Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan, BRI Launching Kartu Nelayan di Jawa Tengah

Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan, BRI Launching Kartu Nelayan di Jawa Tengah Kredit Foto: BRI

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Kartu Nelayan Jawa Tengah. Peluncuran Kartu Nelayan ini dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan Hari Ikan Nasional ke-6.

Program Kartu Nelayan Jawa Tengah merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Bank BRI terkait penyaluran BBM subsidi. Dengan kartu nelayan ini, transaksi BBM subsidi nelayan dilakukan secara cashless dan tercatat pada dashboard yang dapat dimonitor secara real time online. 

Baca Juga: Pasang Target Moderat, BRI Bidik Pertumbuhan Kredit 11%

"Melalui digitalisasi penyaluran BBM subsidi ke nelayan, Bank BRI hadir untuk memberikan kemudahan bagi nelayan untuk mendapatkan subsidi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), sekaligus menikmati berbagai layanan perbankan di seluruh unit kerja Bank BRI," jelas Corporate Secretary Hari Purnomo dalam acara yang berlangsung di Magelang.

Penyaluran Kartu Nelayan ini akan ditargetkan kepada 171.248 nelayan di Jawa Tengah. Namun, untuk tahap awal akan disalurkan terlebih dahulu kepada para nelayan pemilik kapal yang memenuhi kriteria sebagai penerima BBM subsidi. Pada saat ini, tercatat 26.614 kapal yang mendapatkan BBM subsidi. Kapal yang berhak mendapatkan subsidi merupakan kapal dengan volume kotor 30 Gross Ton (GT).

Secara nasional, Bank BRI telah mendistribusikan Kartu Tani sebanyak lebih dari 3,2 juta Kartu Tani di seluruh Indonesia, khusus untuk Provinsi Jawa Tengah telah disalurkan sebanyak lebih dari 2,6 juta Kartu Tani. Selain itu, untuk memudahkan petani bertransaksi menggunakan Kartu Tani, Bank BRI telah memasang mesin EDC Brilink di Agen penyalur pupuk atau Kios Pupuk Lengkap (KPL) hingga 6.115 EDC, dengan sebanyak 4.929 di antaranya berada di Provinsi Jawa Tengah.

Bank BRI juga terus mendukung program pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir September 2019, tercatat BRI telah menyalurkan KUR di Jawa Tengah sebesar Rp22,5 triliun, sedangkan secara nasional telah mencapai Rp77,26 triliun kepada lebih dari 3,6 juta debitur. Angka ini setara dengan 88,83% dari target breakdown yang diberikan kepada BRI oleh pemerintah di tahun 2019 sebesar Rp86,97 triliun.

"Kemudahan layanan jasa perbankan dapat dinikmati oleh masyarakat melalui jaringan kerja Bank BRI yang tersebar dan terbesar sehingga memungkinkan seluruh penerima Kartu Nelayan dapat menikmati fasilitas layanan jasa perbankan BRI. Peluncuran Kartu Nelayan ini juga menunjukkan komitmen Bank BRI dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya nelayan," pungkas Hari.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini