Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,79% di akhir sesi II.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2338 USD/GBP.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Euro pada level 1,1098 USD/EUR.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,45% terhadap Yen pada level 107,17 JPY/USD.
  • 13:19 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.719 USD/troy ounce.
  • 13:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,80 USD/barel.
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,03 USD/barel.

Menteri KKP Serahkan 407 Izin Usaha dan Tangkap Ikan

Menteri KKP Serahkan 407 Izin Usaha dan Tangkap Ikan
WE Online, Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyerahkan 407 Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) kepada para pelaku usaha di subsektor perikanan tangkap di Tanah Air.

Edhy berharap melalui perizinan tersebut, para pelaku usaha menjalankan perannya dengan baik, seperti melaporkan hasil tangkapan secara benar dan membayar pajak secara tertib, juga mengusung konsep sustainability (keberlanjutan) dalam menjalankan usaha.

"Kadang-kadang karena sudah merasa untung 10, maunya untung 100. Untung 100, maunya 1.000. Kita harus bikin komitmen dan kesepakatan kalau kita semua akan menjaga keberlanjutan dan kelangsungan bisnis kita di industri kelautan ini," paparnya di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Edhy juga mengimbau pelaku usaha tidak menangka ikan secara berlebihan. Hal ini demi menjaga agar usaha penangkapan ikan terus memberikan profit dan mampu menopang kehidupan para pelaku usaha para pekerjanya. Selain itu, pelaku usah dinilai memegang peranan penting bagi perekonomian negara melalui penerimaan pajak dari sektor perikanan.

Baca Juga: Menteri KKP Pengganti Susi: Penenggelaman Kapal Gak Ada Guna

Maka dari itu kebijakan pemerintah melarang transshipment atau bongkar muat di tengah laut juga dilakukan atas dasar pertimbangan tersebut. Ia menilai  bongkar muat di tengah laut membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk mentransfer hasil tangkapannya ke kapal angkut yang sudah menunggu di laut lepas untuk kemudian dikirim ke luar negeri dengan harga yang lebih tinggi. Praktik ini berpotensi mengurangi pendapatan pajak negara.

"Pajak jangan lupa dibayar, karyawan yang kerja sama bapak-bapak ibu-ibu jangan juga dilupakan kesejahteraannya," pesannya

Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap M Zulficar Mochtar meminta kerja sama dari para pelaku usaha untuk tertib membayar pajak agar segala perizinan dapat diproses. Zulficar menyebut guna mengoptimalkan proses perizinan, pihaknya juga akan memanfaatkan perkembangan teknologi melalui perizinan online agar para pelaku usaha dapat mengurus perizinan dengan cepat dan dari mana saja.

"Kami masih temukan pelanggaran-pelanggaran zonasi, ada kapal-kapal yang markdown, ada juga yang LKU dan LKP-nya sangat rendah. Untuk itu kami mohon kerja samanya untuk membantu proses-proses yang ada," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra/ama

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43