Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Ride-Hailing - Indonesia 49%, Singapura 45%, Brazil 40%, Meksiko 40%, Malaysia 31%, China 30%, India 29%, Vietnam 24%
  • 10:16 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Keuangan - Thailand 65%, Malaysia 49%, Singapura 46%, Filipina 37%, Vietnalm 36%, Indonesia 33%, China 29%, India 29%
  • 10:13 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Melakukan Belanja Online - Indonesia 80%, Thailand 69%, Filipiina 66%, China 64%, Malaysia 64%, Vietnam 59%, India 55%, Singapura 51%

Di Indonesia Timur, Jumlah Penumpang Angkutan Nataru Lebih Dominan

Di Indonesia Timur, Jumlah Penumpang Angkutan Nataru Lebih Dominan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni siap mengantisipasi lonjakan kenaikan jumlah penumpang selama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) di seluruh Indonesia. Utamanya, Pelni bakal memberikan fokus lebih di wilayah timur Indonesia yang memiliki permintaan tinggi.

Selama periode Nataru, pelanggan kapal Pelni di wilayah timur lebih dominan dibandingkan dengan wilayah tengah dan wilayah barat. Pelanggan yang naik dari pelabuhan di Indonesia bagian timur mencapai 42%, sedangkan wilayah tengah 38% dan wilayah Barat 20%.

Baca Juga: Libur Nataru, Volume Kendaraan Cipali Diprediksi Naik 9,62%

Kepala Kesekretariatan Pelni, Yahya Kuncoro, mengatakan, untuk mengantisipasi pergerakan penumpang di wilayah timur, Perseroan mengoperasikan 10 kapal yang terdiri dari 1 kapal tipe 3.000 pax (KM. Labobar), 6 kapal tipe 2.000 pax (KM. Ciremai, KM. Dobonsolo, KM. Nggapulu, KM. Gunung Dempo, KM. Sinabung, KM. Tidar), dan 3 kapal tipe 1.000 pax (KM. Tatamailau, KM. Sirimau dan KM. Leuser).

Untuk wilayah tengah yang terdiri dari Pelabuhan Nunukan-Tarakan-Balikpapan-Makasar-Baubau-Benoa-Labuanbajo-Kupang-dan Bitung akan dioperasikan 10 kapal teridiri 1 kapal tipe 3.000 pax (KM. Labobar), 1 kapal tipe 2.000 (KM. Bukit Siguntang), 7 kapal tipe 1.000 pax (KM. Tilongkabila, KM. Binaiya, KM. Awu, KM. Leuser, KM. Kelimutu, KM. Jetliner), dan 1 kapal tipe 500 pax (KM. Wilis).

Adapun wilayah barat terdiri dari Pelabuhan Gunung Sitoli-Sibolga-Padang-Belawan-Kijang-Batam-Pontianak-Keppri-Tanjung Priok-Tanjung Emas-Tanjung Perak–Kumai dan Sampit akan dioperasikan 5 kapal terdiri 3 kapal tipe 2.000 pax (KM. Kelud, KM. Umsini, KM. Dorolonda) dan 2 kapal tipe 1.000 pax (KM. Bukit Raya dan KM. Lawit).

"Jumlah kapal di wilayah timur paling banyak. Hal ini karena menyesuaikan dengan permintaan pelanggan," jelas Yahya Kuncoro, Rabu (11/12/2019).

Dirinya melanjutkan, rerouting kapal tahun 2019 juga bertambah sebanyak 2 armada, dari 13 kapal (2018) menjadi 15 kapal (2019). Kapal rerouting untuk tipe 3.000 dan 2.000 pax di antaranya terdiri dari KM. Dorolonda untuk menambah frekuensi ruas Bitung-Papua Port, KM. Ciremai deviasi Ambon untuk antisipasi ruas Ambon-Papua Port, KM. Labobar menambah frekuensi Bitung-Jayapura Port, KM. Dorolonda deviasi Kijang-Batam dan Belawan untuk tambah frekuensi ke Sumatera Utara.

Sementara untuk kapal tipe 1.000 pax KM. Lawit pada pra Natal dan Tahun Baru akan rerouting dari Tanjung Priok-Padang-Sibolga-Gunung Sitoli. KM. Binaiya deviasi Waingapu dan KM. Awu deviasi ke Sabu-Rote dan Larantuka. Kapal tipe 500 pax KM. Wilis deviasi ke Reo dan KM. Egon diviasi Balikpapan-Bitung. 

"Rute kapal kami sesuaikan dengan permintaan masyarakat dengan memperhatikan aspek keselamatan. Hal tersebut kami lakukan agar penumpang merasa aman dan nyaman selama perjalanan," tutup Yahya Kuncoro.

Baca Juga

Tag: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni), transportasi laut, Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Tri Yari Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93