Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Mantap! Wakatobi Sekarang Punya Hutan Mangrove

Mantap! Wakatobi Sekarang Punya Hutan Mangrove - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Satu lagi wahana rekreasi dan edukasi hadir di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Tepatnya di Desa Tampara, Kecamatan Kaledupa Selatan, dengan diresmikannya kawasan ekowisata mangrove. Hadirnya kawasan ekowisata mangrove di Desa Tampara ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Taman Nasional Wakatobi, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan PT First State Investment Indonesia, melalui dana filantropi salah satu reksadananya yaitu First State IndoEquity Peka Fund yang secara aktif menyalurkan dana sosial sejak 2011.

Tidak hanya menikmati hamparan mangrove yang asri, pengunjung juga bisa mengenal lebih jauh ekosistem mangrove. Kawasan ekowisata mangrove di Desa Tampara ini dilengkapi jembatan titian, pusat informasi dan penjualan cinderamata hasil karya warga setempat.

Selain itu juga ada menara pantau apung untuk melakukan wisata pemantauan burung serta fasilitas perahu jika pengunjung berminat menyusuri kawasan mangrove.

Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem terpenting pada kawasan pesisir. Di banyak wilayah pesisir, masyarakat sangat bergantung pada jasa lingkungan yang disediakan oleh ekosistem mangrove.

“Ekosistem mangrove yang sehat mendukung produktivitas perikanan. Selain itu, ekosistem mangrove juga memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan secara optimal terkait mata pencaharian berkelanjutan dan inisiatif yang menghasilkan pendapatan, termasuk ekowisata dan kegiatan rekreasi lainnya,” jelas Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman.

Baca Juga: Sambut Hari Lingkungan Hidup 2019, HCML Tanam 15 Ribu Mangrove

Terletak di Pulau Kaledupa, bagian selatan Desa Tampara memiliki tutupan hutan mangrove yang rapat. Total luasnya 37,5 hektar, dengan 9 jenis mangrove. Bagi peminat wisata pengamatan burung, hutan mangrove di Desa Tampara adalah rumah bagi 33 spesies burung. Khusus pada vegetasi mangrove dapat ditemukan burung-burung pergam, kacamata, cabai, kepudang, dan elang. Selain itu, di jalur mangrove juga dapat ditemukan burung Penggunting-laut belang yang berstatus rentan, serta Gajahan timur dan Kedidi besar yang berstatus genting, terutama saat surut dan di bagian yang berlumpur (International Union for Conservation of Nature, 2019).

Dengan segenap potensi alamnya, Desa Tampara bersiap menjadi desa wisata. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Taman Nasional Wakatobi, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) yang selama ini telah mendampingi kami. Ke depan, tentunya kami masih membutuhkan banyak dukungan, termasuk pendampingan teknis terkait pengelolaan dan pengembangan ekowisata di desa ini,” ujar Kepala Desa Tampara Sirajudin.

Pariwisata di Indonesia saat ini sudah menjadi salah satu pilar perekonomian. Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen penting dalam pariwisata, sehingga pengelolaan menjadi kata kunci. “Sebagai sebuah destinasi ekowisata baru, saya berharap kawasan ekowisata mangrove di Desa Tampara ini bisa dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar hasil dan manfaatnya bisa berkelanjutan,” kata Camat Kaledupa Selatan La Salama.

Baca Juga: Pulihkan Mangrove, Phapros Tanam Bakau di Jawa Tengah

Kabupaten Wakatobi kaya akan sumber daya alam, peninggalan sejarah, seni, dan budaya yang berpotensi sebagai daya tarik wisata, baik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Namun, status Kabupaten Wakatobi yang juga sebagai Taman Nasional dengan luas 1.390.000 hektar tentunya menuntut perlakuan khusus dalam hal konservasi kawasan untuk menjaga kelestarian sumber daya alamnya.

“Pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Wakatobi harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip konservasi. Oleh karenanya, dengan pendekatan wisata berkelanjutan dan kemitraan konservasi, akan menciptakan kegiatan wisata yang mendukung penghidupan berkelanjutan serta melindungi sumber daya alam, nilai tradisi, serta sosial budaya masyarakat,” pungkas Kepala Seksi Wilayah II Taman Nasional Wakatobi La Fasa.

Baca Juga

Tag: Wakatobi, Mangrove

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Ist

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52