Portal Berita Ekonomi Sabtu, 18 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:32 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,24% pada level 29.368.
  • 22:31 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,25% pada level 9.380.
  • 21:27 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,28% terhadap Poundsterling pada level 1,3044 USD/GBP.
  • 21:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,30% terhadap Euro pada level 1,1104 USD/EUR.
  • 21:23 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 110,18 JPY/USD.
  • 19:58 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.558 USD/troy ounce.
  • 19:56 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,87 USD/barel.
  • 19:56 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,73 USD/barel.
  • 15:56 WIB. Valas - Yuan ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 6,86 CNY/USD.
  • 15:56 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,02% terhadap Dollar AS pada level 13.645 IDR/USD.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup 0,01% pada level 3.278.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,05% pada level 3.075.
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,60% pada level 29.056.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,51% pada level 7.648.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,45% pada level 24.041.

Kementan Gelar Pekan PVT, Dorong Pertumbuhan Industri Benih Nasional

Kementan Gelar Pekan PVT, Dorong Pertumbuhan Industri Benih Nasional - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) akan menggelar Pekan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) pada 16–18 Desember 2019 mendatang. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan mendorong pertumbuhan industri benih nasional. 

"Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menargetkan lima tahun ke depan, produksi harus meningkat 7 persen dan ekspor pertanian meningkat tiga kali lipat. Kunci peningkatan produktivitas pertanian terletak pada industri benih. Untuk itu, penting bagi pemerintah untuk memberikan perlindungan varietas tanaman sebagai bentuk perlindungan terhadap para pemulia dan pelaku industri tanaman.”

Demikian paparan Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementan Erizal Jamal saat melakukan konferensi pers "Sosialisasi Pekan Perlindungan Varietas Tanaman: Menuju Dua Dekade", di kantor Pusat Kementerian Pertanian, pada Jumat (13/12/2019) siang. 

Baca Juga: Kementan Terus Kembangkan Korporasi Jagung

Erizal menjelaskan Pekan PVT digelar sebagai upaya menggerakkan dan memotivasi para pemulia tanaman. Ini ditujukan untuk terus berinovasi serta mengapresiasi karya mereka melalui kegiatan ini.

Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi ajang kampanye nasional untuk menggalakkan dan mengedukasi perilaku masyarakat dalam menghargai perlindungan varietas tanaman sebagai bentuk kekayaan intelektual. 

“Acara ini penting karena kita harus bisa memastikan kepada para pemulia dan pelaku industri benih bahwa negara hadir untuk melindungi industri perbenihan nasional. Dengan memberikan perlindungan, diharapkan para pemulia dan pelaku industri benih terus terangsang untuk menghasilkan varietas tanaman baru,” jelas Erizal. 

Erizal menyebutkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi hak paten varietas merupakan hal yang sangat penting. Apalagi proses pemuliaan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Untuk menghasilkan varietas tanaman baru, dibutuhkan waktu lima hingga tujuh tahun. 

“Dimulai dari tahapan merancang itu membutuhkan waktu yang lama. Biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Untuk menghasilkan satu varietas butuh miliaran rupiah,” ujarnya. 

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Syahrul Yasin Limpo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Kementerian Pertanian

Loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,656.40 3,619.63
British Pound GBP 1.00 17,940.84 17,756.89
China Yuan CNY 1.00 1,997.38 1,977.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,716.24 13,579.76
Dolar Australia AUD 1.00 9,469.69 9,368.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,764.94 1,747.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,189.61 10,086.73
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,282.63 15,129.21
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,377.55 3,341.48
Yen Jepang JPY 100.00 12,447.81 12,322.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6291.657 5.609 676
2 Agriculture 1436.608 10.657 21
3 Mining 1542.693 -4.494 50
4 Basic Industry and Chemicals 966.382 5.957 77
5 Miscellanous Industry 1234.322 -7.163 51
6 Consumer Goods 2098.874 -5.440 56
7 Cons., Property & Real Estate 485.506 -6.182 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.606 -3.939 76
9 Finance 1373.834 9.964 92
10 Trade & Service 755.643 -3.048 168
No Code Prev Close Change %
1 INDO 142 191 49 34.51
2 LRNA 117 157 40 34.19
3 OMRE 600 750 150 25.00
4 MIDI 1,150 1,430 280 24.35
5 IKAI 55 64 9 16.36
6 FORU 99 115 16 16.16
7 FITT 74 85 11 14.86
8 JMAS 690 780 90 13.04
9 PAMG 104 116 12 11.54
10 CASS 540 600 60 11.11
No Code Prev Close Change %
1 CARS 195 145 -50 -25.64
2 AMAR 480 360 -120 -25.00
3 MARI 256 193 -63 -24.61
4 ARTA 418 320 -98 -23.44
5 PBRX 376 292 -84 -22.34
6 HKMU 268 210 -58 -21.64
7 KAYU 111 89 -22 -19.82
8 BKSW 173 140 -33 -19.08
9 LMAS 196 160 -36 -18.37
10 ASSA 735 610 -125 -17.01
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,690 1,695 5 0.30
2 TLKM 3,850 3,810 -40 -1.04
3 TOWR 785 785 0 0.00
4 BBRI 4,570 4,630 60 1.31
5 BBCA 34,250 34,375 125 0.36
6 NIKL 675 670 -5 -0.74
7 LUCK 444 450 6 1.35
8 KAEF 1,205 1,180 -25 -2.07
9 BMRI 7,550 7,725 175 2.32
10 INAF 735 740 5 0.68