Portal Berita Ekonomi Jum'at, 06 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:27 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,22 USD/barel
  • 09:27 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,32 USD/barel
  • 09:26 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.476 USD/troy ounce
  • 09:26 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,23% terhadap Dollar AS pada level 14.034 IDR/USD
  • 09:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yuan pada level 7,05 CNY/USD
  • 09:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 108,69 JPY/USD
  • 09:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,3179 USD/GBP
  • 09:23 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1108 USD/EUR
  • 09:22 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,21% pada level 2.905
  • 09:21 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 0,70% pada level 26.400
  • 09:20 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,18% pada level 3.179
  • 08:58 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,14% di awal sesi I.
  • 07:30 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,20% pada level 23.347
  • 07:29 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,64% pada level 2.073
  • 07:28 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,15% pada level 3.117

OJK Kabarkan Perkembangan Nasib Bank Muamalat

OJK Kabarkan Perkembangan Nasib Bank Muamalat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuang (OJK) akhirnya merilis pernyataan terkait nasib PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Pengawas industri jasa keuangan ini membenarkan bahwa saat ini ada beberapa calon investor yang berminat dan sedang berproses untuk memperkuat pemodalan bank.

Pernyataan ini diungkapkan OJK melalui Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo dalam keterangannya, Kamis (14/11/2019).

"OJK memberikan kesempatan pada calon investor yang sudah melakukan langkah-langkah strategic investasi, baik dari konsorsium lokal maupun asing, BUMN dan atau non-BUMN," ujar Slamet.

Baca Juga: Bank Muamalat Gandeng BKPM Cari Investor Asing

Dia berkata, calon investor harus memenuhi persyaratan dan persetujuan dari pemegang saham bank, menunjukkan keseriusan dengan menempatkan dana escrow account, dan menjamin sustainable bisnis bank.

Calon investor yang berminat, sambung Slamet, bisa langsung menghubungi pemilik dan atau melaporkan kepada OJK dengan menunjuklan keseriusannya.

"OJK mendorong dan akan terus mengawasi proses penguatan permodalan dan langkah-langkah perbaikan yang dilakukan Bank Muamalat dengan benar dan sustainable," bebernya.

Terakhir, Slamet mengklaim bahwa OJK meminta manajemen Bank Muamalat untuk terus melakukan langkah perbaikan, serta meningkatkan efisiensi dan governance yang baik.

Baca Juga: Cheers! Ilham Habibie Dapat Lampu Hijau Buat Caplok Bank Muamalat

Bank syariah pertama di Indonesia ini dilaporkan tengah terbelit masalah kekurangan modal sejak empat tahun lalu. Karenanya, bank gencar berburu tambahan modal untuk menyehatkan bisnisnya.

Beredar isu, pemerintah melalui bank BUMN ikut turun tangan untuk menyelamatkan bank yang didirikan oleh Majelis Ulama Indonesia pada 1991 ini.

Baca Juga

Tag: PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.39 3,739.41
British Pound GBP 1.00 18,578.12 18,387.65
China Yuan CNY 1.00 2,007.46 1,987.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,164.47 14,023.53
Dolar Australia AUD 1.00 9,699.83 9,600.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.25 1,791.23
Dolar Singapura SGD 1.00 10,395.18 10,290.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,702.73 15,540.88
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.94 3,359.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,010.44 12,877.44

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6152.117 39.238 666
2 Agriculture 1396.600 25.163 20
3 Mining 1481.128 22.588 50
4 Basic Industry and Chemicals 968.480 11.307 76
5 Miscellanous Industry 1190.354 22.364 50
6 Consumer Goods 2035.581 -6.738 56
7 Cons., Property & Real Estate 499.789 3.219 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1139.428 10.110 76
9 Finance 1294.828 7.601 90
10 Trade & Service 765.041 2.578 166
No Code Prev Close Change %
1 IFSH 440 660 220 50.00
2 VRNA 50 67 17 34.00
3 AGAR 314 392 78 24.84
4 STAR 99 120 21 21.21
5 CENT 62 75 13 20.97
6 SINI 750 900 150 20.00
7 PALM 202 240 38 18.81
8 ALKA 422 500 78 18.48
9 POOL 500 590 90 18.00
10 KBLM 310 364 54 17.42
No Code Prev Close Change %
1 POLA 730 550 -180 -24.66
2 BALI 1,355 1,030 -325 -23.99
3 ESIP 436 350 -86 -19.72
4 MAMI 400 326 -74 -18.50
5 FIRE 920 765 -155 -16.85
6 LMAS 78 65 -13 -16.67
7 MREI 4,480 3,750 -730 -16.29
8 OASA 400 340 -60 -15.00
9 FORZ 82 70 -12 -14.63
10 SRAJ 324 280 -44 -13.58
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,370 1,390 20 1.46
2 IPTV 535 530 -5 -0.93
3 MAMI 400 326 -74 -18.50
4 LUCK 484 420 -64 -13.22
5 TOWR 750 740 -10 -1.33
6 BHIT 67 66 -1 -1.49
7 ESIP 436 350 -86 -19.72
8 TLKM 3,990 4,060 70 1.75
9 OPMS 132 122 -10 -7.58
10 TCPI 5,700 6,150 450 7.89