Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Poundsterling pada level 1,2911 USD/GBP.
  • 13:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,0797 USD/EUR.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 111,39 JPY/USD.
  • 13:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.609 USD/troy ounce.
  • 13:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,36 USD/barel.
  • 13:05 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,54 USD/barel.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,11% di akhir sesi I.

Menunggu Aktor Intelektual Kasus Novel Baswedan dan Kecurigaan Pengaburan Fakta

Menunggu Aktor Intelektual Kasus Novel Baswedan dan Kecurigaan Pengaburan Fakta - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tim Advokasi Novel Baswedan mendesak agar Presiden Joko Widodo segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF. Tim advokasi meminta agar Presiden melibatkan orang-orang berintegritas dan kompeten dalam tim tersebut. 

Permintaan itu dilayangkan kembali, lantaran mereka menilai terlibatnya dua anggota Polri aktif dalam kasus Novel perlu mendapat perhatian, evaluasi, dan kebijakan serius dari Presiden Jokowi.

Salah satu anggota Tim Advokasi Novel, M. Isnur, mengatakan, penangkapan dua tersangka yang merupakan anggota Polri aktif menyisakan banyak pertanyaan. Salah satunya, tentang pengenaan pasal terhadap tersangka adalah Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Apalagi belakangan, tersangka menyebut Novel sebagai pengkhianat. 

Isnur melanjutkan, dengan merujuk kepada tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Novel dalam membongkar korupsi penting di institusi Kepolisian RI, bisa dilihat sebagai kode yang sangat nyata.  

"Tim  Advokasi melihat, ada kecenderungan yang dibangun bahwa tersangka adalah pelaku tunggal dan menyederhanakan, serta mengalihkan kasus kejahatan ini, karena persoalan dendam pribadi," kata Isnur melalui keterangan tertulis pada awak media, Selasa, 31 Desember 2019.

Curiga Upaya Pengaburan Fakta 

Sebagai kuasa hukum Novel, Isnur, menduga ada upaya memutus mata rantai pemufakatan jahat dalam kasus ini. Sebab, karakter lembaga Kepolisian RI memiliki sistem komando dan pangkat. Tersangka yang memiliki pangkat rendah menunjukkan tindakannya bukanlah tindakan individual. 

Bila dicermati lebih lanjut, Novel selama menjadi penyidik hanya menangani kasus korupsi terbatas pada kewenangan KPK, yakni menindak penegak hukum atau penyelenggara negara yang korupsi di atas Rp1 miliar. Karena itu, ujar Isnur, jika penyidik melepaskan konteks dan latar belakang tersebut dan hanya menempatkan ini sebagai kejahatan dengan dendam pribadi, maka dapat diduga ada upaya untuk mengaburkan kasus yang sesungguhnya. 

Isnur meminta agar penyidik juga mengenakan pasal 55 KUHP, selain Pasal 170 dan Pasal 351 ayat 2 yang sudah dikenakan pada pelaku. "Penyidik seharusnya dapat menggunakan pasal penyertaan 55 KUHP, meskipun belum ada tersangka lain," ujarnya.

Menurut Isnur, ini pernah dilakukan Polri, saat memakai Pasal 55 kepada Pollycarpus sebagai tersangka pembunuh Munir. Bahkan, dalam kasus Munir dibentuk Tim Pencari Fakta Independen yang mengungkap adanya keterlibatan petinggi lembaga negara dan penyidik pun melakukan penyidikan tidak sampai hanya pelaku lapangan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Novel Baswedan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Abdul Wahab

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,680.49 3,643.67
British Pound GBP 1.00 17,831.59 17,652.80
China Yuan CNY 1.00 1,969.31 1,948.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,803.68 13,666.33
Dolar Australia AUD 1.00 9,176.69 9,082.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,775.78 1,758.07
Dolar Singapura SGD 1.00 9,877.41 9,777.73
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,909.35 14,756.90
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,305.48 3,270.24
Yen Jepang JPY 100.00 12,406.69 12,282.13
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5928.791 41.829 682
2 Agriculture 1299.796 3.897 22
3 Mining 1431.685 6.913 49
4 Basic Industry and Chemicals 884.689 9.587 77
5 Miscellanous Industry 1099.458 20.831 51
6 Consumer Goods 1922.005 13.971 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.538 -0.304 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1018.422 4.633 78
9 Finance 1345.852 10.608 92
10 Trade & Service 704.848 1.905 168
No Code Prev Close Change %
1 INDO 97 130 33 34.02
2 FORU 81 105 24 29.63
3 ASPI 240 300 60 25.00
4 SQMI 191 238 47 24.61
5 BACA 280 344 64 22.86
6 TIRA 212 258 46 21.70
7 SIPD 825 1,000 175 21.21
8 GHON 1,400 1,680 280 20.00
9 LION 410 490 80 19.51
10 MLPT 336 388 52 15.48
No Code Prev Close Change %
1 MINA 71 50 -21 -29.58
2 TOPS 67 50 -17 -25.37
3 ERTX 147 110 -37 -25.17
4 AYLS 272 204 -68 -25.00
5 MTSM 206 156 -50 -24.27
6 YPAS 382 298 -84 -21.99
7 JMAS 820 650 -170 -20.73
8 GTBO 124 100 -24 -19.35
9 INTD 240 200 -40 -16.67
10 AKPI 400 350 -50 -12.50
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,495 1,490 -5 -0.33
2 TOWR 875 875 0 0.00
3 MKNT 50 50 0 0.00
4 PURA 204 206 2 0.98
5 TELE 197 179 -18 -9.14
6 TLKM 3,620 3,620 0 0.00
7 BBRI 4,400 4,480 80 1.82
8 PGAS 1,505 1,530 25 1.66
9 ADRO 1,330 1,305 -25 -1.88
10 ANTM 690 705 15 2.17