Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 6,9763 CNY/USD
  • 09:12 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 13.688 IDR/USD
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,90% pada level 2.943
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 0,68% pada level 28.005
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,01% pada level 3.220
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,05% di awal sesi I.
  • 07:24 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,94% pada level 23.459
  • 07:23 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,40% pada level 2.234
  • 07:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yen pada level 109,74 JPY/USD
  • 07:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,3049 USD/GBP
  • 07:19 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,0837 USD/EUR
  • 07:17 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 57,23 USD/barel
  • 07:16 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,09 USD/barel
  • 07:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.583 USD/troy ounce

Proyeksi BI: Pertumbuhan Ekonomi 2019 Tembus Angka. . .

Proyeksi BI: Pertumbuhan Ekonomi 2019 Tembus Angka. . . - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pada 2019 sekitar 5,1% karena didorong oleh konsumsi rumah tangga, ekspansi fiskal, dan perbaikan kinerja ekspor.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2019 didorong oleh faktor musiman. Pada triwulan IV biasanya konsumsi rumah tangga dan ekspansi fiskal akan meningkat. Begitu juga dengan investasi bangunan hingga berlanjut di beberapa investasi nonbangunan yang juga membaik.

"Perkembangan terkini menunjukkan keyakinan konsumen meningkat bersamaan dengan pola musiman jelang akhir tahun sehingga dapat menopang konsumsi rumah tangga tetap baik," ujar Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Baca Juga: Ekonomi China Diprediksi Nyungsep di Bawah 6%, Gerindra: Indonesia Piye?

Ia mengatakan perbaikan ekspor antara lain dipengaruhi naiknya ekspor pulp, waste paper, dan serat tekstil ke Tiongkok, masih kuatnya ekspor besi baja ke Tiongkok dan Asean, serta berlanjutnya ekspor kendaraan bermotor ke Asean dan Arab Saudi.

Di sisi lain, lanjut dia, investasi mulai tercatat meningkat di beberapa daerah, seperti di Sulawesi terkait hilirisasi nikel, dan diperkirakan akan terus meningkat dengan sejumlah kebijakan transformasi ekonomi yang ditempuh pemerintah, dan mulai meningkatnya keyakinan dunia usaha. Investasi bangunan juga terus membaik didorong peningkatan kegiatan konstruksi.

"Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2019 diprakirakan membaik sehingga secara keseluruhan 2019 dapat mencapai sekitar 5,1%, dan meningkat dalam kisaran 5,1-5,5% pada 2020," tambahnya.

Baca Juga: Ekonomi China Merosot, Gawat! Gerindra Bilang Rupiah Bisa Anjlok ke...

Sebelumnya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2019 hanya tumbuh 5,07%. Proyeksi tersebut didasarkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2019 yang diprediksi hanya mencapai 5,15%.

"Kalau di triwulan terakhir mungkin kita akan optimis sehingga estimasi kita masih tumbuh 5,15%. Tapi kalau secara umum, proyeksi 2019 tidak lebih dari 5,07%," kata Kepala Pusat Ekonomi LIPI Agus Eko Nugroho.

Dari sisi inflasi akan berada pada kisaran 2,9% pada 2019 dan akan mengalami kenaikan di 2020 pada level 3,15%.

Baca Juga

Tag: Ekonomi Indonesia, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Aprillio Akbar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,672.99 3,636.25
British Pound GBP 1.00 17,974.32 17,794.11
China Yuan CNY 1.00 1,972.30 1,952.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,775.54 13,638.47
Dolar Australia AUD 1.00 9,266.81 9,167.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,773.42 1,755.70
Dolar Singapura SGD 1.00 9,911.89 9,811.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,929.93 14,775.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,326.62 3,290.34
Yen Jepang JPY 100.00 12,544.89 12,416.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5866.945 -5.009 681
2 Agriculture 1294.134 3.031 22
3 Mining 1409.857 -4.102 49
4 Basic Industry and Chemicals 856.342 8.745 77
5 Miscellanous Industry 1076.191 18.011 51
6 Consumer Goods 1907.566 5.773 57
7 Cons., Property & Real Estate 446.979 0.602 87
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.886 -16.706 78
9 Finance 1339.237 -7.480 92
10 Trade & Service 704.406 4.980 168
No Code Prev Close Change %
1 DADA 102 173 71 69.61
2 AYLS 228 284 56 24.56
3 STTP 4,690 5,800 1,110 23.67
4 PAMG 114 140 26 22.81
5 DNAR 135 165 30 22.22
6 SOSS 304 370 66 21.71
7 PRIM 274 326 52 18.98
8 DWGL 169 199 30 17.75
9 FITT 68 79 11 16.18
10 MLIA 500 575 75 15.00
No Code Prev Close Change %
1 MINA 218 164 -54 -24.77
2 SSTM 500 382 -118 -23.60
3 GLOB 358 274 -84 -23.46
4 LUCK 715 570 -145 -20.28
5 ERTX 138 111 -27 -19.57
6 TAMU 198 165 -33 -16.67
7 POLA 65 55 -10 -15.38
8 TOPS 101 86 -15 -14.85
9 PURE 151 131 -20 -13.25
10 INDO 130 114 -16 -12.31
No Code Prev Close Change %
1 LUCK 715 570 -145 -20.28
2 TOWR 890 885 -5 -0.56
3 MNCN 1,490 1,505 15 1.01
4 TLKM 3,730 3,640 -90 -2.41
5 PURA 226 226 0 0.00
6 TCPI 6,450 6,450 0 0.00
7 BBCA 33,950 33,400 -550 -1.62
8 SMBR 288 310 22 7.64
9 ASII 5,950 6,100 150 2.52
10 BBRI 4,570 4,550 -20 -0.44