Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,2385 USD/GBP.
  • 12:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Euro pada level 1,0849 USD/EUR.
  • 12:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yen pada level 107,90 JPY/USD.
  • 12:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.610 USD/troy ounce.
  • 12:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 28,49 USD/barel.
  • 12:38 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 23,79 USD/barel.
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,02% di akhir sesi I.

Gawat, TikTok Dituding Diam-diam Kumpulkan Data Pengguna

Gawat, TikTok Dituding Diam-diam Kumpulkan Data Pengguna - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

TikTok telah dituding secara diam-diam mengumpulkan sebagian besar data pengguna dan mengirimkannya ke server di China.

Itu terungkap dalam gugatan negara di AS yang menyebut aplikasi berbagi video populer itu telah diinstal sebelumnya dengan perangkat lunak di bawah pengawasan China. Hal itu disebut telah melanggar undang-undang privasi, data dan perlindungan konsumen.

"TikTok secara sembunyi-sembunyi telah menyedot debu dan ditransfer ke server di China sebagian besar data pengguna pribadi, yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, profil, dan melacak lokasi dan kegiatan pengguna di Amerika Serikat sekarang dan di masa depan," tulis gugatan tersebut seperti dikutip Independent.

Baca Juga: Makin Diawasi Amerika, TikTok Jadi Ogah Dilabel 'Made in China'! Lupa Daratan Nih?

TikTok juga dianggap secara diam-diam telah mengambil konten pengguna, seperti video konsep yang tidak pernah dimaksudkan untuk publikasi, tanpa sepengetahuan atau persetujuan pengguna. Singkatnya, kesenangan ringan TikTok harus dibayar dengan biaya yang sangat mahal.

TikTok sendiri telah mengalami pertumbuhan besar sejak diluncurkan pada 2016. Itu terbukti sangat populer di kalangan pengguna yang lebih muda. Angka terbaru dari situs analisis aplikasi Sensor Tower mengungkapkan aplikasi telah diunduh lebih dari 1,5 miliar kali melalui App Store dan Google Play Apple.

Pengguna biasanya berbagi video 15 detik yang melibatkan sinkronisasi bibir ke lagu atau melakukan sketsa komedi. Namun, aplikasi ini menghadapi peningkatan pengawasan dalam beberapa bulan terakhir. Pekan lalu, TikTok terpaksa meminta maaf karena menghapus video yang berisi referensi tentang perlakuan terhadap Muslim di Cina.

Meskipun ByteDance, perusahaan China di balik aplikasi viral itu membantah melakukan penyensoran atas nama pemerintah China. Pernyataan terbaru perusahaan mengatakan tidak akan melakukannya jika diminta.

TikTok sendiri sebetulnya tidak tersedia di Cina tetapi ByteDance mengoperasikan versi serupa dari aplikasi yang disebut Douyin. ByteDance mengklaim kedua aplikasi ini dipagari dan tidak ada data yang terkait dengan pengguna TikTok yang disimpan di China.

Baca Juga: TikTok Dicap Aplikasi Mesum, Ini Cara Biar Nggak Kena Getok Pemerintah

"Kami menyimpan semua data pengguna TikTok AS di Amerika Serikat, dengan cadangan cadangan di Singapura,” sebut ByteDance dalam sebuah pernyataan.

"Pusat data kami terletak sepenuhnya di luar China, dan tidak ada data kami yang tunduk pada hukum Tiongkok,” imbuhnya.

Namun menurut gugatan itu, rancangan video yang dibuat oleh penggugat Misty Hong dikirim ke dua server di China yang dimiliki oleh raksasa teknologi China Tencent dan Alibaba.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: TikTok, China (Tiongkok), Pencurian Data

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: KrAsia

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62