Portal Berita Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:01 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,19% pada level 3.138.
  • 21:59 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,03% pada level 27.888.
  • 21:57 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,24% pada level 8.636.
  • 21:47 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Poundsterling pada level 1,3185 USD/GBP.
  • 21:44 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Euro pada level 1,1091 USD/EUR.
  • 21:42 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yen pada level 108,71 JPY/USD.
  • 21:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.467 USD/troy ounce.
  • 21:05 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,98 USD/barel.
  • 21:04 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,00 USD/barel.
  • 16:10 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,06% terhadap Dollar AS pada level 7,04 CNY/USD.
  • 16:09 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,13% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.038/USD.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,79% pada level 26.645.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,24% pada level 2.924.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,51% pada level 3.179.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,26% pada level 7.232.

Poyuono: Izin Pak Menhan, Tolong Colek Erick Thohir

Poyuono: Izin Pak Menhan, Tolong Colek Erick Thohir - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono menilai cara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menawarkan produksi alat utama sistem pertahanan (Alutsista) dalam negeri yang diproduksi oleh BUMN seperti Pindad, IPTN dan PT PAL yang ditawarkan pemerintahan RI kepada negara negara luar lewat memang handal dalam berbisnis dan melakukan pemasaran produk alutsista.

"Tentu saja jika negara-negara luar tertarik dan membeli alutsista produk Indonesia maka, akan banyak menghasilkan pemasukan devisa negara kita serta meningkatkan surplus nerjakaaca perdagangan yang selama ini masih belum tinggi surplusnya dibandingkan impor," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca Juga: Ahok Dipercaya Bakal Bersihkan Mafia BUMN, Pengamat: Emang Polri dan Kejaksaan Memble?

Baca Juga: Kasus Sumber Waras Kembali Mencuat: Poyuono: Mereka Pakai untuk Jegal Ahok!

Namun, yang jadi pertanyaan adalah produsen alutsista kita sudah siap memproduksi secara efisien dan tepat waktu, sehingga harganya bisa bersaing dengan produksi negara lain.

"Berdasarkan data-data yang ada BUMN produsen alutsista adalah BUMN yang lame duck dan banyak sekali di korupsi selama ini, misalnya PT Pindad, PT PAL dan IPTN sudah banyak pejabatnya yang jadi pesakitan dipenjara akibat korupsi," ujar dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan banyak pemesanan alutsista oleh Angkatan Bersenjata RI melalui BUMN yang banyak tidak tepat waktu serta tidak lengkap equipment ketika diserahkan kepada pemesannya, serta harga yang jauh lebih mahal dari alutsista yang sejenis yang diproduksi negara lain.

"Jadi, maaf saja Pak Menhan, tolong minta Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) agar BUMN strategis penghasil alutsista harus diberesin dulu pejabat-pejabatnya dan budaya kerjanya agar enggak malingan dan profesional, baru kita bisa jualan produknya," tegasnya.

Menurut dia, kalau tidak seperti itu, jualan alutsista malah jadi rugi karena diklaim sama konsumen. Seperti kasus pembelian pesawat dari IPTN oleh Thailand atau kapal dari PT PAL yang kena klaim kerugian oleh pembeli. 

Baca Juga

Tag: Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Arief Poyuono

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,758.80 3,721.00
British Pound GBP 1.00 18,513.95 18,321.36
China Yuan CNY 1.00 2,002.52 1,982.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,095.13 13,954.88
Dolar Australia AUD 1.00 9,603.01 9,500.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,370.17 10,263.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,635.73 15,478.75
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,388.25 3,349.71
Yen Jepang JPY 100.00 12,964.62 12,834.43

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.099 -3.406 668
2 Agriculture 1418.148 -12.284 20
3 Mining 1503.662 13.078 50
4 Basic Industry and Chemicals 970.191 -6.792 77
5 Miscellanous Industry 1173.452 -11.499 50
6 Consumer Goods 2039.210 -8.165 56
7 Cons., Property & Real Estate 516.202 -1.555 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.532 1.407 76
9 Finance 1304.344 1.748 90
10 Trade & Service 771.675 4.995 166
No Code Prev Close Change %
1 FILM 129 174 45 34.88
2 IFII 178 240 62 34.83
3 SINI 960 1,200 240 25.00
4 TFCO 510 630 120 23.53
5 IKAI 81 100 19 23.46
6 OMRE 700 860 160 22.86
7 TIRA 202 244 42 20.79
8 TPMA 224 258 34 15.18
9 EMTK 5,600 6,400 800 14.29
10 PAMG 50 57 7 14.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 121 79 -42 -34.71
2 REAL 284 214 -70 -24.65
3 HDFA 160 125 -35 -21.88
4 PICO 3,580 2,890 -690 -19.27
5 DWGL 224 183 -41 -18.30
6 PDES 735 620 -115 -15.65
7 POOL 600 520 -80 -13.33
8 NICK 318 276 -42 -13.21
9 FORU 131 115 -16 -12.21
10 AMIN 328 288 -40 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,465 1,525 60 4.10
2 IPTV 520 510 -10 -1.92
3 TOWR 750 740 -10 -1.33
4 MEDC 745 825 80 10.74
5 DEAL 202 226 24 11.88
6 ACES 1,545 1,630 85 5.50
7 TCPI 5,725 5,725 0 0.00
8 JSKY 238 228 -10 -4.20
9 IKAI 81 100 19 23.46
10 FILM 129 174 45 34.88