Portal Berita Ekonomi Sabtu, 28 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:35 WIB. Straits Times - 2.233 (23/3), 2.362 (24/3), 2.505 (25/3), 2.487 (26/3), 2.528 (27/3).
  • 09:33 WIB. IHSG - 3.989 (23/3), 3.937 (24/3), 4.338 (26/3), 4.545 (27/3).
  • 09:31 WIB. KOSPI - 1.482 (23/3), 1.609 (24/3), 1.704 (25/3), 1.686 (26/3), 1.717 (27/3).
  • 09:29 WIB. Hang Seng - 21.696 (23/3), 22.663 (24/3), 23.527 (25/3), 23.352 (26/3), 23.484 (27/3).
  • 09:27 WIB. Shanghai Composite - 2.660 (23/3), 2.722 (24/3), 2.781 (25/3), 2.764 (26/3), 2.772 (27/3).
  • 09:23 WIB. Nikkei 225 - 16.887 (23/3), 18.092 (24/3), 19.546 (25/3), 18.664 (26/3), 19.389 (27/3).
  • 09:21 WIB. FTSE 100 - 4.993 (23/3), 5.446 (24/3), 5.688 (25/3), 5.815 (26/3), 5.510 (27/3).
  • 09:19 WIB. S&P 500 - 2.237 (23/3), 2.447 (24/3), 2.475 (25/3), 2.630 (26/3), 2.541 (27/3).
  • 09:18 WIB. Dow Jones - 18.591 (23/3), 20.704 (24/3), 21.200 (25/3), 22.552 (26/3), 21.636 (27/3).
  • 09:16 WIB. Nasdaq - 7.006 (23/3), 7.553 (24/3), 7.469 (25/3), 7.897 (26/3), 7.588 (27/3).

Softex Bangun Pabrik Baru Demi...

Softex Bangun Pabrik Baru Demi... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Softex Indonesia, produsen produk Perawatan Bayi, Perawatan Feminin, dan Perawatan Dewasa, di bawah merek terkenal seperti Sweety, Softex, Confidence, Happy Nappy, dan Softies, tengah membangun pabrik baru yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian. Pembangunan tersebut dilakukan untuk mengimbangi terus meningkatnya permintaan di pasar domestik.

Direktur Utama PT Softex Indonesia, Hendra Setiawan mengatakan bahwa saat ini Perseroan sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik terbaru yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini diharapkan akan beroperasi secara penuh pada kuartal ke-3 tahun 2020.

"Pabrik baru tersebut terletak di kawasan industri GT Tech Park Karawang ini akan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS),” ungkap Hendra, di Jakarta, Rabu (11/12/2019). 

Baca Juga: Tragis! Softex dan Uni-Charm Senasib dengan Lion Air

Pabrik terbaru Softex Indonesia dibangun di atas lahan seluas 12 hektar (ha) dengan menerapkan teknologi ASRS untuk area warehouse-nya. Penerapan sistem dan mesin berteknologi baru ini diharapkan dapat meningkatkan volume produksi dan meningkatkan efisiensi penyimpanan barang.

Terkait dengan isu pelestarian lingkungan, Perseroan tidak hanya menghasilkan berbagai produk yang sekali dipakai dan dibuang begitu saja. Produk bekas pakai masih dapat dimanfaatkan. Produk popok bayi bekas misalnya, tidak dibuang begitu saja menjadi sampah tidak berguna.

“Popok bayi bekas yang selama ini dianggap sebagai sampah dapat berubah menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai,” kata Hendra.

Sebagai informasi, dari perusahaan yang berawal dari tekstil, PT Softex Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan produk-produk pembalut wanita pertama di Indonesia pada tahun 1976. 

"Kami memiliki pemahaman yang mendalam tentang konsumen kami. Kampanye pemasaran dan program komunikasi PT Softex Indonesia telah memastikan bahwa merek kami adalah merek pilihan konsumen yang populer di kategori masing-masing," ujar Hendra. 

Baca Juga: BEI Sebut Softex dan Gramedia Serius Mau Jual Saham ke Publik

Menurut Hendra, selama bertahun-tahun, PT Softex Indonesia telah mengembangkan produk menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu Perawatan Bayi, Perawatan Feminin, dan Perawatan Dewasa, di bawah merek terkenal seperti Sweety, Softex, Confidence, Happy Nappy, dan Softies. 

“Sebagai pelopor di segmennya dan sekarang menjadi bagian yang terintegrasi, kami melayani jutaan keluarga Indonesia dan dipercaya oleh berbagai generasi,” papar Hendra.

Perseroan menyediakan produk higienis sekali pakai, yaitu popok bayi, pembalut wanita, pantyliner, pembalut bersalin, popok dewasa, dan tissue basah dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia.

“Kami bangga menjadi pemilik berbagai merek pasar terkemuka di bidang perawatan bayi, perawatan dewasa dan perawatan feminin. Hal ini sejalan dengan visi strategis kami untuk melayani konsumen kami dalam seluruh tahapan siklus hidup manusia,” pungkasnya. 

Adapun, beberapa merek Softex Indonesia yang paling populer adalah Sweety, Happy Nappy, Confidence, Softex dan Softies. 

Baca Juga

Tag: PT Softex Indonesia

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.85 4,298.34
British Pound GBP 1.00 19,919.18 19,716.13
China Yuan CNY 1.00 2,306.18 2,282.75
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,311.15 16,148.85
Dolar Australia AUD 1.00 9,948.17 9,845.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.04 2,083.08
Dolar Singapura SGD 1.00 11,410.39 11,295.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,010.77 17,829.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.80 3,766.06
Yen Jepang JPY 100.00 15,047.19 14,893.34
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4545.571 206.667 686
2 Agriculture 935.348 17.815 22
3 Mining 1191.831 20.200 49
4 Basic Industry and Chemicals 585.812 34.750 77
5 Miscellanous Industry 756.867 69.031 51
6 Consumer Goods 1624.014 58.453 57
7 Cons., Property & Real Estate 342.828 24.949 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 793.679 25.982 79
9 Finance 1009.594 53.086 92
10 Trade & Service 580.685 10.972 170
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 138 186 48 34.78
2 RIGS 162 218 56 34.57
3 KMTR 180 238 58 32.22
4 FORU 87 110 23 26.44
5 PEGE 160 200 40 25.00
6 BRIS 160 198 38 23.75
7 FPNI 59 73 14 23.73
8 BSDE 600 740 140 23.33
9 ADHI 456 560 104 22.81
10 RUIS 150 184 34 22.67
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,075 1,000 -75 -6.98
2 ENVY 173 161 -12 -6.94
3 MREI 5,350 4,980 -370 -6.92
4 ASBI 290 270 -20 -6.90
5 NZIA 348 324 -24 -6.90
6 PRAS 160 149 -11 -6.88
7 SSIA 466 434 -32 -6.87
8 ITIC 4,080 3,800 -280 -6.86
9 DUCK 438 408 -30 -6.85
10 VINS 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 3,230 290 9.86
2 BBCA 26,400 27,550 1,150 4.36
3 TLKM 2,980 3,090 110 3.69
4 BBNI 3,590 3,990 400 11.14
5 ASII 3,620 4,080 460 12.71
6 BMRI 4,470 4,940 470 10.51
7 KLBF 950 1,010 60 6.32
8 ANTM 416 460 44 10.58
9 KAEF 1,300 1,250 -50 -3.85
10 PAMG 116 119 3 2.59