Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,45% di akhir sesi I.
  • 10:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,44% terhadap Poundsterling pada level 1,3389 USD/GBP.
  • 10:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1130 USD/EUR.
  • 10:00 WIB. Valas - Yuan menguat 0,15% terhadap Dollar AS pada level 7,00 CNY/USD.
  • 09:59 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level Rp.13.995/USD.
  • 09:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 109,39 JPY/USD.
  • 09:56 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 0,11% pada level 3.217.
  • 09:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,12% pada level 2.964.
  • 09:54 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,02% pada level 24.018.
  • 09:53 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,12% pada level 2.167.
  • 09:52 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.474 USD/troy ounce.
  • 09:51 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,99 USD/barel.
  • 09:50 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,83 USD/barel.
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG melemah tipis di awal sesi I.

Ekspor Sarang Burung Walet Ditargetkan Naik 3x Lipat

Ekspor Sarang Burung Walet Ditargetkan Naik 3x Lipat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Instalasi Karantina Hewan atau rumah prosesing sarang walet di kawasan Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (19/11). Dalam kunjungan ini, Syahrul meninjau berbagai proses produksi walet hingga disiapkan menjadi produk ekspor.

Syahrul menjelaskan bahwa setelah melakukan peninjauan itu, Kementan akan membuat strategi peningkatan ekspor menjadi 3 kali lipat. Kementan akan menyiapkan kelompok pengelola rumah walet sebagai pihak yang berperan di hulu. Selanjutnya, menyiapkan pabrik sebagai kelompok yang berperan di hilir.

Baca Juga: Heboh Umbi Porang, Kementan Siapkan SOP Budi Daya Porang

"Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh jajaran di Kementerian Pertanian untuk terus mendorong SBW (sarang burung walet) sebagai komoditas penting dan dipersiapkan ekspor dengan kemasan yang sangat baik," kata Syahrul dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Berdasarkan data sertifikasi ekspor perkarantinaan IQFAST, Karantina wilayah kerja Semarang mencatat adanya 47,4 ton SBW dengan nilai transaksi Rp17,6 miliar yang berhasil melapak di pasar ekspor mancanegara selama Januari hingga Oktober 2019. Sementara secara nasional, volume ekspor SBW menvapai 640,7 ton atau senilai Rp2,2 triliun.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, menjelaskan bahwa Kementan selama ini terus mendorong produksi walet melalui rumah pemrosesan walet yang sudah teregistrasi. Dalam proses itu, pemerintah sendiri tidak mengenakan biaya atau nol rupiah.

"Penguatan laboratorium penguji karantina pertanian yang terakreditasi terus dilakukan agar eksportir dapat lebih mudah. Yang paling penting, output produk sarang burung walet Indonesia harus tertelusur. Jadi, nanti tidak ada lagi negara tujuan yang meragukan kualitas produk sarang burung walet dari Indonesia," kata Ali Jamil dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Di samping itu, Kementan melalui Barantan juga menyiapkan sistem permohonan secara online dengan waktu yang diperlukan hanya 8 hari kerja. Padahal sebelumnya, proses permohonan itu mencapai tiga hingga empat bulan.

"Untuk para eksportir, kalian sahabat petani walet. Jangan ekspor dalam kondisi mentah. Minimal harus diolah dalam bentuk setengah jadi bahkan produk siap konsumsi agar banyak yang menjadi sejahtera dengan nilai tambah," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Syahrul Yasin Limpo, Ekspor, Sarang Burung Walet

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,753.17 3,715.63
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52