Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.559 USD/troy ounce.
  • 16:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,16 USD/barel.
  • 16:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,70 USD/barel.
  • 16:28 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Poundsterling pada level 1,3152 USD/GBP.
  • 16:27 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Euro pada level 1,1051 USD/EUR.
  • 16:26 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,50% terhadap Dollar AS pada level 6,91 CNY/USD.
  • 16:24 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,41% terhadap Dollar AS pada level 13.582 IDR/USD.
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,13% terhadap Yen pada level 109,63 JPY/USD.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,17% pada level 3.240.
  • 16:22 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,15% pada level 27.949.
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,39% pada level 7.611.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,13% pada level 23.827.
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,08% di akhir sesi II.

Kalau Penyakit Kronis RI Sembuh, Jokowi Berani Perang Lawan Eropa

Kalau Penyakit Kronis RI Sembuh, Jokowi Berani Perang Lawan Eropa - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Presiden Joko Widodo kembali mengumbar janjinya, kali ini soal menuntaskan defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan (current account defisit/CAD) dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Ia tak mengelak kedua hal tersebut merupakan "penyakit kronis" yang sudah diderita Indonesia selama berpuluh-puluh tahun.

Pernyataan tersebut diungkapkan Jokowi dalam sambutannya di acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-8 NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019).

"Saya yakin penyakit ini akan bisa kita selesaikan dalam waktu tiga sampai empat tahun yang akan datang," katanya optimis.

Baca Juga: Impor Pakai APBN saat RI Desifit, Jokowi: Kebangetan Banget

Strategi yang disiapkan Jokowi ialah dengan menekan impor, mendorong ekspor hingga meningkatkan produksi minyak dan gas bumi dalam negeri.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meyakini jika kedua permasalahan di atas rampung, artinya ekonomi dan makro ekonomi Indonesia mulai stabil, ia berani untuk bersaing dengan negara manapun, termasuk negara maju.

"Defisit neraca perdagangan, defisit transaksi berjalan rampung, mau berantem dengan negara manapun berani," celetuknya saat Pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) pagi.

Bahkan, lanjutnya, jika kedua "penyakit kronis" Indonesia bisa diobati, ia akan menyiapkan kuda-kuda perang ke negara-negara yang telah menghambat ekspor komoditas Indonesia, contohnya Uni Eropa yang memblokir ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Bos BUMN, Jokowi Harus Lirik Spion Sebelum Angkat Ahok

Jokowi bilang, "Kalau ini sudah bagus yang namanya defisit neraca perdagangan kita sudah surplus, defisit transaksi berjalan kita sudah baik, dia (Eropa) nge-banned CPO kita, ya kita gantian kita potong impor-impor mobil, impor barang-barang dari sana, sudah setop juga, berani kita." 

Sayangnya, untuk saat ini, kata dia, Indonesia masih harus berpikir panjang dan mengerahkan tenaganya untuk menuntaskan defisit negara perdagangan dan juga desifit transaksi berjalan.

"Kalau posisinya masih seperti ini, ya kita hitung-hitungan, harus hitung-hitungan untung atau rugi," ujarnya seraya menambahkan,"Kita akan berdaulat betul kalau kita bisa menyelesaikan ini."

Baca Juga

Tag: Defisit Neraca Perdagangan, Defisit Transaksi Berjalan, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00