Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.633 USD/troy ounce.
  • 16:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,23 USD/barel.
  • 16:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 58,60 USD/barel.
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Euro pada level 1,0814 USD/EUR.
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 13.760 IDR/USD.
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yen pada level 111,74 JPY/USD.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,50% pada level 3.182.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,31% pada level 3.039.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,09% pada level 27.308.
  • 15:45 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,50% pada level 7.399.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,39% pada level 23.386.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,49% pada level 2.162.

TW Beli Piutang PT GWJ, Katanya Demi Iklim Investasi RI

TW Beli Piutang PT GWJ, Katanya Demi Iklim Investasi RI - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pengusaha Tomy Winata (TW) membeberkan alasannya membeli piutang milik PT Geria Wijaya Prestige (GWJ) dari Bank CCB Indonesia saat memberikan kesaksian di PN Denpasar, Bali hari ini, Selasa (3/12/2019).

Dia mengatakan bahwa pengambilalihan piutang itu bukan untuk keuntungan secara finansial. Namun, TW melihat permasalahan antara Bank CCB dan GWJ ini tidaklah adil. Pasalnya eks direktur bank, yakni Harijanto Karjadi ditetapkan sebagai tersangka oleh penegak hukum.

"Eks direktur bank yang memberi pinjaman, dituduh menggelapkan sertifikat yang menjadi jaminan utang PT GWP. Ini unik karena pihak pemberi pinjaman dikriminalisasi oleh penerima pinjaman," kata dia dalam persidangan seperti dikutip dari keterangan tertulisnya kepada redaksi Warta Ekonomi.

Baca Juga: Sinar Mas Group Beberkan Alasan Beli Saham Bank Milik China Construction Bank

TW mengaku heran, Harijanto Karjadi, yang merupakan kolega bisnisnya sejak lama ini sebagai pemberi pinjaman uang kepada PT GWJ justru dituduh menggelapkan sertifikat. Padahal sertifikat yang ada di bawah CCB Indonesia (agen jaminan) merupakan jaminan utang, tidak dimiliki lantaran pemilik sertifikatnya tetap terdakwa.

"Menurut saya ada proses hukum yang tidak tepat. Ini tentu saja tidak baik untuk dunia investasi Indonesia, khususnya CCB Indonesia yang pemiliknya adalah investor asing. Padahal pemerintah selama ini telah berusaha keras untuk menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia," bebernya.

Lanjutnya, "Saya membeli piutang ini untuk menghindari kemungkinan permasalahan ini menganggu kepercayaan investor, baik lokal maupun asing, khususnya investor Tiongkok."

Baca Juga: Mau Investasi yang Aman dan Menguntungkan? Yuk Coba Tabungan Emas

TW kembali menegaskan bahwa tujuannya membeli piutang tersebut hanyalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh Bank CCB Indonesia.

"Investor membutuhkan kepastian hukum dalam menjalankan usaha, yang artinya para investor butuh satu ukuran yang jadi pegangan dalam melakukan kegiatan investasinya. Tidak adanya kepastian hukum dalam kegiatan investasi menyebabkan berbagai permasalahan yang mengakibatkan kurangnya minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Tomy Winata

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93