Portal Berita Ekonomi Senin, 30 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 2,88% di akhir sesi II.
  • 14:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 1,10% terhadap Poundsterling pada level 1,2323 USD/GBP.
  • 14:43 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,68% terhadap Euro pada level 1,1065 USD/EUR.
  • 14:39 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,53% terhadap Yen pada level 107,37 JPY/USD.
  • 14:37 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.620 USD/troy ounce.
  • 14:35 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 23,33 USD/barel.
  • 14:34 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 20,43 USD/barel.

Tingkatkan Daya Saing UKM, Paguyuban SRC Jabodetabek Gelar Festival SRC Indonesia 2019

Tingkatkan Daya Saing UKM, Paguyuban SRC Jabodetabek Gelar Festival SRC Indonesia 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Paguyuban Sampoerna Retail Community (SRC) menyelenggarakan Festival SRC Indonesia 2019 yang menghadirkan lebih dari 3.000 pelaku UKM termasuk toko kelontong di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Festival ini adalah bagian dari rangkaian festival yang dilaksanakan di 13 kota seluruh Indonesia pada rentang waktu 17 November-8 Desember 2019. Rangkaian festival SRC Indonesia bertujuan meningkatkan daya saing UKM sektor retail sekaligus memperkenalkan ekosistem SRC kepada konsumen.

 

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki dalam sambutannya pada acara Festival SRC Indonesia 2019, mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah yang telah dilakukan oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dalam memberdayakan warung-warung masyarakat.

 

“Agar dapat bersaing dengan retail-retail maka diperlukan pembinaan yaitu dengan melakukan moderenisasi, mulai dari pembinaan kepada pemilik toko agar dapat memberikan pelayanan yang ramah, penataan barang yang rapi, hingga adanya aplikasi yang memungkinkan warung-warung rakyat ini bisa mendapatkan suplai barang dagangan yang sama dengan suplai yang diterima oleh retail modern” ujar Teten.

 

Baca Juga: Sudah Berjumlah 120 Ribu Toko SRC, Begini Cara Sampoerna Kembangkan Jaringanya

 

Festival ini mengajak masyarakat untuk mendukung pertumbuhan UKM lewat gerakan #BerbelanjaDekatRumah (BERKAH). Gerakan ini merupakan seruan kepada masyarakat untuk memilih berbelanja di toko kelontong di sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu, gerakan ini juga merupakan upaya pelestarian tradisi, mengingat berbelanja di toko kelontong sarat akan nilai sosial dan ekonomi Indonesia sejak dulu.

 

Perwakilan Paguyuban SRC Jakarta dan sekitarnya, Tri Mulyani mengatakan inisiatif ini datang dari paguyuban SRC sebagai semangat untuk menciptakan perubahan dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar masyarakat “Dengan hadirnya SRC untuk masyarakat, peluang baru bagi UKM di lingkungan sekitar dapat diwujudkan bersama-sama,” ujar Tri Mulyani.

 

SRC merupakan jaringan toko kelontong masa kini binaan PT HM Sampoerna Tbk.(Sampoerna) yang secara konsisten telah berjalan selama 11 tahun. Pada awal terbentuk di tahun 2008, SRC beranggotakan 57 toko kelontong di Medan. Kini SRC telah beranggotakan lebih dari 120.000 toko yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

 

Kepala Urusan Komersial dan Pengembangan Bisnis Sampoerna, Henny Susanto, menyatakan bahwa melalui SRC, Sampoerna memberikan dukungan non-moneter berupa pelatihan manajemen toko, pengembangan bisnis, infrastruktur berbasis digital hingga perluasan jaringan sosial melalui komunitas paguyuban.

 

Baca Juga: Sampoerna dan SRC Dukung Pemerintah Cegah Akses Rokok bagi Anak

 

“Program pembinaan UKM terintegrasi yang kami jalankan melalui SRC bertujuan untuk meningkatkan daya saing toko kelontong dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan kepada pemilik toko kelontong sebagai pelaku UKM, melalui dukungan secara berkelanjutan mulai dari pemberdayaan hingga pembangunan kapabilitas UKM,” kata Henny.

 

Sebagai nilai tambah bagi konsumen dan juga anggotanya, SRC telah menerapkan sejumlah inovasi guna meningkatkan daya saing di era yang dinamis ini. Pada awal tahun 2019 silam, SRC meluncurkan aplikasi ponsel “AYO SRC” sebagai terobosan inovatif dalam memperkuat ekosistem bisnis toko kelontong. Aplikasi ini menghubungkan seluruh anggota SRC dengan mitra penyalur dan konsumen sehingga menjadikan proses pengelolaan toko menjadi lebih efisien dan efektif.

 

Selain itu, juga terdapat Pojok Bayar yang merupakan sarana untuk memudahkan para konsumennya dalam melakukan transaksi produk digital seperti pulsa, paket data internet dan pembayaran listrik. Di samping dukungan teknologi digital, SRC juga menyediakan wadah khusus untuk mendukung pertumbuhan produk UKM sekitar lingkungan SRC lewat Pojok Lokal. Melalui Pojok Lokal, SRC turut membantu pelaku UKM dari segala lapisan masyarakat dapat mengambil peran dalam mewujudkan perekonomian yang menjadi lebih baik.

 

“SRC telah menjadi bagian penting dari masyarakat di Jabodetabek. Melalui acara Festival SRC Indonesia ini, kami berharap agar SRC maupun UKM lokal lainnya di Jabodetabek semakin dekat dengan masyarakat. Ke depannya, Sampoerna ingin merangkul lebih banyak lagi pemangku kepentingan agar cakupan manfaat dari program pemberdayaan yang kami inisiasi bisa merata di seluruh Indonesia,” tutup Henny.

Baca Juga

Tag: PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HM Sampoerna), Sampoerna Retail Community

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4545.571 206.667 686
2 Agriculture 935.348 17.815 22
3 Mining 1191.831 20.200 49
4 Basic Industry and Chemicals 585.812 34.750 77
5 Miscellanous Industry 756.867 69.031 51
6 Consumer Goods 1624.014 58.453 57
7 Cons., Property & Real Estate 342.828 24.949 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 793.679 25.982 79
9 Finance 1009.594 53.086 92
10 Trade & Service 580.685 10.972 170
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 138 186 48 34.78
2 RIGS 162 218 56 34.57
3 KMTR 180 238 58 32.22
4 FORU 87 110 23 26.44
5 PEGE 160 200 40 25.00
6 BRIS 160 198 38 23.75
7 FPNI 59 73 14 23.73
8 BSDE 600 740 140 23.33
9 ADHI 456 560 104 22.81
10 RUIS 150 184 34 22.67
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,075 1,000 -75 -6.98
2 ENVY 173 161 -12 -6.94
3 MREI 5,350 4,980 -370 -6.92
4 ASBI 290 270 -20 -6.90
5 NZIA 348 324 -24 -6.90
6 PRAS 160 149 -11 -6.88
7 SSIA 466 434 -32 -6.87
8 ITIC 4,080 3,800 -280 -6.86
9 DUCK 438 408 -30 -6.85
10 VINS 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 3,230 290 9.86
2 BBCA 26,400 27,550 1,150 4.36
3 TLKM 2,980 3,090 110 3.69
4 BBNI 3,590 3,990 400 11.14
5 ASII 3,620 4,080 460 12.71
6 BMRI 4,470 4,940 470 10.51
7 KLBF 950 1,010 60 6.32
8 ANTM 416 460 44 10.58
9 KAEF 1,300 1,250 -50 -3.85
10 PAMG 116 119 3 2.59