Portal Berita Ekonomi Sabtu, 07 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:10 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,97% pada level 3.147.
  • 23:09 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 1,08% pada level 27.977.
  • 23:06 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,98% pada level 8.654.
  • 20:44 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,26% terhadap Poundsterling pada level 1,3123 USD/GBP.
  • 20:43 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,27% terhadap Euro pada level 1,1074 USD/EUR.
  • 20:39 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yen pada level 108,85 JPY/USD.
  • 20:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.476 USD/troy ounce.
  • 20:24 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,30 USD/barel.
  • 20:23 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,25 USD/barel.
  • 16:16 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,18% terhadap Dollar AS pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,22% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.038/USD.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,50% pada level 3.190.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,43% pada level 2.912.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,07% pada level 26.498.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,47% pada level 7.171.

Novanto Seret Nama Puan di Kasus e-KTP, Kader PDIP Minta KPK Jangan Tebang Pilih

Novanto Seret Nama Puan di Kasus e-KTP, Kader PDIP Minta KPK Jangan Tebang Pilih - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Wayan Sudirta meminta KPK tidak tebang pilih dalam mengusut beberapa kasus tindak pidana korupsi, salah satunya dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Ia juga meminta agar KPK juga tidak tebang pilih dalam menetapkan tersangka dalam kasus tersebut dan juga harus mengusut tuntas aliran dana dalam kasus tersebut. "Dalam kasus KTP Elektronik, ada puluhan nama yang disebut dalam dakwaan menerima uang. Kenapa tidak jadi terdakwa, kan tebang pilih," kata Wayan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan KPK, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: Desak KPK gunakan TPPU, PDIP minta aliran E-KTP diusut tuntas

Wayan Sudirta juga mengatakan, KPK sebagai institusi penegak hukum menjadi salah satu lembaga yang diharapkan tidak boleh tebang pilih dalam menindak kasus korupsi.

Wayan mencontohkan, di Karangasem, Bali, KPK pernah melakukan supervisi terhadap sebuah kasus dan di tahun 2011 ada tokoh besar yang menjadi tersangka. "Kasusnya soal air, bagi warga Karangasem, soal air sangat luar biasa. Sudah ada tersangkanya, namun belakangan keluar SP3, dimana KPK sebagai supervisor?," ujarnya.

Karena itu dia meminta KPK memperhatikan kasus tersebut, apa evaluasi dan tindak lanjut yang dilakukan KPK.

Kembali dalam kasus KTP Elektronik, Wayan menyoroti belum dikenakannya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap salah satu tersangka dalam kasus tersebut yaitu Setya Novanto. "Contoh kasus Setya Novanto, uangnya mengalir ke berbagai negara, namun cukup sampai Setya Novanto saja dulu. Saya tidak bicara yang lain, kenapa tidak menggunakan TPPU," katanya.

Wayan mengingatkan, tujuan KPK adalah menyelamatkan kekayaan negara, visi apa yang dimiliki KPK untuk "recovery asset".

Dia mengutip data Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebutkan selama tahun 2016-2018, ada 313 kasus korupsi yang ditangani KPK namun hanya 15 kasus yang menggunakan dakwaan TPPU. "Padahal TPPU menjadi jalan kita menyelamatkan aset negara. Karena itu kalau TPPU tidak bisa dikedepankan, maka selama itu pula kita tidak mendapatkan akses mengembalikan aset negara," ujarnya.

Karena itu dia meminta KPK mengenakan dakwaan TPPU terhadap Setya Novanto agar aset negara dapat dikembalikan. Uang Hasil Korupsi e-KTP Diduga Mengalir ke Puan Maharani.

Baca Juga

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kasus Megakorupsi E-KTP

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Dok. Instagram Puan Maharani

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.12 3,724.29
British Pound GBP 1.00 18,565.06 18,378.94
China Yuan CNY 1.00 2,002.78 1,982.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,107.19 13,966.82
Dolar Australia AUD 1.00 9,654.96 9,557.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,372.93 10,268.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,671.68 15,514.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,387.89 3,351.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,978.10 12,845.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6186.868 34.751 667
2 Agriculture 1434.346 37.746 20
3 Mining 1474.400 -6.728 50
4 Basic Industry and Chemicals 979.828 11.348 76
5 Miscellanous Industry 1201.074 10.720 50
6 Consumer Goods 2055.194 19.613 56
7 Cons., Property & Real Estate 510.207 10.418 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.751 -1.677 76
9 Finance 1298.193 3.365 90
10 Trade & Service 766.195 1.154 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 100 170 70 70.00
2 VRNA 67 90 23 34.33
3 KARW 62 79 17 27.42
4 VINS 121 152 31 25.62
5 MSKY 1,000 1,250 250 25.00
6 AGAR 392 490 98 25.00
7 KPAL 232 290 58 25.00
8 MKPI 13,500 16,200 2,700 20.00
9 BWPT 104 121 17 16.35
10 DART 276 312 36 13.04
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 326 246 -80 -24.54
2 MASA 466 390 -76 -16.31
3 PDES 730 615 -115 -15.75
4 FORZ 70 59 -11 -15.71
5 DWGL 230 194 -36 -15.65
6 YULE 150 131 -19 -12.67
7 FILM 190 167 -23 -12.11
8 BCAP 165 146 -19 -11.52
9 IKAI 115 102 -13 -11.30
10 ICON 83 74 -9 -10.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 525 -5 -0.94
2 MNCN 1,390 1,395 5 0.36
3 TOWR 740 745 5 0.68
4 MAMI 326 246 -80 -24.54
5 ACES 1,550 1,485 -65 -4.19
6 WSKT 1,290 1,420 130 10.08
7 BBRI 4,220 4,170 -50 -1.18
8 BNLI 1,140 1,255 115 10.09
9 TLKM 4,060 4,100 40 0.99
10 ERAA 1,490 1,520 30 2.01