatkan kemampuan pengembangan GE secara global untuk mendukung turbin gas kuat paling canggih dalam industri serta menjadikan fasilitas ini sebagai referensi dunia dalam bidang pengembangan dan pelaksanaan teknologi pembangkit listrik. Fasilitas baru ini, yang akan mulai beroperasi memperbaiki komponen-komponen HA pada 2021, akan mencakup pusat penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan kemampuan perbaikan HA paling mutakhir dan perbaikan komponen-komponen berteknologi tinggi, seperti nozel dan bilah HA.

Baca Juga: Dorong Penggunaan Energi Hijau, Pertamina Genjot Pengembangan BBN

Investasi di Singapura ini akan menambah kira-kira 160 tenaga ahli di bidang perbaikan. Hal itu memungkinkan GE untuk melayani dengan lebih baik operator-operator pembangkit listrik HA yang berbasis di Asia, Timur Tengah, dan semua negara di luar kawasan Amerika, yang akan terus dilayani oleh fasilitas manufaktur dan layanan kelas dunia GE di Greenville.

Scott Strazik, CEO GE Gas Power, mengatakan bahwa Singapura telah menjadi pusat industri dan SDM utama bagi GE selama 50 tahun terakhir. Kualitas bakat, komitmen pekerjaan, kemitraan, dan kepercayaan kuat GE pada pemerintah dan EDB, lanjut Scott, adalah alasan utama GE memilih Singapura untuk berinvetasi.

"Fasilitas baru untuk teknologi turbin gas HA terdepan milik kami akan menjadi fasilitas perbaikan turbin gas terbesar GE yang melayani secara global turbin-turbin gas HA dan Aeroderivatif kami. Lebih lanjut, dengan adanya fasilitas ini, memungkinkan kami untuk melayani dengan lebih baik pelanggan-pelanggan HA kami di Asia karena kami memberikan dukungan secara lokal dan mengurangi waktu siklus perbaikan HA bagi mereka selama hampir dua bulan," kata Scott Strazik dalam keterangah tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Sementara itu, Dr Beh Swan Gin, Ketua EDB, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas pengembangan perbaikan untuk Turbin Gas merupakan nilai tambah yang bagus untuk kegiatan industri di Singapura dan juga menciptakan lapangan kerja bagi warga Singapura. EDB mendukung fasilitas inovatif ini dan menantikan keberhasilannya.

GE telah terlibat dalam pusat layanan yang telah ada di Singapura sejak 1970 dalam kemitraan dengan perusahan-perusahaan lokal. Pusat ini ini awalnya melakukan perbaikan infrastruktur kelautan dan lepas pantai. Bersama GE, pusat ini telah berevolusi menjadi pusat perbaikan pembangkit listrik, melayani turbin gas, turbin uap, dan generator.

Fokus saat ini, secara ekslusif, ada pada proses perbaikan turbin gas pembangkit listrik dan lokalisasi produk-produk terbaru GE. Fasilitas ini melakukan perbaikan bilah turbin gas, rotor, dan komponen mesin aeroderivatif. Fasilitas ini menggunakan teknologi perbaikan canggih seperti robotic laser cladding, permesinan adaptif CNC, pelapisan dan pemolesan robotik, dan teknologi inspeksi. Fasilitas tersebut saat ini mempekerjakan kira-kira 250 orang.

Baca Juga

Tag: energi, Singapura, General Electric, General Electric (GE) Power

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: General Electric Company

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52