Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,84% pada level 25.727.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,81% pada level 2.150.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,06% pada level 22.290.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,95% pada level 3.383.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,63% pada level 2.652.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,11% pada level 6.056.
  • 16:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 16:28 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,28% terhadap Dollar AS pada level 14.435 IDR/USD.

Pengamat Hukum Dorong Penjual Vape Cegah Pembeli di Bawah Umur

Pengamat Hukum Dorong Penjual Vape Cegah Pembeli di Bawah Umur
WE Online, Jakarta -

Meskipun harga yang dipasarkan jauh lebih mahal dibandingkan dengan rokok konvensional, orang tua masih menyimpan kekhawatiran anak-anak mereka dapat mengakses secara mudah rokok elektrik atau vape seperti halnya rokok konvensional. 

 

Menanggapi hal tersebut, pengamat hukum dan Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), Ariyo Bimmo mengungkapkan bahwa penting bagi pengusaha dan penjual vape untuk memiliki kode etik yang mengatur secara ketat penjualan rokok elektrik atau vape. 

 

“Saran saya selain adanya aturan mengenai standar kualitas alat dan liquid yang dijual, juga penting untuk membuat aturan yang berisi batasan kepada siapa mereka menjualnya. Contohnya ketika ada remaja yang melakukan pembelian, pihak toko akan langsung menyatakan identitas diri (KTP) dan tanyakan apakah ini pertama kalinya menggunakan vape atau memang sudah cukup lama. Jadi tidak sembarangan asal jual, karena kalau tidak demikian mereka juga yang akan rugi ketika nanti dilarang beredar karena banyak dikonsumsi oleh remaja atau malah sasaran karena yang membeli adalah non perokok dan non vape,” jelas Ariyo. 

 

Baca Juga: APVI: Jangan Asal Larang Vape, Kaji Dulu!

 

Meskipun belum ada peraturan berdasarkan UU yang diatur oleh negara untuk rokok elektrik, menurut Ariyo aturan ini bisa dimulai oleh asosiasi pedagang maupun pengusaha rokok elektrik atau vape yang kemudian dilakukan secara bersamaan sebagai langkah pencegahan remaja menggunakan rokok elektrik atau vape. 

 

“Vape itu dibuat sebagai alternatif buat perokok dewasa untuk berhenti merokok. Sambil mendorong pemerintah untuk membuat aturan untuk vape, teman-teman penjual dan pengusaha bisa duluan buat aturan ini. Saya sudah melihat penerapannya di Bali. Asosiasi vape di Bali sudah melakukan ini,” jelas  Ariyo. 

 

Baca Juga: Mau Larang Vape, Negara Terancam Rugi Ratusan Miliar?

 

Sejumlah studi menunjukkan bahwa penggunaan vape bisa membantu perokok meninggalkan kebiasaanya. Salah satunya dipublikasikan oleh para peneliti dari University College London pada Mei 2019 lalu yang menemukan bahwa rokok elektrik tiga kali lebih efektif dalam membantu perokok berhenti dibandingkan dengan alat bantu pengganti nikotin lainnya. Studi ini mendukung temuan sebelumnya pada Januari 2019 oleh New England Journal of Medicine bahwa rokok elektrik hampir dua kali lebih efektif dalam membantu perokok berhenti dibandingkan dengan produk pengganti nikotin seperti permen karet dan nikotin tempel.

 

Ariyo mengungkapkan bahwa KABAR selalu mengusulkan untuk membuat aturan agar semuanya menjadi jelas. “Tapi, saya juga selalu tekankan bahwa sebelum itu kita terlebih dulu melakukan riset penelitian soal vape ini secara independen dengan para ahli orang-orang Indonesia. Jadi jelas, dan pemerintah langsung yang mengawasi,” ucap Ariyo. 

 

Untuk menginisiasi hal tersebut, saat ini Ariyo mengatakan bahwa KABAR secara bertahap terus-menerus melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga penelitian seperti LIPI, dan melakukan pendekatan secara personal dengan beberapa peneliti dari Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanudin. “Sambil nunggu aturan kita juga terus bergerak memberikan pemahaman mengenai hal ini,” jelas Ariyo. 

Baca Juga

Tag: Vape, Rokok Elektrik

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Unsplash/Muhammed Alzaeem

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40