Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 26.486.
  • 17:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,92% pada level 2.602.
  • 17:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,09% pada level 3.414.
  • 17:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,27% pada level 2.848.
  • 17:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,25% pada level 6.367.
  • 17:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 6,5655 CNY/USD.
  • 17:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.149 IDR/USD.

Yeay, Akseleran Kantongi Izin Usaha P2P Lending dari OJK

Yeay, Akseleran Kantongi Izin Usaha P2P Lending dari OJK
WE Online, Jakarta -

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) resmi memperoleh izin usaha final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau biasa dikenal dengan nama Peer to Peer (P2P) Lending.

Izin menjalankan usaha sebagai Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi tersebut tertuang dalam Keputusan OJK dalam surat tanda berizin KEP-122/D.05/2019 pada tanggal 13 Desember 2019. Sebelumnya, di tahun 2017 Akseleran telah memperoleh status terdaftar dari OJK.

Baca Juga: Wow! Penyaluran Pinjaman Usaha Akseleran Naik 319%

CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan, mengatakan bahwa peningkatan status Terdaftar ke Berizin di OJK telah melengkapi izin usaha yang dimiliki oleh Akseleran dari regulator. Dengan telah berizinnya Akseleran, dia menyampaikan, makin meningkatkan kredibilitas Akseleran dan memperkokoh serta mempercepat laju bisnis Akseleran dalam mendorong pertumbuhan UKM yang bertujuan mewujudkan inklusi keuangan di Tanah Air.

"Kami mengapresiasi seluruh jajaran OJK yang sudah memberikan izin usaha kepada Akseleran. Ini memompa semangat dan komitmen kami untuk terus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, khususnya kepada para pemberi pinjaman (lender) dan penerima pinjaman (borrower) yang terdaftar di platform Akseleran serta memastikan user experience Akseleran tetap baik dan terpuaskan secara maksimal," ujar Ivan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (18/12).

Dia menjelaskan, hingga pertengahan Desember 2019, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha secara kumulatif sebesar lebih dari Rp900 miliar kepada sekitar ribuan UKM. Tiap bulannya, Ivan mengungkapkan, Akseleran menyalurkan sekitar Rp80 miliar pinjaman usaha.

Lanjutnya, tahun 2020, Akseleran ingin scale up dan optimis pertumbuhan terus berlanjut dengan didukung adanya izin usaha ini. Dari sisi volume, mereka menargetkan penyaluran pinjaman usaha kepada UKM berbasis invoice financing dan pra invoice financing sebesar Rp2 triliun di akhir tahun depan dengan melakukan sejumlah strategi, yakni menambah jumlah lender dan borrower, baik dengan melalui direct sales maupun skema partnership.

Dalam hal partnership, menurut Ivan, akan dilakukan dengan platform digital maupun dengan skema partnership supply chain financing. Untuk memperkuat kepercayaan pemberi pinjaman, katanya, salah satu yang sudah dijalani oleh Akseleran adalah hampir seluruh kampanye pinjaman di Akseleran sudah terfasilitasi dengan proteksi asuransi kredit yang saat ini menjamin pengembalian pokok pinjaman hingga 85% jika terjadi keterlambatan pembayaran oleh borrower lebih dari 90 hari.

"Hal penting lainnya yang selalu kita perhatikan, yakni mengenai experience. Lender bisa mendapatkan imbal hasil yang relatif lebih tinggi, merasa aman, dan nyaman menggunakan Akseleran dan adanya peningkatan dari UI/UX pada Aplikasi Akseleran. Sementara dari sisi borrower, bisa memberikan produk pinjaman yang fleksibel, proses assessment yang lebih cepat, dan pencairan lebih cepat sehingga memudahkan mereka dalam memperoleh pinjaman usaha," tutup Ivan.

Baca Juga

Tag: Akseleran, Financial Technology (Fintech), Digital Economy, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Akseleran

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.58
British Pound GBP 1.00 18,966.47 18,774.93
China Yuan CNY 1.00 2,170.87 2,148.29
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,422.74 10,311.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.06 1,817.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,607.96 10,500.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,903.85 16,734.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,482.95 3,444.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,720.31 13,582.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5652.764 81.108 705
2 Agriculture 1242.319 3.909 24
3 Mining 1605.038 42.110 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.060 26.748 80
5 Miscellanous Industry 1019.264 10.676 53
6 Consumer Goods 1867.172 10.917 60
7 Cons., Property & Real Estate 358.681 5.810 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 959.287 24.113 79
9 Finance 1285.741 12.086 93
10 Trade & Service 666.726 8.434 174
No Code Prev Close Change %
1 RELI 266 332 66 24.81
2 SMBR 645 795 150 23.26
3 MTSM 184 226 42 22.83
4 GGRP 342 420 78 22.81
5 SKLT 1,425 1,710 285 20.00
6 AKPI 314 370 56 17.83
7 ENRG 60 70 10 16.67
8 YPAS 350 408 58 16.57
9 FORU 98 114 16 16.33
10 INDY 1,170 1,360 190 16.24
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 220 198 -22 -10.00
2 KMDS 492 458 -34 -6.91
3 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
4 YULE 350 326 -24 -6.86
5 NICK 322 300 -22 -6.83
6 TAMA 179 167 -12 -6.70
7 PGLI 240 224 -16 -6.67
8 GLVA 394 368 -26 -6.60
9 RONY 274 256 -18 -6.57
10 CSMI 540 505 -35 -6.48
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,030 1,070 40 3.88
2 TLKM 3,220 3,320 100 3.11
3 SMBR 645 795 150 23.26
4 PPRO 67 70 3 4.48
5 BRPT 955 1,045 90 9.42
6 BBNI 5,675 5,900 225 3.96
7 FREN 68 70 2 2.94
8 BBRI 4,020 4,080 60 1.49
9 ADHI 920 1,025 105 11.41
10 ANTM 1,210 1,255 45 3.72