Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 13.760 IDR/USD.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,50% pada level 3.182.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,31% pada level 3.039.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,09% pada level 27.308.
  • 15:45 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,50% pada level 7.399.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,39% pada level 23.386.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,49% pada level 2.162.

SBY Ingatkan 5 Isu Ekonomi, dari Saran hingga Sindiran buat Jokowi

SBY Ingatkan 5 Isu Ekonomi, dari Saran hingga Sindiran buat Jokowi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, pada 2019, memang pemerintah telah berupaya mengatasi permasalahan ekonomi bangsa, tetapi ada yang berhasil dan ada juga yang belum.

Menurut SBY, saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. "2020 dan tahun-tahun ke depannya, ekonomi global dan kawasan diperkirakan dalam keadaan tidak baik. Banyak yang mengatakan dunia akan mengalami resesi ekonomi. Artinya, pertumbuhan akan melambat atau tumbuh rendah. Keadaan ini akan berdampak negatif dan makin membebani ekonomi Indonesia," kata SBY dalam Pidato Refleksi Pergantian 2019 di JCC Senayan, Rabu (11/12/2019).

Dalam forum ini, kata SBY, Demokrat menyampaikan hal-hal untuk diwaspadai oleh pemerintah, tujuannya adalah menyelamatkan ekonomi Indonesia di kala ekonomi dunia sedang tidak cerah. Dari semua permasalahan dan tantangan ekonomi saat ini, Demokrat ingin fokus pada lima isu ekonomi.

Baca Juga: Sekarang Prabowo Puji China, Demokrat: Jadi Ingat Saat Gebrak-Gebrak Podium!!

Yang pertama adalah menyangkut pertumbuhan ekonomi. SBY menilai jika ekonomi Indonesia tumbuh rendah, di bawah 6 persen misalnya, lapangan pekerjaan baru akan sulit didapat. Penghasilan dan daya beli rakyat sulit ditingkatkan, dan angka kemiskinan juga tak mudah untuk diturunkan.

"Dalam jangka pendek dan menengah, dua langkah besar perlu dilakukan. Pertama, bagaimanapun investasi dunia usaha harus ditingkatkan. Usaha swasta, dan bukan hanya BUMN, harus mendapat peluang bisnis yang lebih besar. Karenanya, Demokrat mendukung penuh upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi kita," ujar SBY.

Isu ekonomi yang kedua adalah menyangkut pengangguran dan lapangan pekerjaan. SBY meminta pemerintah agar tidak hanya melihat data statistik yang menyebut penurunan angka pengangguran sekitar 1 persen dalam waktu 5 tahun. Tetapi juga harus melihat struktur dan migrasi pekerjaan yang terjadi di masyarakat.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo (Jokowi), Parpol

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93