Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:30 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,12% di akhir sesi I.
  • 10:36 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka negatif 0,94% pada level 2.417.
  • 10:35 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,31% pada level 2.743.
  • 10:34 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,85% pada level 17.911.
  • 10:33 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 1,03% pada level 1.702.
  • 10:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,34% pada level 23.006.
  • 09:14 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 4,41% pada level 2.470.
  • 09:13 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 4,44% pada level 20.943.
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 4,41% pada level 7.360.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG trekoreksi 1,30% di awal sesi I.

HIL Serahkan Bukti Pailit BCK ke Pengadilan Niaga

HIL Serahkan Bukti Pailit BCK ke Pengadilan Niaga - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan konstruksi di Selandia Baru, H Infrastructure Limited (HIL) akhirnya menyerahkan sejumlah alat bukti kepailitan PT Bangun Cipta Kontraktor (BCK) ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pengajuan 48 alat bukti dilayangkan oleh HIL melalui kuasa hukumnya tersebut sebagai upaya merespons duplik dari BCK selaku Termohon dalam kasus kepailitan.

 

Kuasa hukum H Infrastructure Limited Representative Office, Albert H Limbong, pada persidangan permohonan Pernyataan Pailit terhadap Bangun Cipta Kontraktor di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Jakarta Pusat, H Infrastructure Limited menyerahkan 48 alat bukti yang diterima oleh majelis hakim di Jakarta, Selasa (26/11). “Sebanyak 48 alat bukti tersebut mulai dari identitas sampai dengan bukti tagihan utang kepada Bangun Cipta Kontraktor,” ucap Albert.

 

Baca Juga: Pengadilan Niaga Terima Replik HIL Terkait Pailit Bangun Cipta Kontraktor

 

Pada persidangan yang mengagendakan pengajuan alat bukti kepailitan Bangun Cipta Kontraktor tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua, Abdul Kohar yang didampingi Hakim Anggota, Makmur dan John Tony Hutauruk. “Kalau pun dari pihak HIL mau menambahkan alat bukti, jangan terlalu banyak tambahannya. Nanti, sidang dilanjutkan pekan depan pada 3 Desember 2019,” kata Abdul Kohar. Kuasa hukum Bangun Cipta Kontraktor yang menghadiri persidangan adalah Hendry Muliana Hendrawan.

 

Lebih lanjut Albert mengungkapkan, kasus permohonan Pernyataan Pailit yang dilakukan H Infrastructure Limited bermula dari sikap Bangun Cipta Kontraktor yang enggan membayar utang. “Klien kami sangat kecewa dengan tidak terlaksananya JOA (Joint Operation Agreement). Bangun Cipta Kontraktor mempunyai utang kepada HIL berdasarkan JOA,” tuturnya.

 

Dia menyebutkan, H Infrastructure merupakan pihak dalam JOA tertanggal 29 Januari 2015 dan Bangun Cipta Kontraktor tercatat memiliki utang kepada kliennya, yakni utang onshore project. Faktanya, BCK tidak bisa menjalankan kewajiban partisipasi pernyertaan sebesar 30 persen dalam pelaksanaan proyek, karena hanya menyetor partisipasi penyertaan onshore senilai USD225.397. Sehingga, HIL harus menalangi kewajiban BCK mencapai USD2.598.683,13.

 

Albert menyatakan, pada dasarnya Bangun Cipta Kontraktor memiliki kemampuan untuk membayar utang, tercermin dari aktivitas perusahaan yang sedang menggarap sejumlah proyek. “Berdasarkan yang saya dengar, Bangun Cipta Kontraktor juga mempunyai proyek di Surabaya, Jawa Timur. Bahkan, bersama Medco ada kerjasama, BCK menyetor modal sebesar Rp700 miliar,” tegas Albert.

 

Baca Juga: HIL Harap Pengadilan Kabulkan Gugatan Pailit BCK

 

Sebagaimana diketahui, PT Medco Energi Internasional Tbk dan PT Bangun Cipta Kontraktor masing-masing telah menyetor modal sebesar Rp700 miliar terkait pembentukan perusahaan patungan PT Meta Adhya Tirta Umbulan. Perusahaan patungan ini disiapkan untuk menggarap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan dengan nilai investasi Rp2,05 triliun.

 

Meski H Infrastructure Limited telah melayangkan permohonan Pernyataan Pailit kepada Bangun Cipta Kontraktor dan prosesnya sudah sampai pada fase penyerahan alat bukti, namun kata Albert, kliennya tetap membuka pintu untuk mencari solusi melalui mekanisme musyawarah-mufakat. “Klien kami tetap membuka pintu musyawarah dan majelis hakim juga sangat menyarankan kedua belah pihak untuk berdamai pada kasus perdata khusus ini,” ucap Albert.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: H Infrastructure Limited (HIL), PT Bangun Cipta Kontraktor (BCK)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64