Portal Berita Ekonomi Senin, 09 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:05 WIB. Tingkat Inflasi - India 4,62%, China 3,80%, Vietnam 3,52%, Brazil 3,27%, Indonesia 3,00%, Filipina 1,30%, Malaysia 1,10%, Thailand 0,21%
  • 09:55 WIB. Tingkat Pengangguran - (Brazil 11,60%), (India 8,50%), (Indonesia 5,28%), (Filipina 4,50%), (Tiongkok 3,61%), (Vietnam 2,71%), (Thailand 0,91%)
  • 09:47 WIB. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja - (Indonesia 67,49%), (Vietnam 76,60%), (Malaysia 68,70%),  (Singapura 67,70%), (Filipina 61,47%), 

Panggang 46 Juta Kalkun, Orang Amerika Tetap Hemat Energi

Panggang 46 Juta Kalkun, Orang Amerika Tetap Hemat Energi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Anda mungkin terkejut jika mengetahui orang Amerika mengonsumsi energi jauh lebih sedikit pada Hari Thanksgiving. Untuk memanggang 46 juta kalkun, hanya dibutuhkan energi 350 GW.

Orang Amerika bukan satu-satunya yang punya masalah berat badan. Ukuran kalkun Thanksgiving rata-rata 30 pon atau 13,6 kg pada 2019. Itu ukuran satu burung besar. Pada 1930-an, berat kalkun hanya 13 pon atau 5 kg. Artinya, butuh waktu lebih lama untuk memasak. Memasak seekor burung 30 pon dengan isian dalam oven 350° memakan waktu 6,25 jam. Bila tanpa isian, hanya 1,25 jam.

Baca Juga: Biodiesel untuk Swasembada Energi, Why Not?

Untuk oven listrik biasa 2.000-2.400 watt akan menghabiskan energi 12 kWh untuk memasak kalkun selama 6 jam. Dengan biaya rata-rata 13,3 sen per kwh, biaya listrik  untuk satu kompor US$1,60 demi memasak kalkun.

Yang mengejutkan, orang Amerika mengonsumsi 46 juta kalkun di Hari Thanksgiving. Untuk setiap 12 kWh per oven, energi yang dihabiskan 552 juta kWh untuk sekali makan. Jumlah yang besar, bukan? Sekarang, tak semua orang punya oven listrik.

Menurut data EIA 2018, hanya 63 persen rumah di Amerika memiliki oven listrik, 33 persen memakai gas alam, dan 5 persen propane. Dengan begitu, 552 juta kWh dapat dikurangi menjadi 347.760.000 kWh atau 347 gigawatt (GW). Setara kapasitas tenaga nuklir seluruh dunia pada 2012, menurut IAEA, atau seluruh kapasitas batubara yang dipasang di Amerika pada 2011.

Namun, orang Amerika bisa makan kalkun dengan tenang dan tetap bisa menyelamatkan lingkungan. Sebab, 88 persen dari semua orang Amerika makan kalkun di Hari Thanksgiving. Ada 327 juta orang tinggal di negara itu. Berarti, 287.760.000 orang makan kalkun di Hari Thanksgiving. Hanya 46 juta pemakan kalkun yang berperan ganda, yaitu pemakan kalkun dan pemanggang kalkun.

Itu berarti, 241.760.000 orang sisanya adalah anggota keluarga yang datang ke rumah untuk makan kalkun. Jika orang-orang itu di rumah makan kalkun, apa yang tidak mereka lakukan hari ini yang akan mereka lakukan di hari lain? Tentu saja memasak!

Jadi, saat memasak kalkun mungkin tampaknya boros listrik. Namun, di hari itu orang-orang berkonsolidasi. Jadi, sebenarnya penghematan energi karena orang yang memasak di hari itu jauh lebih sedikit. Sementara keluarga berkumpul menunggu kalkun dimasak, orang yang menyalakan TV juga lebih sedikit. Ini membuat energi yang digunakan lebih sedikit.

Orang yang bepergian juga lebih banyak. Menurut Gas Buddy, 65 persen orang Amerika bepergian dengan mobil. Persediaan bensin di AS naik minggu lalu, tetapi harga bensin bertahan stabil dibanding tiga Thanksgiving terakhir.

Sistem pemanasan rumah juga tidak dipakai karena orang-orang yang tinggal di rumah lebih sedikit. Sumber pemanas rumah dimatikan saat pergi ke rumah keluarga lainnya berhari-hari. Ini mengurangi jumlah energi yang dipakai.

Penggunaan energi biasanya turun 5-10 persen di Hari Thanksgiving dibanding dengan rata-rata penggunaan pada November. Semuanya berkat kalkun yang lezat itu. Perkiraan penghematan energi bisa mencapai lebih dari US$2 miliar dalam tagihan llistrik mereka.

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), energi

Penulis: Lili Lestari

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Unsplash/Paul Weaver

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.12 3,724.29
British Pound GBP 1.00 18,565.06 18,378.94
China Yuan CNY 1.00 2,002.78 1,982.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,107.19 13,966.82
Dolar Australia AUD 1.00 9,654.96 9,557.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,372.93 10,268.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,671.68 15,514.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,387.89 3,351.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,978.10 12,845.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6186.868 34.751 667
2 Agriculture 1434.346 37.746 20
3 Mining 1474.400 -6.728 50
4 Basic Industry and Chemicals 979.828 11.348 76
5 Miscellanous Industry 1201.074 10.720 50
6 Consumer Goods 2055.194 19.613 56
7 Cons., Property & Real Estate 510.207 10.418 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.751 -1.677 76
9 Finance 1298.193 3.365 90
10 Trade & Service 766.195 1.154 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 100 170 70 70.00
2 VRNA 67 90 23 34.33
3 KARW 62 79 17 27.42
4 VINS 121 152 31 25.62
5 MSKY 1,000 1,250 250 25.00
6 AGAR 392 490 98 25.00
7 KPAL 232 290 58 25.00
8 MKPI 13,500 16,200 2,700 20.00
9 BWPT 104 121 17 16.35
10 DART 276 312 36 13.04
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 326 246 -80 -24.54
2 MASA 466 390 -76 -16.31
3 PDES 730 615 -115 -15.75
4 FORZ 70 59 -11 -15.71
5 DWGL 230 194 -36 -15.65
6 YULE 150 131 -19 -12.67
7 FILM 190 167 -23 -12.11
8 BCAP 165 146 -19 -11.52
9 IKAI 115 102 -13 -11.30
10 ICON 83 74 -9 -10.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 525 -5 -0.94
2 MNCN 1,390 1,395 5 0.36
3 TOWR 740 745 5 0.68
4 MAMI 326 246 -80 -24.54
5 ACES 1,550 1,485 -65 -4.19
6 WSKT 1,290 1,420 130 10.08
7 BBRI 4,220 4,170 -50 -1.18
8 BNLI 1,140 1,255 115 10.09
9 TLKM 4,060 4,100 40 0.99
10 ERAA 1,490 1,520 30 2.01