Portal Berita Ekonomi Jum'at, 13 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:28 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka 1,52% pada level 23.862
  • 07:27 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 1,41% pada level 2.167
  • 07:26 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,86% pada level 3.168
  • 07:25 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,79% pada level 28.132
  • 07:24 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,73% pada level 8.717
  • 22:01 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,44% pada level 3.155.
  • 22:00 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,70% pada level 28.107.
  • 21:59 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,61% pada level 8.707.
  • 21:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Poundsterling pada level 1,3151 USD/GBP.
  • 21:56 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,1122 USD/EUR.
  • 21:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,61 JPY/USD.
  • 21:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.484 USD/troy ounce.
  • 21:23 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,91 USD/barel.
  • 21:22 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,87 USD/barel.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,31% pada level 26.994.

Inflasi Inti Dorong Penurunan Inflasi November 2019?

Inflasi Inti Dorong Penurunan Inflasi November 2019? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2019 tercatat sebesar 0,14% (mtm) ditopang oleh inflasi kelompok inti yang melambat dan inflasi kelompok administered prices yang stabil. Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK sampai dengan bulan November 2019 mencapai 2,37% (ytd), atau secara tahunan tercatat 3,00% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi Oktober 2019 sebesar 3,13% (yoy).

Kendati tercatat rendah, Bank Indonesia (BI) konsisten untuk tetap menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna memastikan inflasi terjaga dalam kisaran sasaran.

Baca Juga: Pede! Bos BPS Pede Inflasi Akhir Tahun Sesuai Target

"BI memprakirakan inflasi yang rendah akan berlanjut sehingga inflasi IHK 2019 berada di sekitar 3,1% dan tetap terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2020," ujar Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan di Jakarta, Senin (2/12/2019).

BI mencatat inflasi inti melambat sehingga menopang terkendalinya inflasi IHK. Inflasi inti tercatat sebesar 0,11% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,17% (mtm).

"Berdasarkan komoditas, melambatnya inflasi inti terutama didukung oleh kembali normalnya harga mie dan nasi dengan lauk yang pada bulan sebelumnya menjadi penyumbang inflasi. Sementara itu, komoditas lainnya seperti tarif kontrak rumah dan tarif sewa rumah menjadi penyumbang inflasi inti pada November 2019," paparnya.

Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 3,08% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi pada Oktober 2019 sebesar 3,20% (yoy). Junanto mengungkapkan, inflasi inti yang terkendali tidak terlepas dari ekspektasi inflasi yang baik seiring dengan konsistensi kebijakan BI dalam menjaga stabilitas harga, permintaan agregat yang terkelola baik, nilai tukar yang bergerak sesuai dengan fundamentalnya, dan pengaruh harga global yang minimal.

Sementara, inflasi kelompok administered prices terpantau stabil. Inflasi administered prices tercatat sebesar 0,03% (mtm), atau sama dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya. Inflasi yang tercatat stabil dipengaruhi oleh kenaikan inflasi komoditas aneka rokok di tengah berlanjutnya deflasi angkutan udara.

"Meningkatnya inflasi aneka rokok merupakan dampak lanjutan dari pengumuman kebijakan kenaikan cukai rokok pada 2020. Sementara itu, tarif angkutan udara mengalami deflasi seiring pola musiman penurunan permintaan. Secara tahunan, inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,08% (yoy), menurun dibandingkan dengan 1,58% (yoy) pada bulan sebelumnya," jelas Junanto.

Meski demikian, kelompok volatile food mencatat inflasi sebagaimana pola musimannya. Kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 0,42% (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mencatat deflasi 0,47% (mtm).

Inflasi pada kelompok volatile food terutama didorong oleh kenaikan harga komoditas bawang merah, tomat sayur, tomat buah, daging ayam ras, telur ayam ras, bayam, dan jeruk. Inflasi pada komoditas bawang merah dan sayur-sayuran terutama disebabkan oleh mundurnya periode tanam akibat kemarau panjang.

Sementara itu, inflasi pada komoditas daging ayam ras dan telur ayam ras didorong oleh meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun sesuai dengan pola musimannya. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat sebesar 5,02% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 4,82% (yoy).

Baca Juga

Tag: Indeks Harga Konsumen (IHK), Inflasi, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,763.16 3,725.51
British Pound GBP 1.00 18,659.16 18,472.10
China Yuan CNY 1.00 2,006.60 1,986.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,112.21 13,971.79
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.67 9,619.58
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.65 1,790.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,404.93 10,298.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,723.82 15,563.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.89 3,361.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,004.25 12,871.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38