Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.608 USD/troy ounce.
  • 16:10 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 58,11 USD/barel.
  • 16:09 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada lebbel 52,45 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,2993 USD/GBP.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,13% terhadap Euro pada level 1,0806 USD/EUR.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,01% terhadap Dollar AS pada level 13.695 IDR/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yen pada level 110,19 JPY/USD.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,46% pada level 27.655.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,07% pada level 2.210.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,89% pada level 23.400.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,32% pada level 2.975.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,54% pada level 3.213.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,89% pada level 7.447.
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,71% di akhir sesi II.

Irak Kutuk Serangan Udara Amerika Serikat

Irak Kutuk Serangan Udara Amerika Serikat - Warta Ekonomi
WE Online, Baghdad -

Presiden Irak, Barham Salih dilaporkan mengutuk serangan Washington terhadap Kata'ib Hezbollah, yang merupakan bagian dari Unit Mobilisasi Rakyat (PMU) Irak. Serangan udara tersebut setidaknya menewaskan 25 orang dan melukai puluhan orang lainnya.

Salih mengutuk serangan sebagai tidak dapat diterima dan merusak bagi negara. Dia menyebut bahwa serangan itu bertentangan dengan perjanjian keamanan yang ditandatangani antara Baghdad dan Washington.

Sementara itu, juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak, Mayor Jenderal Abdul Karim Khalaf mengatakan bahwa Adel Abdul-Mahdi, Perdana Menteri sementara Irak, telah menyuarakan penolakan atas serangan itu dalam sebuah pesan kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Mark Esper.

Baca Juga: Tanpa Meleset! Serangan Udara AS di Irak dan Suriah Tewaskan 25 Orang

Abdul-Mahdi, seperti dilansir PressTV pada Senin (30/12/2019), juga dilporkan telah memerintahkan Komando Operasi Gabungan Irak (JOC) untuk tidak mengizinkan operasi udara atau darat terjadi di negara itu tanpa persetujuan pemerintah.

Sebelumnya, Esper mengatakan, serangan yang mereka lancarkan di Irak dan Suriah adalah aksi bela diri. Serangan ini menurut Esper adalah respons atas serangan yang dilancarkan kelompok Kata'ib Hizbullah (KH) terhadap pangkalan militer AS di Irak pekan lalu.

Esper menuturkan, pilihan untuk melakukan serangan udara dibahas dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Presiden AS, Donald Trump. Opsi militer, papar Esper, sejatinya bukan pilihan pertama untuk merespons serangan tersebut.

"Serangan itu berhasil. Pilot dan pesawat kembali ke markas dengan aman. Saya akan menambahkan bahwa dalam diskusi kami dengan presiden, kami membahas beberapa opsi lain yang tersedia. Saya akan mencatat juga bahwa kami akan mengambil tindakan tambahan yang diperlukan untuk memastikan bahwa kami bertindak membela diri kami sendiri dan kami mencegah perilaku buruk lebih lanjut dari kelompok-kelompok milisi atau dari Iran," ucapnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Irak, Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Shelma Rachmahyanti

Foto: Sindonews

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,675.67 3,638.90
British Pound GBP 1.00 17,921.27 17,740.22
China Yuan CNY 1.00 1,968.67 1,948.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,785.59 13,648.42
Dolar Australia AUD 1.00 9,230.83 9,136.25
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,774.23 1,756.55
Dolar Singapura SGD 1.00 9,903.44 9,804.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,889.82 14,740.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.03 3,281.66
Yen Jepang JPY 100.00 12,532.35 12,404.27
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5886.962 19.439 682
2 Agriculture 1295.899 0.555 22
3 Mining 1424.772 12.193 49
4 Basic Industry and Chemicals 875.102 15.947 77
5 Miscellanous Industry 1078.627 3.172 51
6 Consumer Goods 1908.034 2.274 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.842 6.655 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1013.789 6.991 78
9 Finance 1335.244 -4.630 92
10 Trade & Service 702.943 2.497 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 178 240 62 34.83
2 DWGL 190 256 66 34.74
3 MTSM 154 206 52 33.77
4 DEAL 86 110 24 27.91
5 DNAR 165 210 45 27.27
6 NZIA 380 454 74 19.47
7 DIGI 1,700 2,020 320 18.82
8 WAPO 82 96 14 17.07
9 ASBI 256 298 42 16.41
10 GMTD 16,375 19,000 2,625 16.03
No Code Prev Close Change %
1 MINA 108 71 -37 -34.26
2 FORU 107 81 -26 -24.30
3 AYLS 354 272 -82 -23.16
4 SOTS 290 228 -62 -21.38
5 OKAS 108 91 -17 -15.74
6 PICO 945 805 -140 -14.81
7 PANI 93 80 -13 -13.98
8 REAL 138 120 -18 -13.04
9 INDO 111 97 -14 -12.61
10 AMAR 346 304 -42 -12.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,495 -10 -0.66
2 TOWR 880 875 -5 -0.57
3 REAL 138 120 -18 -13.04
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 AYLS 354 272 -82 -23.16
6 DEAL 86 110 24 27.91
7 BBRI 4,470 4,400 -70 -1.57
8 TCPI 6,675 6,975 300 4.49
9 TLKM 3,610 3,620 10 0.28
10 PGAS 1,495 1,505 10 0.67