Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2934 USD/GBP.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,0851 USD/EUR.
  • 13:18 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yen pada level 110,82 JPY/USD.
  • 13:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 13:02 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,26 USD/barel.
  • 13:01 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,39 USD/barel.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,11 poin di akhir sesi I.

Astagfirullah! Suap Rp100 Miliar Masuk Kantong Pejabat Garuda?

Astagfirullah! Suap Rp100 Miliar Masuk Kantong Pejabat Garuda? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) lagi-lagi menyita perhatian publik. Bukan lagi soal skandal Harley bodong yang menggemparkan di sepanjang pekan ini, melainkan soal dugaan aliran dana suap yang masuk ke kantong-kantong pejabat Garuda.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa dalam penyelidikan mantan Dirut Garuda, Emirsyah Satar, KPK menemukan dugaan ada aliran dana suap senilai Rp100 miliar yang diterima pejabat Garuda.

Baca Juga: Terbuai Bujuk Rayu Trump, Rupiah Sapu Bersih Mata Uang Dunia, Cihuy!

Suap tersebut diduga berasal dari proyek pengadaan pesawat Airbus 330-300 dan mesin pesawat Garda dari perusahaan Rolls Royce. Bukan hanya itu, KPK juga menemukan adanya indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Ditemukan dugaan aliran dana yang jauh lebih besar, yaitu dari dugaan awal sebesar Rp20 miliar menjadi Rp100 miliar untuk sejumlah pejabat di Garuda Indonesia," jelas Febri Diansyah seperti dilansir dari Okezone, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Baca Juga: Erick Thohir Sentil Bos-Bos BUMN, Direksi Garuda Nasibnya...

Sebagaimana diketahui, Emirsyah Satar dan mantan petinggi PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus 330-300 milik Garuda. Atas kasus tersebut, Emirsyah diklaim telah menerima uang panas sekitar 1,2 juta euro dan US$180 ribu dar Rolss Royce.

Baca Juga: Heboh Soal Harley Bodong, Harta Kekayaan Dirut Garuda Bikin Bengong!

Temuan terbaru KPK perihal dugaan aliran dana suap Rp100 miliar yang mengalir ke pejabat Garuda menambah panjang daftar hitam dari maskapai papan atas Tanah Air ini. Padahal, masih di pekan ini pula Garuda masih dalam penyelidikan aparat soal kasus penyelendupan Harley Davidson dan 2 sepeda lipat merk Brompton, di mana pemilik atas barang mewah tersebut masih dalam tanda tanya. 

Berkenaan dengan itu, Febri Diansyah mengimbau kepada Garuda untuk bersikap terbuka dan menjelaskan permasalahan tersebut kepada publik sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang salah.

"Akan diperuntukan pada siapa dan apakah terkait dengan pemesanan pesawat oleh Garuda Indonesia. Karena hal ini sudah mengemuka di publik, saya kira memang perlu dijelaskan agar tidak ada kesalahpahaman," jelas Febri.

Baca Juga

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Garuda Indonesia Group, Emirsyah Satar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Korupsi

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: F. Lancelot

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,722.63 3,684.90
British Pound GBP 1.00 18,066.04 17,884.90
China Yuan CNY 1.00 1,990.77 1,970.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,962.47 13,823.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,240.36 9,145.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,792.70 1,774.80
Dolar Singapura SGD 1.00 9,997.47 9,896.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,164.64 15,012.36
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.78 3,275.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,590.14 12,461.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23