Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:43 WIB. Straits Times - 3.213 (17/2), 3.196 (18/2), 3.213 (19/2), 3.198 (20/2), 3.181 (21/2).
  • 10:41 WIB. IHSG - 5.867 (17/2), 5.886 (18/2), 5.928 (19/2), 5.942 (20/2), 5.882 (21/2).
  • 10:29 WIB. KOSPI - 2.242 (17/2), 2.208 (18/2), 2.210 (19/2), 2.195 (20/2), 2.162 (21/2).
  • 10:25 WIB. Hang Seng - 27.959 (17/2), 27.530 (18/2), 27.655 (19/2), 27.609 (20/2), 27.308 (21/2).
  • 10:09 WIB. Shanghai Composite - 2.983 (17/2), 2.984 (18/2), 2.975 (19/2), 3.030 (20/2), 3.039 (21/2).
  • 09:50 WIB. Nikkei 225 - 23.523 (17/2), 23.193 (18/2), 23.400 (19/2), 23.479 (20/2), 23.386 (21/2).
  • 09:39 WIB. FTSE 100 - 7.433 (17/2), 7.382 (18/2), 7.457 (19/2), 7.436 (20/2), 7.403 (21/2).
  • 09:12 WIB. S&P 500 - 3.370 (18/2), 3.386 (19/2), 3.373 (20/2), 3.337 (21/2).
  • 09:10 WIB. Dow Jones - 29.232 (18/2), 29.348 (19/2), 29.219 (20/2), 28.992 (21/2).
  • 09:09 WIB. Nasdaq - 9.629 (18/2), 9.718 (19/2), 9.627 (20/2), 9.446 (21/2).

Orasi Soal Sukmawati, Jubir PA 212 Singgung Kasus Banser: Dagelan!

Orasi Soal Sukmawati, Jubir PA 212 Singgung Kasus Banser: Dagelan! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, ikut berorasi dalam aksi unjuk rasa menuntut Sukmawati Soekarnoputri, Ade Armando, dan Gus Muwafiq diproses hukum atas dugaan penistaan agama serta penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Dalam orasinya, Novel mengaku sudah melaporkan Sukmawati sebanyak dua kali ke aparat kepolisian atas dugaan penistaan agama. Namun, kedua laporan tersebut belum jelas prosesnya hingga saat ini.

Baca Juga: Jumat Siang, Jamaah 212 Geruduk Mabes Polri, Tuntutannya Bikin Geleng-Geleng...

Ia pun menyebut, dengan dua kali dilaporkannya Sukmawati, maka ucapan serta tindakan Sukmawati bukanlah hal yang tidak disengaja.

"Saya dari Korlabi pernah melaporkan Bu Sukmawati, sudah pernah Bu Sukmawati menistakan agama. Kalau sudah dua kali apakah tidak sengaja?" kata Novel bertanya kepada peserta aksi di depan Gedung Museum Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019).

Sukmawati menjadi kontroversi karena membandingkan Presiden pertama RI Soekarno dengan Nabi Muhammad. Ia sebelumnya pernah dihujat karena puisinya yang menghina kumandang azan. 

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, sudah berkali-kali menistakan agama. Bukannya diproses, tapi polisi malah menghentikan kasusnya. Pihaknya pun mengajukan praperadilan atas dihentikannya kasus tersebut.

"Kita gugat lagi di praperadilan dan kita menang dan Ade Armando masih tersangka. Apakah Ade dipenjara? tTdak (teriak peserta aksi). Siap tangkap Ade Armando? Siaaapp (teriak peserta aksi)," katanya.

Dengan tak diprosesnya beberapa laporan tersebut, Novel pun menyebut hukum di Indonesia lumpuh akibat penegak hukum. "Indonesia darurat penista agama. Siapa biang keroknya? Penegak hukum yang memandulkan penegak hukum," katanya.

Novel pun membandingkan kasus Sukmawati, Gus Muwafiq dengan dugaan persekusi terhadap dua anggota Banser yang cepat diproses pihak kepolisian. Dengan hal tersebut, ia menyebut penegak hukum telah mempertontonkan ketidakadilan.

"Oknum mempersekusi dua orang Banser langsung ditangkap. Lucu satu orang memperkusi dua orang. Lucu tidak? Dagelan tidak, mereka mempertontonkan ketidakadilan," ujarnya.

Jika dalam dua minggu aspirasi massa tidak diproses aparat, ia pun berjanji akan melakukan aksi lebih besar lagi. Aksi ke depan akan mengundang dari luar Jakarta layaknya kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Kalau perlu kita tiap Jumat aksi. Dalam dua minggu tak diproses kita aksi besar-besaran semua provinsi akan turun ke Jakarta," ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Alumni 212, Sukmawati Soekarnoputri, Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU), Novel Bamukmin

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93