KPK Pernah Garap Korupsi Jiwasraya, Itu Kasus. . .

KPK Pernah Garap Korupsi Jiwasraya, Itu Kasus. . . Kredit Foto: Antara/Putra Haryo Kurniawan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku pernah menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Hal tersebut dibenarkan Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi awak media.

Meski tak menyebut secara rinci, Agus mengatakan, proses penyelidikan tak berlanjut karena Kejaksaan Agung telah lebih dulu meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan.

"Kita juga melakukan penyelidikan. Sayangnya kalau tidak salah dari Kejaksaan sudah keluar sprindik-nya, kalau tidak salah," kata Agus di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Baca Juga: Sengkarut Jiwasraya, Jokowi: Berat Problemnya!

Diketahui, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerbitkan sprindik dengan Nomor: Print- 1611/M.1/Fd.1/06/2019 tanggal 26 Juni 2019. Sprindik ini dikeluarkan atas dugaan tindak pidana korupsi di Jiwasraya dalam pengelolaan dan penjualan produk JS Saving Plan dengan tawaran bunga 6,5 persen sampai 10 persen per tahun.

Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi menyebutkan, dalam pengelolaan produk itu terdapat penyimpangan yang diduga melanggar ketentuan perundang-undangan. Sehingga memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi, baik dalam proses penjualan serta pemanfaatan produk hasil jual JS Saving Plan. 

Dalam proses penyidikan, tim penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah memeriksa sebanyak 66 orang sanksi dari pihak terkait. Serta pengumpulan dokumen sebagai alat bukti dan telah meminta penunjukan Ahli Auditor dari Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk dapat memproses perhitungan kerugian negara.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini