Portal Berita Ekonomi Sabtu, 07 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:07 WIB. FTSE 100 Index Recap - 7.285 (2/12) 7.158 (3/12) 7.188 (4/12) 7.137 (5/12) 7.239 (6/12).
  • 07:03 WIB. S&P 500 Index Recap - 3.113 (2/12) 3.093 (3/12) 3.112 (4/12) 3.117 (5/12) 3.145 (6/12).
  • 07:00 WIB. Dow Jones Index Recap - 27.783 (2/12) 27.502 (3/12) 27.649 (4/12) 27.677 (5/12) 28.015 (6/12).
  • 06:56 WIB. Nasdaq Index Recap - 8.309 (2/12) 8.254 (3/12) 8.296 (4/12) 8.308 (5/12) 8.397 (6/12).
  • 23:10 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,97% pada level 3.147.
  • 23:09 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 1,08% pada level 27.977.
  • 23:06 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,98% pada level 8.654.
  • 20:44 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,26% terhadap Poundsterling pada level 1,3123 USD/GBP.
  • 20:43 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,27% terhadap Euro pada level 1,1074 USD/EUR.
  • 20:39 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yen pada level 108,85 JPY/USD.
  • 20:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.476 USD/troy ounce.
  • 20:24 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,30 USD/barel.
  • 20:23 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,25 USD/barel.
  • 16:16 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,18% terhadap Dollar AS pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,22% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.038/USD.

Agenda Besar Reuni 212 Terungkap, Ternyata Masih Ada Kaitan dengan Ahok!

Agenda Besar Reuni 212 Terungkap, Ternyata Masih Ada Kaitan dengan Ahok! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Reuni Akbar 212 akan kembali digelar tahun ini pada Senin, 2 Desember 2019. Ada beberapa agenda utama reuni, salah satunya mendorong pemerintah menyelesaikan masalah Pengasingan politik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi agar bisa segera pulang ke Tanah Air.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif mengingatkan, pemerintah harus Adil bijak mengenai hal ini. Dia pun menyinggung posisi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kini sudah 'nyaman' dengan penugasan pemerintah jadi komisaris utama BUMN PT Pertamina. 

"Pak Ahok enak jadi komisaris utama. Di satu sisi, imam kami, masih ada pengasingan HRS (Habib Rizieq Shihab. Selesaikan dong," ujar Slamet saat dalam Apa Kabar Pagi, tvOne, Minggu (1/12/2019).

Baca Juga: Beredar Rundown Reuni 212, Ada Sambutan Rizieq sampai Anies Baswedan

Menurutnya, pencekalan Rizieq di Arab Saudi tersebut terjadi atas skenario rezim penguasa saat ini. Karena itu pemerintah didorong untuk menyelesaikan hal itu, khususnya mengembalikan hak azasi Rizieq sebagai warga negara Indonesia.

"Hak azasi beliau begitu dipecundangi, beliau harus meninggalkan keluarga besar, harus bayar kontrakan di sana (Arab), tak bisa menafkahi keluarganya, dan tak bisa hadiri reuni," tegasnya,

Seperti diketahui, Aksi Reuni 212 digelar kali pertama pada Sabtu, 2 Desember 2017. Reuni kedua digelar pada Minggu, 2 Desember 2019. Reuni 212 menjadi gerakan massa karena protes terhadap eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kasus penistaan agama.

Saat itu, Jumat, 2 Desember 2016, jutaan orang berkumpul di Monas dan area sekitarnya menuntut proses hukum terhadap Ahok. Massa pun sebelumnya, melakukan demonstrasi di Jakarta pada 4 November 2016, mendesak Ahok agar segera dijerat hukum karena menistakan agama.

Baca Juga: Aksi 212, Polri: Tak Akan Ganggu Aktivitas Warga

Ahok dijerat Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP karena menistakan agama. Dalam kasus ini, Ahok divonis bersalah dan kini telah bebas setelah menjalani hukum kurungan pidana dua tahun karena pernyataannya soal Surat Al Maidah ayat 51.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Reuni 212, Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab (Habib Rizieq), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.12 3,724.29
British Pound GBP 1.00 18,565.06 18,378.94
China Yuan CNY 1.00 2,002.78 1,982.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,107.19 13,966.82
Dolar Australia AUD 1.00 9,654.96 9,557.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,372.93 10,268.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,671.68 15,514.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,387.89 3,351.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,978.10 12,845.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6186.868 34.751 667
2 Agriculture 1434.346 37.746 20
3 Mining 1474.400 -6.728 50
4 Basic Industry and Chemicals 979.828 11.348 76
5 Miscellanous Industry 1201.074 10.720 50
6 Consumer Goods 2055.194 19.613 56
7 Cons., Property & Real Estate 510.207 10.418 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.751 -1.677 76
9 Finance 1298.193 3.365 90
10 Trade & Service 766.195 1.154 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 100 170 70 70.00
2 VRNA 67 90 23 34.33
3 KARW 62 79 17 27.42
4 VINS 121 152 31 25.62
5 MSKY 1,000 1,250 250 25.00
6 AGAR 392 490 98 25.00
7 KPAL 232 290 58 25.00
8 MKPI 13,500 16,200 2,700 20.00
9 BWPT 104 121 17 16.35
10 DART 276 312 36 13.04
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 326 246 -80 -24.54
2 MASA 466 390 -76 -16.31
3 PDES 730 615 -115 -15.75
4 FORZ 70 59 -11 -15.71
5 DWGL 230 194 -36 -15.65
6 YULE 150 131 -19 -12.67
7 FILM 190 167 -23 -12.11
8 BCAP 165 146 -19 -11.52
9 IKAI 115 102 -13 -11.30
10 ICON 83 74 -9 -10.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 525 -5 -0.94
2 MNCN 1,390 1,395 5 0.36
3 TOWR 740 745 5 0.68
4 MAMI 326 246 -80 -24.54
5 ACES 1,550 1,485 -65 -4.19
6 WSKT 1,290 1,420 130 10.08
7 BBRI 4,220 4,170 -50 -1.18
8 BNLI 1,140 1,255 115 10.09
9 TLKM 4,060 4,100 40 0.99
10 ERAA 1,490 1,520 30 2.01