Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gegara Korupsi, Operator Telekomunikasi Ini Kena Denda Miliaran! Waduh!

Gegara Korupsi, Operator Telekomunikasi Ini Kena Denda Miliaran! Waduh! - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Perusahaan telekomunikasi seluler saingan Huawei, Ericsson, setuju untuk membayar denda senilai US$1 miliar karena tindak korupsi--termasuk menyuap pejabat pemerintah, menurut keterangan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS). 

Penyuapan macam itu terjadi selama bertahun-tahun di negara-negara dunia, termasuk China, Vietnam, dan Djibouti. Total denda juga meliputi biaya hukuman pidana lebih dari US$520 juta, ditambah US$540 juta.

Penyuapan itu telah dikonfirmasi oleh Bos Ericsson. “Karyawan tertentu di beberapa pasar, termasuk sejumlah eksekutif, bertindak dengan itikad buruk dan gagal menerapkan kontrol yang memadai,” kata CEO Ericsson, Borje Ekholm, dikutip dari Reuters (9/12/2019).

Baca Juga: Mantap! Qualcomm Perkenalkan Platform Mobile 5G Paling Canggih di Dunia

Perusahaan mengakui telah bersekongkol dengan sejumlah oknum untuk melanggar Undang-Undang Praktik Korupsi Asing (FCPA), setidaknya sejak 2000-2016 dalam urusan pemalsuan dokumen, kata Hakim Departemen.

Borje juga menambahkan, “yang terjadi saat ini sangat mengecewakan sepanjang sejarah perusahaan.”

Lebih lanjut, Ericsson menggunakan pihak ketiga untuk menyuap pejabat pemerintah agar mengamankan dan menjaga bisnisnya. Salah satu anak usahanya, Ericsson Egypt Ltd juga bersalah karena tuduhan konspirasi pelangaran aturan anti-penyuapan dari FCPA di Distrik Selatan New York.

“Lewat suap, hadiah, dan sebagainya, Ericsson menjalankan bisnis telekomunikasi dengan prinsip ‘panduan uang’,” kata Jaksa AS, Geoffrey Berman dari Distrik Selatan New York.

Baca Juga

Tag: Telekomunikasi, Ericsson, Jaringan 5G

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Eric Gaillard

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00