Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,17% di awal sesi I.
  • 08:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,21 USD/barel
  • 08:06 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,14 USD/barel
  • 08:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.562 USD/troy ounce
  • 08:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 109,67 JPY/USD
  • 08:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,3144 USD/GBP
  • 08:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1088 USD/EUR
  • 07:33 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,81% pada level 23.833
  • 07:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,89% pada level 2.247
  • 06:43 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,03% pada level 3.321
  • 06:42 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,03 pada level 29.186
  • 06:41 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,14% pada level 9.383

Mengkhawatirkan, Riset Sebut Indeks Kelaparan Indonesia Masuk dalam Kategori Serius

Mengkhawatirkan, Riset Sebut Indeks Kelaparan Indonesia Masuk dalam Kategori Serius - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indeks kelaparan Indonesia berada dalam kategori serius. Hal itu berdasarkan dari hasil riset Global Hunger Index (GHI) yang dikeluarkan oleh Concern Worldwide dan Welthungerhilfe.

Ada lima kategori yang dipakai oleh GHI untuk menempatkan posisi suatu negara. Posisi rendah (skor <9,9), moderat (10-19,9), serius (20-34,9), mengkhawatirkan (35-49,9) dan sangat mengkhawatirkan (>50).

GHI juga menggunakan empat indkator untuk memberikan skor kepada sebuah negara. Indikator-indikator itu adalah kekurangan gizi, bagian populasi yang kekurangan gizi yaitu yang asupan kalorinya tidak mencukupi. Child Wasting, permasalahan gizi pada anak di bawah lima tahun yang bobot tubuhnya jauh di bawah normal. Indikator lainnya adalah stunting yaitu terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak di bawah lima tahun dan tingkat kematian anak-anak di bawah lima tahun.

Baca Juga: Atasi Stunting, Menteri Edhy Minta Gemarikan Setiap Minggu

Dalam indeks GHI, Indonesia berada di peringkat ke-70 dari 117 negara dengan skor 20,1 yang masuk dalam kategori serius, seperti dikutip dari situs globalhungerindex.org, Rabu (4/12/2019).

Berdasarkan data tersebut, indeks kelaparan Indonesia mengalami penurunan setiap tahunnya. Mulai dari 25,8 pada tahun 2000 kemudian menjadi 26,8 (2005), dan turun lagi menjadi 24,9 (2010).

Untuk kawasan Asia Tenggara, posisi Indonesia ini sama dengan Filipina yang juga memperoleh skor yang sama. Posisi Indonesia tepat berada di bawah Myanmar (69) dan berada di atas Kamboja (Kamboja) serta Timor Leste. Sementara negara Asia Tenggara yang memiliki indeks terendah di pegang oleh Thailand di posisi 45 dengan skor 9,7 kemudian disusul Malaysia (57 skor 13,1) dan Vietnam (62 skor 15,3).

Baca Juga: Miris! 22 Juta Orang di Indonesia Alami Kelaparan Kronis

Menurut GHI 2019, dari negara-negara yang datanya tersedia, empat negara menderita tingkat kelaparan yang mengkhawatirkan dan satu negara yaitu Republik Afrika Tengah menderita tingkat kelaparan sangat mengkhawatirkan. Empat negara yang tingkat kelaparannya mengkhawatirkan adalah Chad, Madagaskar, Yaman dan Zambia.

Untuk diketahui, skor GHI untuk beberapa negara tidak dapat dihitung karena data tidak tersedia untuk keempat indikator GHI.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Kesehatan, Stunting, Gizi Buruk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Aprillio Akbar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.85 3,626.71
British Pound GBP 1.00 17,932.17 17,752.38
China Yuan CNY 1.00 1,991.11 1,970.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,746.39 13,609.61
Dolar Australia AUD 1.00 9,399.78 9,304.89
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.03 1,751.36
Dolar Singapura SGD 1.00 10,182.51 10,078.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,231.00 15,078.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,373.35 3,337.32
Yen Jepang JPY 100.00 12,500.13 12,372.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6233.453 -4.700 676
2 Agriculture 1393.817 5.439 21
3 Mining 1482.196 -25.902 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.012 -0.286 77
5 Miscellanous Industry 1220.702 -4.992 51
6 Consumer Goods 2072.040 0.419 57
7 Cons., Property & Real Estate 471.929 -3.296 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.009 -9.075 76
9 Finance 1373.955 5.301 92
10 Trade & Service 750.211 1.380 168
No Code Prev Close Change %
1 DMND 915 1,370 455 49.73
2 AMIN 288 360 72 25.00
3 LTLS 500 615 115 23.00
4 PRDA 3,000 3,690 690 23.00
5 BISI 830 1,015 185 22.29
6 INDR 2,000 2,350 350 17.50
7 KIOS 338 396 58 17.16
8 PTIS 86 100 14 16.28
9 INTD 202 234 32 15.84
10 NIRO 121 140 19 15.70
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 168 113 -55 -32.74
2 GMFI 158 114 -44 -27.85
3 DYAN 97 72 -25 -25.77
4 PICO 1,190 895 -295 -24.79
5 PEGE 202 152 -50 -24.75
6 ASBI 298 230 -68 -22.82
7 FPNI 110 88 -22 -20.00
8 AKSI 620 510 -110 -17.74
9 BAJA 87 72 -15 -17.24
10 SDPC 120 104 -16 -13.33
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 800 830 30 3.75
2 LUCK 600 630 30 5.00
3 MNCN 1,750 1,720 -30 -1.71
4 ENVY 436 492 56 12.84
5 PURE 216 246 30 13.89
6 ANTM 795 770 -25 -3.14
7 TCPI 6,750 6,700 -50 -0.74
8 BBRI 4,670 4,710 40 0.86
9 KAYU 91 80 -11 -12.09
10 TLKM 3,890 3,860 -30 -0.77