Portal Berita Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,31% pada level 26.994.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,51% pada level 2.137.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,14% pada level 23.424.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,30% pada level 2.915.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,80% pada level 3.198.
  • 16:22 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,53% pada level 7.254.
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Poundsterling pada level 1,3205 USD/GBP.
  • 16:19 WIB. Valas - Dollar AS tertahan terhadap Euro pada level 1,1130 USD/EUR.
  • 16:18 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,08% terhadap Dollar AS pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yen pada level 108,66 JPY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,04% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.032/USD.
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.472 USD/troy ounce.
  • 16:02 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,99 USD/barel.
  • 16:01 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,84 USD/barel.
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,66% di akhir sesi II.

Airbus: Tak Ada yang Diuntungkan dari Kecelakaan Boeing

Airbus: Tak Ada yang Diuntungkan dari Kecelakaan Boeing - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Airbus mengaku tidak diuntungkan dari dua kasus kecelakaan yang dialami kompetitornya Boeing. Namun, di hari pertama Dubai Airshow 2019, Minggu (17/11/2019), Airbus mendapat pesanan 50 pesawat A350 dari maskapai penerbangan Emirates.

"Saya perlu memperbaiki pendapat umum bahwa kasus 737 MAX menguntungkan Airbus. Tidak menguntungkan siapa pun di industri penerbangan, termasuk Airbus," kata Chief Corporate Officer Airbus Christian Scherer kepada CNBC, seperti dikutip RT, Senin.

Baca Juga: RAF Inggris Pamerkan Airbus A400 M dan Bandingkan dengan Hercules Milik Indonesia

Sehari kemudian, Emirates mengumumkan, pesanan jet A350 senilai US$16 miliar di acara pameran dirgantara tersebut untuk melayani berbagai market baru termasuk penerbangan jarak jauh yang memakan waktu hingga 15 jam. Pengiriman pesawat dimulai pada Mei 2023 hingga 2028.

Dengan adanya kesepakatan itu, berarti Emirates membatalkan rencana sebelumnya membeli 70 pesawat A330neos dan A350. Pesanan diumumkan pada Februari ketika Emirates memangkas jumlah pesanan untuk A380 super-jumbo, jet penumpang terbesar di dunia. Emirates adalah pembeli nomor satu pesawat double decker yang ikonik itu. Pesawat terakhir akan diterima pada 2021.

"Melengkapi A380 dan 777 kami, A350 akan memberikan tambahan dalam hal kapasitas, jangkauan, dan penyebaran," kata Ketua dan CEO Emirates, Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum.

Kesepakatan senilai US$16 miliar itu muncul setelah hari pertama pameran tersebut gagal mendapat pesanan besar. Padahal, di masa lalu eksibisi ini mampu memecahkan rekor pesanan terbesar. Satu-satunya pesanan yang terlihat di hari Minggu adalah dari Biman Bangladesh Airlines, yakni pembelian dua pesawat 787-9 Dreamliners senilai US$585 juta.

Di pameran dirgantara semacam ini, biasanya Airbus bersaing ketat dengan produsen pesawat lain termasuk Airbus Eropa dan Boeing AS. Namun, Boeing saat ini tengah berurusan dengan kasus dua kecelakaan 737 MAX jet yang merenggut nyawa 346 orang.

Boeing masih menunggu persetujuan dari regulator penerbangan terkait pembaruan perangkat lunak. Akibatnya, sejumlah maskapai membatalkan pesanan pesawat Boeing. Selain itu, banyak juga maskapai yang mengalami kerusakan pada pesawat Boeingnya.

Baca Juga

Tag: Airbus SAS, Boeing, Pesawat

Penulis: Lili Lestari

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Pascal Rossignol

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,763.16 3,725.51
British Pound GBP 1.00 18,659.16 18,472.10
China Yuan CNY 1.00 2,006.60 1,986.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,112.21 13,971.79
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.67 9,619.58
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.65 1,790.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,404.93 10,298.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,723.82 15,563.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.89 3,361.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,004.25 12,871.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38