Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Smartfren Bidik Pengguna E-SIM Hingga 200 Ribu Tahun Depan

Smartfren Bidik Pengguna E-SIM Hingga 200 Ribu Tahun Depan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Operator telekomunikasi Smartfren menggandeng Apple untuk mempromosikan produk E-SIM atau embedded SIM. E-SIM merupakan kartu layanan telekomunikasi, hanya saja tidak memiliki bentuk fisik seperti kartu SIM kebanyakan.

Produk embedded SIM sendiri di Indonesia masih belum banyak. Terhitung hingga kini, baru Smartfren saja yang menjadi penyedia layanan E-SIM.

Deputi CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim menargetkan pertambahan pengguna E-SIM mencapai 200 ribu di tahun depan. Ia optimis, terlebih adanya kerja sama dengan Apple, yang beberapa produknya seperti iPhone X series dan iPhone 11 series mendukung layanan E-SIM.

Baca Juga: Beli Smartphone Ini, Smartfren Gratiskan Kuota Selama 2 Tahun

"Pengguna E-SIM baru diharapkan bisa menambah 100 ribu sampai 200 ribu pengguna baru," ujar Djoko di Plaza Indonesia, Senin (9/12/2019).

Djoko menambahkan, pengguna iPhone yang menggunakan layanan Smartfren sendiri mencapai 300 ribu. Sementara pengguna layanan E-SIM baru mencapai 5 ribu pengguna.

"E-SIM sekitar 5 ribuan karena kan memang baru diluncurkan tiga bulan lalu," tambahnya.

Pendaftaran E-SIM, menurut Djoko, masih mengikuti aturan yang diterapkan oleh pemerintah. Menurutnya, yang berbeda dari E-SIM dengan kartu SIM konvensional hanyalah teknologinya saja.

Berdasarkan peraturan yang ada, satu KTP hanya bisa didaftarkan sebanyak tiga nomor ponsel.

"E-SIM hanya (beda) secara fisik atau embedded digital, jadi aturan pemerintah, aturan operator, semua sama," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: PT Smartfren Telecom Tbk, Apple Inc, iPhone OS (iOS)

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Foto: Bernadinus Adi Pramudita

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00