Bakal Iring-iringan Menuju Camp Nou, Real Madrid-Barcelona Tak Ingin Ada Insiden...

Bakal Iring-iringan Menuju Camp Nou, Real Madrid-Barcelona Tak Ingin Ada Insiden... Kredit Foto: Reuters/Rafael Marchante

Aparat keamanan akan melakukan pengawalan ketat pada Barcelona dan Real Madrid yang akan melakoni laga El Clasico. Para pemain dari kedua tim akan konvoi bersama dengan kawalan polisi dari hotel menuju Camp Nou.

Seperti dilaporkan, Reuters, Rabu (18/12/2019), tindakan yang dilakukan aparat keamanan ini sebagai tindakan pencegahan mengingat Catalan masih dipenuhi para pendemo pro-kemerdekaan.

"Kami telah diperintahkan untuk bepergian bersama dan itulah yang akan kami lakukan," kata pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Baca Juga: Memanas, Zidane Minta Jangan Bahas Hal Lain Selain El Clasico!

"Saya tidak tahu apakah itu menyerah (kepada para pengunjuk rasa). Itu adalah sesuatu yang berbeda dan kami hanya harus mengikuti aturan. Kami tidak perlu melakukan penjelasan lagi. Yang penting adalah bahwa permainan akan terus berjalan,"sambungnya. 

Para pendemo dikabarkan akan menggelar protes empat jam sebelum kick off, Kamis (19/12/2019) dinihari. Aksi ini dilatarbelakangi tindakan represif pemerintah Spanyol yang memenjarakan tokoh kemerdekaan Catalan.

Zidane mengaku tak pernah khawatir dengan kondisi di luar lapangan. Ia mengaku hanya mengkhawatirkan tentang pertandingan. Saat ini kedua tim terlibat persaingan sengit untuk menduduki posisi pertama klasemen LaLiga. Meski sama-sama mengumpulkan 35 angka, Barca ada di peringat teratas lantaran lebih baik dalam selisih gol.

"Kami harus mengerahkan seluruh energi kami di lapangan dan yakin pertandingan akan berlanjut. Kami bisa berbicara tentang apa yang akan terjadi di luar pertandingan sepanjang minggu, tetapi kenyataannya adalah kami akan memainkan pertandingan," kata Zidane.

"Kami siap bermain dan itulah yang ingin kami lakukan. Mayoritas orang hanya ingin menyaksikan pertandingan sepak bola," pungkas Zidane.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini