Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:26 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,50% terhadap Dollar AS pada level 6,91 CNY/USD.
  • 16:24 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,41% terhadap Dollar AS pada level 13.582 IDR/USD.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,17% pada level 3.240.
  • 16:22 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,15% pada level 27.949.
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,39% pada level 7.611.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,13% pada level 23.827.

Astagfirullah! Suap Rp100 Miliar Masuk Kantong Pejabat Garuda?

Astagfirullah! Suap Rp100 Miliar Masuk Kantong Pejabat Garuda? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) lagi-lagi menyita perhatian publik. Bukan lagi soal skandal Harley bodong yang menggemparkan di sepanjang pekan ini, melainkan soal dugaan aliran dana suap yang masuk ke kantong-kantong pejabat Garuda.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa dalam penyelidikan mantan Dirut Garuda, Emirsyah Satar, KPK menemukan dugaan ada aliran dana suap senilai Rp100 miliar yang diterima pejabat Garuda.

Baca Juga: Terbuai Bujuk Rayu Trump, Rupiah Sapu Bersih Mata Uang Dunia, Cihuy!

Suap tersebut diduga berasal dari proyek pengadaan pesawat Airbus 330-300 dan mesin pesawat Garda dari perusahaan Rolls Royce. Bukan hanya itu, KPK juga menemukan adanya indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Ditemukan dugaan aliran dana yang jauh lebih besar, yaitu dari dugaan awal sebesar Rp20 miliar menjadi Rp100 miliar untuk sejumlah pejabat di Garuda Indonesia," jelas Febri Diansyah seperti dilansir dari Okezone, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Baca Juga: Erick Thohir Sentil Bos-Bos BUMN, Direksi Garuda Nasibnya...

Sebagaimana diketahui, Emirsyah Satar dan mantan petinggi PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus 330-300 milik Garuda. Atas kasus tersebut, Emirsyah diklaim telah menerima uang panas sekitar 1,2 juta euro dan US$180 ribu dar Rolss Royce.

Baca Juga: Heboh Soal Harley Bodong, Harta Kekayaan Dirut Garuda Bikin Bengong!

Temuan terbaru KPK perihal dugaan aliran dana suap Rp100 miliar yang mengalir ke pejabat Garuda menambah panjang daftar hitam dari maskapai papan atas Tanah Air ini. Padahal, masih di pekan ini pula Garuda masih dalam penyelidikan aparat soal kasus penyelendupan Harley Davidson dan 2 sepeda lipat merk Brompton, di mana pemilik atas barang mewah tersebut masih dalam tanda tanya. 

Berkenaan dengan itu, Febri Diansyah mengimbau kepada Garuda untuk bersikap terbuka dan menjelaskan permasalahan tersebut kepada publik sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang salah.

"Akan diperuntukan pada siapa dan apakah terkait dengan pemesanan pesawat oleh Garuda Indonesia. Karena hal ini sudah mengemuka di publik, saya kira memang perlu dijelaskan agar tidak ada kesalahpahaman," jelas Febri.

Baca Juga

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Garuda Indonesia Group, Emirsyah Satar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Korupsi

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: F. Lancelot

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00