Portal Berita Ekonomi Jum'at, 13 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,47% pada level 7.380.
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,61% pada level 3.214.
  • 16:19 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,78% pada level 2.967.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,55% pada level 24.023.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,54% pada level 2.170.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 2,57% pada level 27.687.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 1,72% terhadap Poundsterling pada level 1,3387 USD/GBP.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Euro pada level 1,1171 USD/EUR.
  • 16:13 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,30% terhadap Dollar AS pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas -  Rupiah ditutup negatif 0,30% terhadap Dollar AS pada level Rp.13.990/USD.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,28% terhadap Yen pada level 109,62 JPY/USD.
  • 16:10 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.472 USD/troy ounce.
  • 16:08 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,63 USD/barel.
  • 16:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,82 USD/barel.

Ahok Jabat Komut Pertamina, Beneran Inisiatif Erick atau Titipan Jokowi?

Ahok Jabat Komut Pertamina, Beneran Inisiatif Erick atau Titipan Jokowi? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pengamat Politik Hendri Satrio mempertanyakan motif dan tujuan di balik penunjukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam jabatan barunya sebagai Komisaris Utama di Pertamina.

Hendri menilai sejumlah faktor penunjukan Ahok itu harus dijelaskan oleh Kementerian BUMN, terkait apakah hal itu benar-benar inisiatif seorang Erick Thohir ataukah merupakan titipan dari Presiden Jokowi.

"Kalaupun ada (intervensi Jokowi), tidak apa-apa, diakui saja. Karena kan kita tahu memang sangat dekat hubungannya. Apakah ini isu politik, atau bentuk balas jasa Pak Jokowi untuk menggantikan kegagalannya mencegah Ahok masuk penjara saat itu?" kata Hendri di acara ILC tvOne, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga: Dilantik Jadi Komut Pertamina, Ini 4 Alasan Penolak Ahok

Hendri menegaskan, alih-alih melakukan pemanggilan secara normal terhadap Ahok saat akan ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina kemarin, Kementerian BUMN malah mengumumkan hal tersebut kepada publik. Karenanya, dia menilai jika prosesnya pun harus dipertontonkan ke publik secara transparan.

Sebab, Hendri menilai jika hal inilah yang justru bisa membebaskan Ahok dari segala asumsi liar, mengenai motif penunjukannya sebagai Komisaris Utama Pertamina tersebut.  "Karena kan sudah banyak hal yang Ahok lakukan untuk memperbaiki karir politiknya, seperti misalnya masuk PDIP dan lain sebagainya," ujar Hendri.

Di sisi lain, Hendri mengaku punya anggapan bahwa penunjukan Ahok ini memiliki agenda politik tertentu karena momentumnya tak jauh dari pernyataan keras Jokowi soal impor minyak di acara Partai Nasdem beberapa waktu lalu.

"Sebelum Ahok dipilih jadi Komisaris di Pertamina, Pak Jokowi pernah berbicara dengan nada tinggi soal impor minyak di acara Nasdem. Apakah ada kaitannya karena beberapa hari setelahnya Pak Ahok dipanggil oleh Pak Erick ke BUMN," kata Hendri.

Baca Juga: Rudiantara dan Jonan Wajar di BUMN, Kecuali Ahok!!

Melalui hal-hal yang harusnya dijelaskan oleh Kementerian BUMN, Hendri menilai semestinya motif di balik penunjukan Ahok di Pertamina itu bisa dibuat setransparan mungkin. Hal itu guna menghindari berbagai asumsi liar di balik proses penunjukan Ahok tersebut.

"Karena harapan masyarakat terhadap Basuki Tjahaja Purnama ini kan besar. Jadi apakah aktor dari semua ini adalah Pak Jokowi atau kah inisiatif Pak Erick Thohir, dan apakah ada kaitannya dengan impor minyak yang disinggung Pak Jokowi beberapa hari sebelum pemanggilan Ahok ke Kementerian BUMN," ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Erick Thohir, Joko Widodo (Jokowi), Hendri Satrio

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Istimewa

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52