Kudu Kompak, Muhammadiyah Ajak NU Perjuangkan Nasib Rakyat

Kudu Kompak, Muhammadiyah Ajak NU Perjuangkan Nasib Rakyat Kredit Foto: Istimewa

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas berharap dua ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama agar bisa kompak dan bersatu dengan mengajak elemen-elemen masyarakat lain untuk memperjuangkan dan memperbaiki nasib rakyat.

Sebab, katanya, selama ini banyak yang termarginalkan karena adanya aliansi antara penguasa dan usaha-usaha besar. Hal itu dapat menyulitkan dan akhirnya kebijakan-kebijakan yang memang berpihak kepada rakyat banyak serta terbukanya peluang bagi masyarakat lapis bawah untuk melakukan mobilitas vertikal.

"Sehingga kita harapkan jarak antara kelas atas dan bawah tidak lagi tinggi dan dengan demikian ketegangan dan kecemburuan sosial dan ekonomi antara sesama anak bangsa akan bisa ditekan dan diturunkan secara signifikan," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/1/2020).

Baca Juga: Soal Jiwasraya, Muhammadiyah: Mari, Kita Dukung Langkah Pak Erick!

Kekompakan antara Muhammadiyah dan NU, lanjut Anwar juga sangat bisa membantu menguatkan rasa kebersamaan masyarakat Indonesia.

"Sehingga rasa kebersamaan diantara kita sebagai sesama warga bangsa akan semakin kuat dan meningkat," jelasnya.

Kebersamaan itu jelas sangat besar dan sangat penting sekali dalam membangun dan menggerakkan bangsa Indonesia. "Artinya bagi kita dalam menggerakkan dan membangun negeri ini untuk bisa menjadi negeri yang maju, adil dan beradab yang merupakan cita-cita dan harapan kita bersama," tuturnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini