Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Gold - Spot Price emas diperdagangkan pada level 1.687 USD/troy ounce.
  • 16:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,41 USD/barel.
  • 16:39 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,54 USD/barel.
  • 16:37 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Euro pada level 1,0825 USD/EUR.
  • 16:36 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,38% terhadap Poundsterling pada level 1,2915 USD/GBP.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:34 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,31% terhadap Yen pada level 111,26 JPY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,28% di akhir sesi II.

Navaza, Filter Air Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Navaza, Filter Air Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sumber air baku makin banyak yang tercemar di Indonesia. Merebus air yang sudsh tercemar sampai mendidih pun tidak efektif lagi. Untuk itu filter air menjadi pilihan. 

Para peneliti dari Universitas Padjajaran (Unpad) menghitung bakteri dalam air yang telah direbus dan di dalam air dari depot air minum isi ulang di 55 rumah tangga di Bandung tengah. Mereka menemukan bahwa 45% air isi ulang mengandung bakteri. Sebagian air yang direbus juga masih mengandung bakteri.

Baca Juga: Gawat, Kata Bang Anies Warga Jakarta Bisa Nikmati Air Bersih Tahun 2033

Lieselotte Heederik, pendiri Nazava Water Filters mengatakan, banyak orang masih berpikir merebus sampai mendidih adalah cara terbaik untuk membunuh bakteri dalam air. Padahal, dengan kondisi air yang sangat kotor meskipun sampai mendidih itu tidak cukup.

"Ketika air sumur sangat kotor, air perlu mendidih selama 3 menit terutama di kota-kota yang dataran tinggi seperti Bandung. Merebus air sampai mendidih juga menggunakan LPG yang makin mahal," ujar Lisa, sapaan akrabnya, Rabu (11/12/2019). 

Perusahaan sosial Nazava Water Filters, yang baru saja berulang tahun ke-10, membuat dan menjual filter air yang mengubah air sumur kotor, air keran/ PDAM, air hujan, dan air sungai menjadi air yang aman untuk diminum tanpa perlu direbus terlebih dahulu.

"Tim Unpad juga mempelajari 55 rumah tangga yang menggunakan filter air Nazava untuk mengolah air sumur mereka. Sampel air dari filter air Nazava semuanya bebas dari bakteri e-coli," imbuh Lisa.

Menurut Lisa, Nazava adalah satu-satunya filter air minum dari Indonesia yang disertifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Selain itu, filter air Nazava telah diuji oleh ITB, Unpad, dan beberapa laboratorium dari Departemen Kesehatan.

Nazava didirikan pada 2009 untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih di Aceh. Pada 2013 Nazava memenangkan Tech Award untuk teknologi yang memberi manfaat bagi Kemanusiaan di California, AS. Pada tahun 2016 Nazava memenangkan Penghargaan Ashden untuk teknologi ramah lingkungan. Sejak 2017 Nazava memproduksi semua bagian filter air inovatifnya di Indonesia. 

"Sejak 2018 Nazava mulai mengekspor secara besar-besaran ke semua pasar di Afrika dan Asia Tenggara," ujar Lisa.

Baca Juga

Tag: Bisnis, Navaza, Filter Air

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Navaza

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23