Portal Berita Ekonomi Jum'at, 28 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:41 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2885 USD/GBP.
  • 13:41 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1004 USD/EUR.
  • 13:40 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,63% terhadap Yen pada level 108,90 JPY/USD.
  • 13:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.632 USD/troy ounce.
  • 13:25 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 50,90 USD/barel.
  • 13:24 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,59 USD/barel.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 4,04% di akhir sesi I.

Indonesia Makin Mantapkan Diri Hadapi Industri 4.0

Indonesia Makin Mantapkan Diri Hadapi Industri 4.0 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Penyelenggaraan Manufacturing Indonesia 2019 Series, pameran internasional terbesar yang menampilkan teknologi automatisasi dan berbagai layanan manufaktur di Indonesia, telah berakhir pada 7 Desember lalu. Catatan kesuksesan pameran ini ditandai dengan dipamerkannya ribuan mesin yang didukung dengan smart technology 4.0.

Pameran itu diadakan bersamaan dengan Machine Tool Indonesia, Tool & Hardware Indonesia, dan Industrial Automation & Logistic Indonesia 2019, serta pameran Subconstructor Industry atau Subcon Indonesia 2019. Total pengunjung selama pameran tercatat mencapai 35.400 pengunjung bisnis termasuk di antaranya pembeli potensial dan profesional di kalangan industri terkait.

Baca Juga: Hadapi Era 4.0, Pesan Sandi Uno kepada Mahasiswa dan Generasi Muda Mantap!

Maysia Stephanie, Event Director PT Pamerindo Indonesia mengatakan, ada lebih dari 1.500 perusahaan dari 39 negara, baik perusahaan lokal maupun internasional yang berpartisipasi pada pameran itu. Mereka menjadi pelopor pabrik pintar di Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut memberikan informasi dan gambaran mengenai perkembangan industri 4.0 sektor manufaktur di Indonesia dan pada saat yang sama membantu Indonesia bersiap diri menyambut era disrupsi.

Menurut Kementerian Perindustrian, pada kuartal I tahun 2019 sektor manufaktur Indonesia memberikan kontribusi sebesar 20,07% terhadap PDB nasional. Selain itu, sektor manufaktur telah tumbuh 3,86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menyiapkan pusat data terpadu dan solusi berbasis data yang memungkinkan automatisasi merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh industri manufaktur saat ini, kecepatan, efisiensi, inovasi dan kreativitas yang tak terbatas untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Solusi berbasis data tersebut mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi seperti Internet of Things (IoT), Cloud computing, Artificial Intelligence, Mobility Virtual, Augmented Reality, dan Big data.

Rudyhandjaja Elawitachya, Chairman Fanus Indonesia, salah satu peserta pameran, mengatakan bahwa percepatan menuju industri 4.0 sangat tergantung dengan koneksi internet yang andal. Meski menjadi tantangan tersendiri, ia meyakini Indonesia dapat menghadapinya dengan baik, terbukti dari adanya peningkatan pembelian mesin-mesin pintar setiap tahun yang tentunya mendukung industri 4.0 di Indonesia.

Sementara Tony Sartono, Komisaris Kawan Lama Sejahtera mengatakan kemajuan teknologi yang dimiliki akan menjadi sia-sia jika tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pelaku industri harus melakukan pelatihan dan pengembangan bagi sumber daya manusianya mulai dari pendidikan vokasi di tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi untuk menyelaraskan kebutuhan industri yang terus berkembang dan meningkatkan daya saing industri manufaktur di Indonesia.

Sejalan dengan pendapat tersebut, Djoko Wiyono, Ketua Bidang Peningkatan Korporasi dan Kerjasama, Gabungan Industri Pengerjaan Industri Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) mengatakan, pihaknya akan melakukan penyesuaian dalam menghadapi era industri 4.0. Selain itu, GAMMA mendorong keterlibatan anggotanya untuk meningkatkan kegiatan research and development secara mandiri atau berkolaborasi dengan Litbang Universitas atau Pemerintah, serta melakukan pembinaan pendidikan Vokasi melalui SMK di sekitar tempat usahanya untuk menciptakan SDM yang mempunyai kompetensi dan link & match dengan industri pembinanya serta mengantisipasi gap skill lulusan SMK dengan kebutuhan industri saat ini dan ke depannya.

"Melihat antusiasme pengunjung dan peserta pameran, kami percaya pameran ini dapat mendorong kolaborasi dan membawa dampak baik bagi bisnis serta kemajuan industri manufaktur Indonesia," tutup Maysia.

Baca Juga

Tag: Industri 4.0, indonesia, Manufacturing Indonesia 2019 Series, Digital Economy

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Agus Aryanto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.97 3,773.23
British Pound GBP 1.00 18,437.93 18,248.81
China Yuan CNY 1.00 2,042.08 2,021.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,305.17 14,162.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,384.19 9,287.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.82 1,816.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,239.92 10,134.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,719.95 15,562.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,393.87 3,356.12
Yen Jepang JPY 100.00 13,084.40 12,953.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5535.694 -153.227 682
2 Agriculture 1207.532 -23.247 22
3 Mining 1368.723 -34.054 49
4 Basic Industry and Chemicals 770.392 -21.052 77
5 Miscellanous Industry 1050.866 -17.023 51
6 Consumer Goods 1799.973 -43.530 57
7 Cons., Property & Real Estate 433.140 -5.803 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 965.769 -20.170 78
9 Finance 1253.766 -51.425 92
10 Trade & Service 676.875 -5.364 168
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 75 100 25 33.33
2 ALDO 362 450 88 24.31
3 IBST 6,900 8,275 1,375 19.93
4 FORU 105 122 17 16.19
5 JAYA 71 80 9 12.68
6 SRAJ 200 222 22 11.00
7 OCAP 140 155 15 10.71
8 LRNA 154 170 16 10.39
9 ITIC 1,605 1,760 155 9.66
10 DEAL 187 204 17 9.09
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 70 50 -20 -28.57
2 CTBN 3,150 2,370 -780 -24.76
3 ALKA 396 300 -96 -24.24
4 DPNS 254 195 -59 -23.23
5 COCO 930 720 -210 -22.58
6 PICO 695 545 -150 -21.58
7 BALI 930 730 -200 -21.51
8 KPAL 140 110 -30 -21.43
9 BUKK 1,260 995 -265 -21.03
10 MAYA 8,100 6,500 -1,600 -19.75
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,480 4,130 -350 -7.81
2 MNCN 1,270 1,290 20 1.57
3 BBCA 32,100 31,450 -650 -2.02
4 TOWR 855 835 -20 -2.34
5 TLKM 3,510 3,470 -40 -1.14
6 BMRI 7,650 7,350 -300 -3.92
7 ANTM 630 600 -30 -4.76
8 DEAL 187 204 17 9.09
9 BHIT 61 59 -2 -3.28
10 PGAS 1,495 1,385 -110 -7.36