Periode Nataru, Angkasa Pura II Bidik Pergerakan Penumpang Tembus 5 Juta

Periode Nataru, Angkasa Pura II Bidik Pergerakan Penumpang Tembus 5 Juta Foto: Sufri Yuliardi

PT Angkasa Pura II (Persero) optimistis jumlah pergerakan penumpang selama Angkutan Natal dan Tahun Baru pada 19 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020 dapat mencapai di atas 5 juta penumpang.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, yang melihat tren positif pergerakan penumpang di bandara yang dikelola Perseroan. Diketahui, realisasi jumlah penumpang pesawat di 16 bandara yang dikelolanya pada 19–29 Desember 2019 atau tepat di hari ke-11 Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 3,2 juta orang.

Baca Juga: Dalam Waktu 11 Hari, Jumlah Penumpang Angkutan Nataru di Bandara AP II Capai 3,2 Juta

"Sejumlah faktor turut mendorong jumlah penumpang dapat mencapai 3,2 juta penumpang dalam 11 hari, di mana seluruh stakeholder memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik selama Angkutan Natal dan Tahun Baru ini," jelas Muhammad Awaluddin, Senin (30/12/2019).

"Kami akan upayakan jumlah penumpang pesawat pada Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 5 juta penumpang," tambahnya. 

Pada arus mudik, puncak pergerakan penumpang terjadi pada 20 Desember 2019 dengan jumlah penumpang di 16 bandara mencapai 322.514 penumpang. Sementara itu, diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 5 Januari 2020, dengan perkiraan jumlah penumpang pesawat mencapai sekitar 311.000 penumpang.

PT Angkasa Pura II mengimbau agar penumpang pesawat tiba 2 jam sebelum jadwal keberangkatan agar memiliki waktu yang cukup dalam memproses keberangkatan di saat periode libur akhir tahun ini.

Dalam mendukung kelancaran Angkutan Natal dan Tahun Baru ini, PT Angkasa Pura II mengoperasikan Posko Nataru dengan peralatan dan perlengkapan full digital serta menghadirkan fasilitas pelayanan berbasis digital bagi penumpang pesawat. 

Pada periode sibuk ini, PT Angkasa Pura II juga telah mengoperasikan runway 3 dan east connection taxiway (ECT) guna memperlancar lalu lintas pesawat di sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta sehingga pelayanan kepada maskapai dan juga penumpang pesawat dapat meningkat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini