Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:01 WIB. IMF Current Account Forecast 2020 - Singapore (16,65%), Thailand (5,40%), Japan (3,33%), Vietnam (1,91%), Malaysia (1,90%), India (-2,30%), Philippines (-2,33%), USA (-2,55%), Indonesia (-2,66%)
  • 08:53 WIB. IMF Inflation Forecast 2020 - India (4,13%), Vietnam (3,80%), Indonesia (3,14%), Philippines (3,00%), China (2,43%), USA (2,39%), Malaysia (2,08%), Thailand (1,18%), Singapore (1,08%), Japan (0,20%)
  • 08:46 WIB. IMF Growth Forecast 2020 - India (7,03%), Vietnam (6,50%),  Philippines (6,18%), China (5,82%), Indonesia (5,07%), Malaysia (4,40%), Thailand (3,01%), USA (2,09%), Singapore (0,99%), Japan 0,47%)

BI Nilai Pelaku Usaha Masih Wait and See

BI Nilai Pelaku Usaha Masih Wait and See - Warta Ekonomi
WE Online, Labuan Bajo -

Bank Indonesia (BI) melihat pengusaha nasional saat ini masih bersikap menunggu dan melihat (wait and see) terkait kondisi ekonomi ke depan untuk berinvestasi. Hal ini menjadi salah satu penyebab investasi khususnya sektor koorporasi masih melambat.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Endy Dwi Tjahjono, mengatakan bahwa pertumbuhan investasi di tanah air masih melambat. Para investor sejak awal tahun ini hingga Pemilu 2019 berakhir bersikap wait and see.

Baca Juga: Tahun Depan, BI Mau Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan?

"Saat itu melihat siapa yang akan jadi pemenang. Setelah ada pemenang, mereka nunggu menteri. Setelah ada menteri, mereka nunggu programnya seperti apa. Jadi, sampai saat ini masih ada wait and see," tutur Endy saat pelatihan wartawan BI, 8-11 Desember 2019, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Ia berharap, sikap wait and see dari kalangan pengusaha pada tahun depan menurun seiring program pemerintah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah mulai berjalan.

"Tahun 2020 bisa membaik, terutama dari sektor properti yang sekarang dan ke depan menggeliat, lalu kelanjutan Program Strategis Nasional serta pembangunan smelter di beberapa daerah, Morowali, Greaik, juga termasuk kelanjutan proyek listrik," papar Endy.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan momentum ekonomi yang tengah dirasakan saat ini harus dimanfaatkan dengan baik. Ia mengatakan para investor tidak perlu lagi menunggu atau mempertimbangkan untuk melakukan investasi di Indonesia.

"Pengusaha wait and see. Yang di-wait apa yang di-see apa lagi. Momentum ini supaya tidak ada lagi yang wait and see. Yang mau di-wait apa yang di-see apa lagi," kata Jokowi belum lama ini.

Baca Juga

Tag: Bank Indonesia (BI), Ekonomi Indonesia, Pengusaha, Investasi

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Fajar Sulaiman

Loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,656.40 3,619.63
British Pound GBP 1.00 17,940.84 17,756.89
China Yuan CNY 1.00 1,997.38 1,977.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,716.24 13,579.76
Dolar Australia AUD 1.00 9,469.69 9,368.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,764.94 1,747.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,189.61 10,086.73
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,282.63 15,129.21
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,377.55 3,341.48
Yen Jepang JPY 100.00 12,447.81 12,322.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6291.657 5.609 676
2 Agriculture 1436.608 10.657 21
3 Mining 1542.693 -4.494 50
4 Basic Industry and Chemicals 966.382 5.957 77
5 Miscellanous Industry 1234.322 -7.163 51
6 Consumer Goods 2098.874 -5.440 56
7 Cons., Property & Real Estate 485.506 -6.182 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.606 -3.939 76
9 Finance 1373.834 9.964 92
10 Trade & Service 755.643 -3.048 168
No Code Prev Close Change %
1 INDO 142 191 49 34.51
2 LRNA 117 157 40 34.19
3 OMRE 600 750 150 25.00
4 MIDI 1,150 1,430 280 24.35
5 IKAI 55 64 9 16.36
6 FORU 99 115 16 16.16
7 FITT 74 85 11 14.86
8 JMAS 690 780 90 13.04
9 PAMG 104 116 12 11.54
10 CASS 540 600 60 11.11
No Code Prev Close Change %
1 CARS 195 145 -50 -25.64
2 AMAR 480 360 -120 -25.00
3 MARI 256 193 -63 -24.61
4 ARTA 418 320 -98 -23.44
5 PBRX 376 292 -84 -22.34
6 HKMU 268 210 -58 -21.64
7 KAYU 111 89 -22 -19.82
8 BKSW 173 140 -33 -19.08
9 LMAS 196 160 -36 -18.37
10 ASSA 735 610 -125 -17.01
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,690 1,695 5 0.30
2 TLKM 3,850 3,810 -40 -1.04
3 TOWR 785 785 0 0.00
4 BBRI 4,570 4,630 60 1.31
5 BBCA 34,250 34,375 125 0.36
6 NIKL 675 670 -5 -0.74
7 LUCK 444 450 6 1.35
8 KAEF 1,205 1,180 -25 -2.07
9 BMRI 7,550 7,725 175 2.32
10 INAF 735 740 5 0.68