Portal Berita Ekonomi Selasa, 10 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,11% di awal sesi I.
  • 08:12 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,25 USD/barel
  • 08:11 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,87 USD/barel
  • 08:11 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.460 USD/troy ounce
  • 08:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 108,62 JPY/USD
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,3146 USD/GBP
  • 08:06 WIB. Valas - Dollar AS diperdagangkan pada 1,1064 USD/EUR
  • 07:33 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,14% pada level 23.385
  • 07:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,22% pada level 2.084
  • 07:31 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,32% pada level 3.135
  • 07:30 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,38% pada level 27.909 
  • 07:29 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,40% pada level 8.621

Startup Ini Sebut Indonesia Bisa Buat Tech Hub Lebih Besar dari Silicon Valley

Startup Ini Sebut Indonesia Bisa Buat Tech Hub Lebih Besar dari Silicon Valley - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

CEO dari Omni VR, startup yang bergerak di bidang teknologi virtual reality, Nico Alyus mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi membuat sebuah tech hub yang besar, bahkan lebih besar dibandingkan Silicon Valley.

"Kalau kita mau bikin yang lebih besar dari Silicon Valley, yang perlu kita lakukan adalah setiap tempat punya tech hub. Tech hub ini perlu terhubung satu sama lain," katanya di Holywings, Selasa (3/12/2019).

Baca Juga: Duh! Implementasi VR di Indonesia Rendah, Penyebabnya...

Menurutnya, negara kepulauan seperti Indonesia dengan demografi yang sangat beragam justru membuka peluang tersebut lebih lebar lagi. "Kalau kita lihat Indonesia itu bonusnya di demografi, kita itu punya customer yang luar biasa beragam," ujarnya.

Menurutnya, jenis inovasi yang diperlukan untuk tiap pasar pun berbeda. Ada yang disebut sebagai product driven inovation dan market driven inovation. Keduanya memiliki kecocokan dengan kondisi pasar yang ada. Menurutnya, keragaman Indonesia menuntut adanya inovasi yang dihasilkan sesuai dengan keinginan pasar atau market driven product.

Kebutuhan penghubung antara startup dengan market yang mereka sasar inilah yang disebut Nico sebagai peluang Indonesia bisa membuat sebuah tech hub atau daerah terkonsentrasi untuk pengembangan teknologi yang lebih besar dari Silicon Valley.

"Jadi, kalau di Indonesia mau bikin yang lebih besar dari itu, bukan bikin satu Silicon Valley, tapi bikin tech hub yang banyak," ujarnya.

Tech hub sendiri dikonsepkan sebagai tempat yang dikonsentrasikan untuk pengembangan teknologi. Konsepnya, para pengembang teknologi d tempatkan di dalam hub tersebut agar inovasi yang terbentuk antarpengembang teknologi, terutama startup, bisa lebih cepat. Namun, satu tech hub sebesar Silicon Valley sendiri rupanya tidak akan cukup menjangkau pasar di seluruh Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

"Yang kita butuhkan bukan hanya berada bersama startup yang lain, melainkan juga akses ke konsumen kita. Itu tidak bisa kalau konsumen kita ada di Indonesia timur, sementara Silicon Valley-nya ada di Jakarta," katanya.

Menurutnya, semua stakeholder, baik pemerintah dan swasta, perlu bergandeng tangan dalam mewujudkan tech hub ini.

"Tidak ada satu pun yang akan bertahan tanpa dukungan dari semua stakeholder, baik pemerintah, swasta, mau pelakunya sendiri. Idealnya seperti itu," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Omni VR, Startup, Silicon Valley

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bernadinus Adi Pramudita

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,757.83 3,720.04
British Pound GBP 1.00 18,524.17 18,338.46
China Yuan CNY 1.00 2,004.08 1,983.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,091.11 13,950.90
Dolar Australia AUD 1.00 9,631.27 9,528.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,799.88 1,781.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,358.83 10,255.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,580.54 15,421.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.85 3,349.56
Yen Jepang JPY 100.00 12,976.43 12,843.77

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6193.791 6.923 667
2 Agriculture 1443.038 8.692 20
3 Mining 1476.026 1.626 50
4 Basic Industry and Chemicals 977.472 -2.356 76
5 Miscellanous Industry 1189.164 -11.910 50
6 Consumer Goods 2061.454 6.260 56
7 Cons., Property & Real Estate 518.354 8.147 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1126.422 -11.329 76
9 Finance 1301.830 3.637 90
10 Trade & Service 768.878 2.683 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 170 228 58 34.12
2 MSKY 1,250 1,560 310 24.80
3 PICO 3,500 4,310 810 23.14
4 PDES 615 735 120 19.51
5 ARKA 1,785 2,060 275 15.41
6 PCAR 1,995 2,290 295 14.79
7 POLY 60 68 8 13.33
8 BKSW 135 151 16 11.85
9 BKSL 68 76 8 11.76
10 TALF 262 292 30 11.45
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 160 120 -40 -25.00
2 MAMI 246 185 -61 -24.80
3 DEAL 210 158 -52 -24.76
4 BIPP 65 50 -15 -23.08
5 PAMG 62 50 -12 -19.35
6 KARW 79 64 -15 -18.99
7 FORZ 59 50 -9 -15.25
8 SHID 2,950 2,500 -450 -15.25
9 NIKL 428 364 -64 -14.95
10 ESIP 370 318 -52 -14.05
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,395 1,505 110 7.89
2 IPTV 525 525 0 0.00
3 TOWR 745 735 -10 -1.34
4 TCPI 5,700 5,500 -200 -3.51
5 BKSL 68 76 8 11.76
6 WSKT 1,420 1,470 50 3.52
7 TLKM 4,100 4,070 -30 -0.73
8 PSAB 240 220 -20 -8.33
9 PPRO 67 74 7 10.45
10 ESIP 370 318 -52 -14.05