Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.652 USD/troy ounce.
  • 18:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,12 USD/barel.
  • 18:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,18 USD/barel.
  • 18:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,35% terhadap Poundsterling pada level 1,2969 USD/GBP.
  • 18:15 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Euro pada level 1,0838 USD/EUR.
  • 18:12 WIB. Valas - Dollar melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 7,02 CNY/USD.
  • 16:26 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Yen pada level 110,42 JPY/USD.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,27% pada level 26.893.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 3.013.
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 3.160.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,05% pada level 7.160.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,34% pada level 22.605.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,18% pada level 2.103.

AS Tolak Pasok F-35, Erdogan: Turki Sedang Produksi Jet Tempur Sendiri

AS Tolak Pasok F-35, Erdogan: Turki Sedang Produksi Jet Tempur Sendiri - Warta Ekonomi
WE Online, Ankara -

Turki sedang membuat jet tempur sendiri yang siap terbang dalam lima hingga enam tahun ke depan. Hal itu disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan ketika Amerika Serikat (AS) menolak memasok jet tempur siluman F-35 karena Ankara membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

Erdogan mengatakan Turki akan berinvestasi dalam fasilitas yang memungkinkan charging dan filling detonator yang diproduksi oleh jet tempur F-16 dan kendaraan udara tak berawak (UAV) bersenjata atau drone.

Baca Juga: AS Desak Batalkan Beli Rudal S-400, Turki Tetap Lakukan Uji Coba

Pengumuman itu muncul ketika kepala eksportir senjata negara Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheev, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita RIA yang diterbitkan pada hari Selasa bahwa Moksow berharap bisa menyegel kesepakatan untuk memasok S-400 lebih banyak ke Turki pada paruh pertama tahun berikutnya.

Langkah semacam itu dapat memperburuk hubungan antara Turki dan AS. Washington saat ini telah menangguhkan Ankara dari keangotaan program konsorsium bersama jet tempur siluman F-35, di mana Ankara adalah produsen suku cadang dan pembeli. Tindakan Washington itu sebagai hukuman karena Ankara nekat membeli S-400 awal tahun ini.

Washington juga telah memperingatkan kemungkinan penjatuhan sanksi oleh AS, tapi langkah itu belum diberlakukan. Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS pada pekan lalu mengatakan Ankara harus menyingkirkan S-400 yang telah dibeli, namun Erdogan menolaknya.

Mikheev mengatakan dalam sebuah wawancara dengan RIA bahwa Moskow dan Ankara secara aktif membahas pengiriman lebih banyak sistem pertahanan rudal S-400 dengan pembicaraan yang berfokus pada masalah keuangan.

"Kami berharap bahwa pada paruh pertama 2020 kami akan menandatangani dokumen kontrak," tulis RIA mengutip Mikheev. “Tetapi saya ingin menekankan bahwa kerja sama teknis militer dengan Turki tidak terbatas pada pasokan S-400. Kami punya rencana besar ke depan," lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Rabu (27/11/2019).

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Recep Tayyip Erdogan, Turki, Jet Tempur Su-35

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Shelma Rachmahyanti

Foto: Foto/Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,722.63 3,684.90
British Pound GBP 1.00 18,066.04 17,884.90
China Yuan CNY 1.00 1,990.77 1,970.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,962.47 13,823.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,240.36 9,145.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,792.70 1,774.80
Dolar Singapura SGD 1.00 9,997.47 9,896.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,164.64 15,012.36
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.78 3,275.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,590.14 12,461.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35