Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.603 USD/troy ounce.
  • 21:00 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 58,71 USD/barel.
  • 20:59 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,88 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,01% terhadap Dollar AS pada level 13.695 IDR/USD.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,46% pada level 27.655.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,07% pada level 2.210.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,89% pada level 23.400.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,32% pada level 2.975.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,54% pada level 3.213.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,89% pada level 7.447.

Mendag Agus: BEI, Tolong Permudah UMKM Masuk Pasar Modal

Mendag Agus: BEI, Tolong Permudah UMKM Masuk Pasar Modal - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto meminta Bursa Efek Indonesia mempermudah akses bagi usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM untuk melantai di pasar modal. Tujuannya, supaya pendalaman pasar keuangan di Indonesia bisa terus tercipta.

Menurut Agus, jika BEI bisa memberi ruang yang sangat mudah bagi UMKM untuk mencari pendanaan di pasar modal, UMKM yang saat ini jumlahnya mencapai 59 juta bisa naik kelas dan terus berkembang. Apalagi, UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia.

Baca Juga: Kemendag Manfaatkan PLB E-Commerce Biar UMKM Tembus Pasar Global

"Jadi, enggak cuma sarana investasi lokal dan asing, tapi menyediakan sumber pendanaan jangka panjang dan terjangkau buat pelaku ekonomi sehingga tunjang pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan. Upayakan perluas akses pasar modal UMKM," kata dia, saat menutup perdagangan pasar modal BEI di Jakarta, Senin (30/12/2019).

Meski begitu, Agus mengapresiasi kemampuan BEI menjaga kepercayaan investor maupun perusahaan-perusahaan baru untuk terus berkontribusi. Katanya, itu terbukti dari adanya 175 penawaran umum sepanjang 2019, dengan nilai hasilnya mencapai Rp166,25 triliun.

Dari total penawaran umum tersebut, 56 merupakan emiten baru. Namun, yang skala usahanya kecil dan menengah hanya mencapai 11 emiten, dengan nilai emisi sekotar Rp631 miliar. Jumlah tersebut naik dibanding catatan 2018, sebanyak enam emiten kecil yang melantai dengan nilai emisi Rp239 miliar.

"Jadi, harus didorong membawa manfaat bagi perkembangan UMKM. Upaya pendalaman dilakukan jadi variasi pasar modal dan kualitas investor meningkat dan jaga stabilitas pasar keuangan," ungkapnya.

Namun, pada dasarnya BEI telah memberlakukan peraturan pencatatan baru untuk perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah yang ingin menjadi perusahaan tercatat di BEI, yakni berdasarkan beleid berisikan ketentuan khusus pencatatan saham di Papan Akselerasi.

Hal itu menjadi tambahan baru karena sebelumnya papan pencatatan bursa hanya dibagi dua, yaitu Papan Utama dan Papan Pengembangan. Papan Akselerasi merupakan wujud peraturan pencatatan baru yang diberlakukan oleh BEI pada akhir 2019 untuk usaha kecil dan menengah (UKM) dan startup digital yang ingin masuk ke pasar modal.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Kementerian Perdagangan (Kemendag), Agus Suparmanto, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Antara

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,675.67 3,638.90
British Pound GBP 1.00 17,921.27 17,740.22
China Yuan CNY 1.00 1,968.67 1,948.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,785.59 13,648.42
Dolar Australia AUD 1.00 9,230.83 9,136.25
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,774.23 1,756.55
Dolar Singapura SGD 1.00 9,903.44 9,804.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,889.82 14,740.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.03 3,281.66
Yen Jepang JPY 100.00 12,532.35 12,404.27
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5928.791 41.829 682
2 Agriculture 1299.796 3.897 22
3 Mining 1431.685 6.913 49
4 Basic Industry and Chemicals 884.689 9.587 77
5 Miscellanous Industry 1099.458 20.831 51
6 Consumer Goods 1922.005 13.971 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.538 -0.304 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1018.422 4.633 78
9 Finance 1345.852 10.608 92
10 Trade & Service 704.848 1.905 168
No Code Prev Close Change %
1 INDO 97 130 33 34.02
2 FORU 81 105 24 29.63
3 ASPI 240 300 60 25.00
4 SQMI 191 238 47 24.61
5 BACA 280 344 64 22.86
6 TIRA 212 258 46 21.70
7 SIPD 825 1,000 175 21.21
8 GHON 1,400 1,680 280 20.00
9 LION 410 490 80 19.51
10 MLPT 336 388 52 15.48
No Code Prev Close Change %
1 MINA 71 50 -21 -29.58
2 TOPS 67 50 -17 -25.37
3 ERTX 147 110 -37 -25.17
4 AYLS 272 204 -68 -25.00
5 MTSM 206 156 -50 -24.27
6 YPAS 382 298 -84 -21.99
7 JMAS 820 650 -170 -20.73
8 GTBO 124 100 -24 -19.35
9 INTD 240 200 -40 -16.67
10 AKPI 400 350 -50 -12.50
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,495 1,490 -5 -0.33
2 TOWR 875 875 0 0.00
3 MKNT 50 50 0 0.00
4 PURA 204 206 2 0.98
5 TELE 197 179 -18 -9.14
6 TLKM 3,620 3,620 0 0.00
7 BBRI 4,400 4,480 80 1.82
8 PGAS 1,505 1,530 25 1.66
9 ADRO 1,330 1,305 -25 -1.88
10 ANTM 690 705 15 2.17