Portal Berita Ekonomi Senin, 09 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:05 WIB. Tingkat Inflasi - India 4,62%, China 3,80%, Vietnam 3,52%, Brazil 3,27%, Indonesia 3,00%, Filipina 1,30%, Malaysia 1,10%, Thailand 0,21%
  • 09:55 WIB. Tingkat Pengangguran - (Brazil 11,60%), (India 8,50%), (Indonesia 5,28%), (Filipina 4,50%), (Tiongkok 3,61%), (Vietnam 2,71%), (Thailand 0,91%)
  • 09:47 WIB. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja - (Indonesia 67,49%), (Vietnam 76,60%), (Malaysia 68,70%),  (Singapura 67,70%), (Filipina 61,47%), 

Penjualan Gadget Via Offline Kian Moncer, Nasib Toko Online Bagaimana?

Penjualan Gadget Via Offline Kian Moncer, Nasib Toko Online Bagaimana? - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Perusahaan distributor Smartphone asal Surabaya Vegas Mobile Store optimis dipenghujung akhir tahun 2019 pangsa pasar Smartphone dengan penjualan secara offline  masih memiliki  peluang besar meski situs e-commerce atau toko online di Indonesia kian menjamur saat ini.

Hal itu diungkapan, Direktur Utama Las Vegas Mobile Store, Herry Ramba, bahwa gadget penjualan secara offline banyak diminati karena konsumen sendiri lebih suka fisiknya secara langsung.

“Saat ini masih banyak masyarakat yang membeli secara offline karena bisa melihat langsung produknya. Sementara pembelian produk lewat toko online hanya cek harga dan melihat gambar produk tersebut. Kamipun tetap masih menggunakan penjualan secara online. Namun,  untuk menjualan secara online hanya mampu memberi kontribusi di bawah 5 persen saja,” tegas Herry disela pameran Vegas Gadget Vaganza 2019 di Royal Plaza  di Surabaya, Senin (2/12/2019) kemarin.

Baca Juga: E-Commerce Pacu Tumbuhnya Ekosistem Pembayaran Digital

Baca Juga: Flagship Harga Miring Recoki Pasar Smartphone?

Herry menjelaskan, pasar Surabaya dan juga Jatim, penjualan gadget lewat toko offline memiliki potensi yang besar. Pasalnya, konsumen di daerah ini masih ingin merasakan pengalaman langsung dengan gadget yang hendak mereka beli.

Untuk memenuhi kebutuhan itu Herry menguangkapkan, pihak sengaja menggelar pemeran gadget terbesar di wilayah Jatim sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Dengan adanya pemeran gadget ini, Herry berharap transaksi penjulan gadget secara offline bisa tinggi.

Selain itu, pihaknya juga memperluas jaringan bisnisnya dengan penetapan 17 outlet yang tersebar di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya dan membuka satu outlet lagi di Gresik

“Harapan kami dalam pameran ini mampu meningkatkan nlai transaksi penjualan. Target kami selama pemeran yang berlangsung selama satu minggu ini bisa menjualan 1.500 unit dengan berbagai merk Smartphone. Terget ini penjualan ini  naik dibanding event tahun sebelumnnya yang hanya mampu meraih penjulan 1.300 unit,” ujarnya.

Selain itu pula, Herry menyebutkan, pihaknya optimistis target penjualan tahun ini akan tercapai karena biasanya akhir tahun banyak masyarakat berbelanja gadget

"Biasanya kalau momen Natal dan Tahun Baru itu penjualan (gadget) alami naikkan," ucap Herry.

Baca Juga

Tag: Smartphone, E-commerce

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Mochamad Ali Topan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.12 3,724.29
British Pound GBP 1.00 18,565.06 18,378.94
China Yuan CNY 1.00 2,002.78 1,982.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,107.19 13,966.82
Dolar Australia AUD 1.00 9,654.96 9,557.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,372.93 10,268.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,671.68 15,514.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,387.89 3,351.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,978.10 12,845.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6186.868 34.751 667
2 Agriculture 1434.346 37.746 20
3 Mining 1474.400 -6.728 50
4 Basic Industry and Chemicals 979.828 11.348 76
5 Miscellanous Industry 1201.074 10.720 50
6 Consumer Goods 2055.194 19.613 56
7 Cons., Property & Real Estate 510.207 10.418 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.751 -1.677 76
9 Finance 1298.193 3.365 90
10 Trade & Service 766.195 1.154 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 100 170 70 70.00
2 VRNA 67 90 23 34.33
3 KARW 62 79 17 27.42
4 VINS 121 152 31 25.62
5 MSKY 1,000 1,250 250 25.00
6 AGAR 392 490 98 25.00
7 KPAL 232 290 58 25.00
8 MKPI 13,500 16,200 2,700 20.00
9 BWPT 104 121 17 16.35
10 DART 276 312 36 13.04
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 326 246 -80 -24.54
2 MASA 466 390 -76 -16.31
3 PDES 730 615 -115 -15.75
4 FORZ 70 59 -11 -15.71
5 DWGL 230 194 -36 -15.65
6 YULE 150 131 -19 -12.67
7 FILM 190 167 -23 -12.11
8 BCAP 165 146 -19 -11.52
9 IKAI 115 102 -13 -11.30
10 ICON 83 74 -9 -10.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 525 -5 -0.94
2 MNCN 1,390 1,395 5 0.36
3 TOWR 740 745 5 0.68
4 MAMI 326 246 -80 -24.54
5 ACES 1,550 1,485 -65 -4.19
6 WSKT 1,290 1,420 130 10.08
7 BBRI 4,220 4,170 -50 -1.18
8 BNLI 1,140 1,255 115 10.09
9 TLKM 4,060 4,100 40 0.99
10 ERAA 1,490 1,520 30 2.01